Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Renata terkejut


__ADS_3

Friska langsung tertawa mendengar Kenan yang menyebut dirinya galau, dia hanya tidak menyangka saja bahwa Kenan bisa galau, padahal dia sedang tidak berbuat apa-apa.


"Kenapa tertawa hem?" tanya Kenan gemas sambil mencubit hidung mancung Friska.


"Karena kamu lucu masa kamu galau sih," ucap Friska.


"Gimana aku mau nggak galau sayang, ponselmu tidak aktif dan setelah aku menelepon satpam kita, katanya kamu pergi dengan seorang cowok dan kamu juga bilang bahwa aku sudah mengizinkan padahal kamu tidak izin sama sekali dan mana mungkin juga aku mengizinkanmu jalan bersama pria lain disaat aku tidak ada dan aku tidak tahu pria itu," ucap Kenan.


"Aku memang sengaja sayang, abis kalau aku nggak bilang gitu aku pasti nggak bisa keluar, dan kalaupun bisa pasti di antarin sopir," ucap Friska.


"Istriku memang pintar buat aku galau," ucap Kenan lalu tersenyum.


Friska pun tersenyum juga.


"Oh iya sayang, apa kamu lagi libur sekarang makanya kamu ikut Juan?" tanya Kenan.


"Nggak, aku nggak libur. Aku menggunakan mertuaku sebagai pemilik sekolah," ucap Friska lalu nyengir.


"Mulai nakal kamu yah, tapi kalau nakalnya gini nggak apa-apa kok kan sekali-kali," ucap Kenan lalu mengecup sekilas bibi istrinya itu.


"Berapa hari sayang kamu disini?" Tanya Kenan kemudian.


"Satu hari ajah sayang, besok aku mau balik," jawab Friska enteng.


"Apa!!! teriak Kenan tidak terima.


"Duh kamu kenapa teriak-teriak sih, kalau aku budek gimana," ucap Friska.


"Maaf istriku, tapi kamu jangan sehari ajah dong disini sayang, please yah jangan sehari," mohon Kenan, karena percuma saja dia melarang Friska, kalau Friska sudah ingin pulang dia tidak bisa menahannya, wanita yang bisa membuat kekuasaan Kenan tidak berpengaruh hanyalah ibunya dan juga istrinya. Hanya saja Friska tidak menyadari itu.


"Memang kenapa sih sayang kalau cuma sehari, yang penting kita sudah bertemu," ucap Friska lalu tersenyum.


"Nggak berasa sayang, itu cepat banget, jangan cuma sehari yah istriku sayang," rayu Kenan.


"Emang aku rencananya tiga hari disini sih," ucap Friska yang membuat Kenan langsung tambah bersemangat.


"Mau ngapain?" tanya Friska karena Kenan sekarang sudah membaringkannya di sofa dan menindihnya.


"Minum susu sayang kan udah lama liburnya," bisik Kenan yang membuat Friska merinding seketika.


"Kalau mau minum susu kenapa kayak gini, minggir aku pergi buatin," ucap Friska karena ingin kabur.

__ADS_1


"Aku nggak mau susu yang begitu sayang, lebih enak susu yang sama kamu juga," ucap Kenan lalu ******* leher istrinya dengan tangannya yang sudah kemana-mana.


"Sayang kerja," ucap Friska sambil menahan suara-suara aneh yang akan dia keluarkan akibat kelakuan Kenan suaminya itu.


Kenan pun tersenyum melihat istrinya yang mati-matian menahan semuanya.


"Bersuara saja sayang lagian cuma kita berdua saja disini," ucap Kenan lalu kembali melanjutkan aktivitasnya yang sudah di tahannya cukup lama.


Friska malah menggigit bibirnya sambil sesekali menutup mulutnya membuat Kenan semakin berhasrat.


Friska lakukan itu agar tidak bersuara, tapi dia tidak tahu kalau itu semakin meningkatkan gairah suaminya, Friska terlalu polos untuk urusan yang seperti itu.


#######


"Friska kemana?" tanya Dafa kepada sahabatnya yang lain karena Friska belum kelihatan juga tidak seperti biasanya.


"Iya nih tumben belum nongol tuh anak, nggak bunyi di grup juga biasanya di grup dia yang suka ribut," ucap Farel.


"Dia izin katanya ada urusan penting, dia ke luar Negeri ini pesan whatsapp dari dia, pasti dia sengaja nggak bunyi di grup karena kalian pasti banyak tanya dan dia lagi malas menjawab" ucap Ela sambil nyengir lalu memperlihatkan isi ponselnya pada yang lain.


"Dia pergi sama pak Kenan" ucap Dafa setelah membaca pesan whatsapp yang ada di ponsel Ela.


"Iya bersama calon kekasih gue juga," ucap Ela sedih.


"Kak Juan dong," ucap Ela sambil senyum-senyum begitu mengingat jalan berduanya dengan Juan yang sudah romantis menurutnya.


"Kepedean loe belum tentu kak Juan mau juga, ehh tapi nggak apa-apa deh kalau cuma calon kekasih, karena gue calon bininya," ucap Salsa tak mau kalah.


"Yee loe tuh Sal yang kepedean, mau tahu nggak loe selama gue jalan dengan kak Juan, dia itu udah ngasih gue lampu hijau tahu nggak," ucap Ela.


"Nggak mungkin banget paling juga lampu merah, loe ajah yang ngarang-ngarang biar gue mundur dari kandidat calon istri kak Juan," ucap Salsa lagi.


"Apaan sih loe bahas-bahas yang seperti itu kayak sudah bisa jadi bini ajah loe, urus diri sendiri ajah masih susah," sewot Jojo pada Salsa.


"Cie Jojo cemburu tuh, loe yah Sal nggak menghargai perasaan Jojo banget sih," ledek Ardi.


"Iya nih Salsa, ngapain sebut pak Juan sementara disini ada Jojo, kasian Jojonya tahu," ledek Haris juga.


"Apaan sih kalian bukan gitu maksud gue," ucap Jojo.


"Udahlah Jo emang gitu maksud loe nggak usah malu-malu," ucap Farel lalu tertawa.

__ADS_1


"Ya ampun seriusan Jo loe cemburu," ucap Salsa yang tiba-tiba kepedeannya lagi mode meningkat.


"Nggak serius banget," ucap Jojo cepat.


"Jo kalau loe cemburu bilang ajah nanti kalau gue di ambil orang loe ngesot lagi di lantai," ledek asal Salsa.


"Benar tuh yang di bilang Salsa Jo," ucap Dafa.


"Daf, kalau loe gimana perasaan loe sama Friska?" tanya Salsa langsung karena sejak dulu sudah kepo.


Dafa langsung terdiam begitu mendengar pertanyaan dari Salsa.


"Daf gimana perasaan loe sama Friska?" tanya Salsa lagi penasaran begitu pun yang lain juga sangat penasaran.


"Emm rahasia," jawab Dafa pada akhirnya.


"Ya ampun Daf loe jujur ajah kenapa sama kita, biar kalau loe suka kita bantuin," ucap Ela.


"Gue dan Friska itu cuma teman, udah nggak usah mikir dan tanya macam-macam," ucap Dafa.


"Tahu nih Ela dan Salsa kepo banget sih kalian," ucap Haris.


"Yee kayak loe nggak ajah tuh," ucap Salsa kepada Haris.


Dafa pun tertawa melihat kelakuan sahabat-sahabatnya itu.


"Jadi gimana Jo sama Salsa?" tanya Dafa lagi yang sengaja ingin menggoda Jojo dan Salsa.


"Ya ampun jangan bahas itu, Jojo pasti nggak mau mengakuinya kalau dia sudah klepek-klepek sama gue," ucap Salsa lalu nyengir.


"Ihh kepedean banget loe," ucap Jojo tidak terima.


Pagi hari pun di awali dengan saling meledek antara Salsa dan Jojo.


######


"Sayang biar aku yang pergi buka pintunya," ucap Friska sambil memperbaiki baju dan juga rambutnya, begitu dia mendengar suara ketukan pintu.


Kenan pun hanya angguk-angguk.


Hampir saja aku memperawani istriku di sofa ini, ya ampun tahan Kenan, tapi susah banget kenapa istriku semakin menggoda, terus enak banget lagi, aku butuh ke wc sekarang untuk menidurkannya kembali batin Kenan.

__ADS_1


Renata terkejut begitu melihat Friska lebih tepatnya melihat leher Friska, karena kissmark yang jelas betul baru di buat dan sudah pasti Kenan lah palakunya tidak mungkin Friska yang melakukannya sendiri.


Sedangkan Friska tidak mengetahui apa-apa mengenai lehernya itu.


__ADS_2