
Ela melihat heran pada Salsa begitu Salsa keluar kamar matanya terus melihat kesekelilingnya.
Salsa cantik banget,, batin Jeki sambil melihat Salsa.
"Loe ngapain sih Sal?" tanya Ela penuh keheranan.
"Tante loe udah balik?" tanya Salsa untuk memastikan semuanya dan tersenyum manis sebentar pada Jeki.
Jeki bersama dengan Juan karena mereka rencana mau double date,, dan disitu Jeki akan mengungkapkan perasaannya pada Salsa dihadapan Ela dan Juan sebagai saksi.
Ela pun menganggukkan kepalanya.
"Iya dia udah balik,, kenapa memangnya? sejak tadi gue perhatiin loe itu aneh banget Sal, ayo beritahu gue ada apa?" ucap Ela lagi yang sudah sangat kepo,, sementara Juan hanya duduk sambil memperhatikan calon istrinya yang sedang berbicara dengan sahabat rempongnya. Juan sudah terbiasa dengan pemandangan seperti itu jadi tidak masalah sama sekali buatnya. Dan Jeki pun seperti itu juga.
"Oke sekarang gue mau beritahu loe mengenai apa yang hampir saja terjadi tadi,, kak Juan juga harus dengarkan ini,," ucap Salsa dengan ekspresi wajah serius sambil duduk membuat Juan dan Ela melihat Salsa dengan tatapan penuh keheranan,, Jeki pun ikut melihat ke arah Salsa.
"Beritahu apaan sih? buruan deh jangan lama-lama Sal sebelum gue mati karena penasaran," ucap Ela lagi sambil melihat Salsa.
__ADS_1
"Loe hampir aja tadi nggak jadi nikah Ela,, karena tante loe yang katanya udah berubah,, udah sadar itu atas perbuatan jahatnya sebelumnya nyatanya bohong Ela,, dia tadi mau meracuni loe melalui minuman yang dibuatnya untuk loe tadi,, untung aja gue tau Ela,, untung gue nemuin botol racunnya,, kalau nggak loe bakalan tiada Ela,, ya ampun jangan sampai deh,, amit-amit gue nggak mau kehilangan loe walaupun kita selalu adu pendapat,, selalu ribut,, tapi dunia ini sepi tanpa loe," ucap Salsa sambil melihat Ela.
Juan dan Ela benar-benar terkejut begitu mendengar ucapan Salsa,, Jeki pun tak kalah terkejutnya.
"Hmmm kok pada diam? padahal yang aku beritahu itu informasi sangat mengerikan,, segitu doang ekspresi kalian," ucap Salsa tak habis pikir.
"Loe serius Sal?" tanya Ela ulang karena masih tidak menyangka kalau Syeila akan berbuat sejauh itu.
"Iyalah gue serius,, ngapain bercanda tentang racun dan kak Juan ada disini juga,, terutama kak Jeki juga ada disini,," ucap Salsa sambil senyum malu-malu,, membuat Ela ingin sekali menampol Salsa.
"Kak Juan,, ini sudah nggak bisa dibiarkan,, kak Juan pasti nggak mau kan nggak jadi unboxing? jadi cepat bereskan Syeila itu,, karena dia sangat berbahaya,," ucap Salsa yang membuat Ela malu setengah mati.
"Salsa bisa nggak jangan bawa-bawa unboxing,, otak anak ini emang parah banget,," ucap Ela.
Salsa pun langsung nyengir begitu mendengar ucapan Ela.
"Iya bisa kok,, maaf keceplosan tadi," ucap Salsa lagi sambil tersenyum.
__ADS_1
"Syeila pasti akan masuk penjara," ucap Juan.
Lalu tiba-tiba ponsel Ela berdering yang ternyata dari mama Ela.
##############
"Yah nggak jadi pergi loe,, tapi bagus deh nggak ganggu,," bisik Salsa pada Ela.
Ela tidak jadi keluar dengan Juan,, karena mama Ela ingin berbicara dengan Ela dan Juan mengenai pernikahan mereka dan juga mengenai Syeila karena biar bagaimanapun Syeila keluarga mereka juga,, jadilah Jeki dan Salsa saja yang melanjutkan rencana mereka.
"Dasar loe,," ucap Ela sambil menonyor pelan kepala Salsa.
Jeki dan Juan hanya tersenyum melihat wanita yang mereka cintai masing-masing.
Dan pada akhirnya Jeki pun pergi bersama Salsa menggunakan mobil Juan.
Hingga tiba-tiba Jeki menjadi sangat panik karena rem mobil Juan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
__ADS_1