
"Please Raka nggak usah masuk,, kamu nggak kasihan sama aku?" ucap Juan sambil lagi-lagi menahan Raka.
"Juan,, kamu nggak kasihan dengan istri Kenan,," ucap Raka lagi sambil melihat Juan dengan tatapan mata kesalnya.
"Kasihan Raka,, tapi aku juga nggak ada pilihan lain,, percayalah untuk kali ini,, aku juga nggak setuju dengan tuan Kenan,, tapi aku nggak bisa apa-apa,," ucap Juan lagi sambil melihat Raka dengan ekspresi wajah sangat kasihan.
Semoga Raka mau mengerti posisi aku saat ini,, tuan Kenan sudah memesan tadi agar tidak ada yang boleh masuk ke dalam ruangannya karena dia ingin mempunyai waktu berdua dengan wanita itu,, batin Juan yang juga sangat kesal dengan kelakuan Kenan.
Sedangkan Kenan yang berada di dalam ruangannya merasa ada keributan di luar.
"Cika tunggu yah, sepertinya ada keributan di luar,, entah siapa yang membuat keributan,, kamu disini aja,," ucap Kenan sambil tersenyum pada Cika.
"Oke," ucap Cika sambil tersenyum juga pada Kenan.
__ADS_1
Kenan pun segera berjalan menuju ke pintu ruangannya.
Kenan langsung keluar dan menutup pintu ruangannya begitu melihat Raka dan Juan berada di depan pintu ruangannya.
"Ada apa ini Raka?" ternyata kamu yang ribut-ribut di depan pintu ruangan aku," ucap Kenan sambil melihat Raka dengan tatapan mata kesal sambil menjaga di depan pintu karena tidak ingin Raka masuk ke dalam ruangannya.
Raka nggak boleh tau mengenai Cika,, batin Kenan yang sudah sangat panik namun berusaha menutupi kepanikannya.
"Minggir aku mau masuk,, aku mau bertemu dengan betina yang kamu sembunyikan di dalam ruangan kamu,, aku mau memberitahukan agar dia tidak menggatal pada suami orang,," ucap Raka sambil berusaha masuk ke dalam ruangan Kenan.
Kenan terus menahan Raka.
"Kamu nggak berhak masuk ke dalam ruangan ku Raka tanpa seizin aku,, lagian apa sih yang kamu bicarakan,, wanita siapa? kamu ini ada-ada saja," ucap Kenan berusaha terlihat biasa saja sambil mengirimkan pesan pada seseorang.
__ADS_1
Raka tertawa kesal begitu mendengar ucapan Kenan.
"Aku jelas-jelas lihat semuanya Kenan,, dan kamu masih mau bohong,, kamu benar-benar keterlaluan Kenan,, kamu tega menyakiti hati istri kamu,, kamu membawa wanita dari masa lalu kamu ke dalam ruangan mu tanpa sepengetahuan istri kamu,, jangan lakukan hal yang akan membuat kamu menyesal nantinya Kenan,, bersyukur lah mempunyai istri kamu yang sekarang dia itu sudah paket lengkap,, banyak pria yang menginginkan dia tapi yang dapatkan dia itu kamu,, jadi bersyukur Kenan,," ucap Raka.
"Aku tau Raka,, kamu nggak perlu ceramahi aku," ucap Kenan lagi yang membuat Raka semakin kesal pada Kenan.
"Oh kamu tau,, jadi sekarang kamu ada hubungi istri kamu nggak? atau kamu malah sibuk pada wanita itu?" ucap Raka lagi yang membuat Kenan langsung terdiam.
"Aku sudah menghubungi dia tadi," ucap Kenan.
Hubungi yang dimaksud Kenan adalah ketika dia mengirimkan pesan pada Friska bahwa dirinya tidak akan pulang malam ini.
"Hmmm aku nggak percaya Kenan,, sekarang biarkan aku masuk ke dalam ruangan mu atau aku laporkan kamu sama mama kamu,,," ucap Raka lagi sambil melihat Kenan dengan tatapan penuh kekesalan.
__ADS_1
"Dasar tukang lapor,, bawa dia," ucap Kenan lagi sambil melihat beberapa orang anak buahnya yang dikirimkan pesan tadi agar segera datang ke ruangannya.