Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Aku udah sedih duluan...


__ADS_3

Astaga suamiku ini ngapain sih,, kok aku di gigit jangan-jangan dia masih lapar,, dia pikir aku makanan apa,, padahal tadi dia juga sudah sarapan,,, kenapa sih dia ini kadang aneh banget,, untung aku cinta,, batin Friska.


Friska mencoba menghentikan aktivitas Kenan pada lehernya dan juga tangan yang sudah kemana-mana membuat Friska sedikit tidak konsentrasi bicara dengan Dafa,, bahkan Dafa bertanya pun belum di jawabnya akibat ulah suaminya itu.


"Fris kok diam? loe masih sibuk yah sekarang?" tanya Dafa ulang.


Friska memberi isyarat agar suaminya itu berhenti,, namun Kenan tetap saja melakukannya bahkan sesekali mengecup pipi Friska.


"Halo Fris,, loe masih disitu?" tanya Dafa lagi yang sedikit panik karena Friska tidak bersuara lagi.


"Emm iya Daf,,, gue masih disini kok,, maaf baru bicara tadi gue minum dulu,," ucap Friska memberi alasan.


"Oh loe minum,, gue kira loe kenapa-kenapa Fris,, udah panik juga gue,,, karena loe nggak bicara-bicara,," ucap Dafa lagi.


Haa ngapain kamu panik sama istriku,,, dia ini lagi merayu secara halus pada istriku,, nggak semudah itu ferguso karena disini ada pawangnya,, batin Kenan yang sudah mikir macam-macam pada Dafa sambil merasa kesal.


Friska tertawa begitu mendengar ucapan Dafa yang panik padahal dia sebenarnya lagi mengurus suaminya saja.

__ADS_1


"Loe lucu banget sih Daf,, ngapain panik coba,, bisa aja gue itu nggak bersuara karena sibuk atau yang lainnya,, tapi makasih yah udah panik sama gue,," ucap Friska yang membuat Kenan melongo tidak percaya begitu mendengar ucapan istrinya itu.


Dia tidak pernah berbicara seperti itu ketika aku panik pada dia,, istriku sangat pilih kasih,, kok nyesek banget yah,, batin Kenan.


"Oh iya tadi loe ngomong apaan yah? bisa di ulang lagi nggak?" tanya Friska yang memang tadi sedang fokus pada ulah Kenan.


"Emm ini gue tanya loe tadi,, loe masih sibuk nggak sekarang?" tanya Dafa ulang.


"Oh sibuk,, udah nggak kok,, kemarin-kemarin aja gue sibuk,, sekarang gue udah balik,," jawab Friska.


"Oh bagus deh,, jadi kapan loe bakalan ngumpul bareng kita? kan waktu itu nggak jadi,, loe nggak ikut,, nggak boleh sombong-sombong loh Fris kita udah mau tamat ini,,, nanti pasti bakalan pisah-pisah untuk mengejar cita-cita masing-masing,,," ucap Dafa lagi.


Friska tampak sedikit panik begitu mendengar ucapan Dafa,, karena mengingat bekas di lehernya yang masih ada akibat perbuatan Kenan.


Aduhh gimana yah,, alasan apa dong gue,,, nggak mungkin banget gue ketemu mereka dengan leher seperti ini,, yang ada gue bakalan di tanyain abis-abisan,,, tutupi juga nggak bisa,, batin Friska.


"Halo Fris,, loe dengar yang gue bilang tadi?" tanya Dafa lagi.

__ADS_1


"Iya dengar kok Daf,, nanti gue kabari lagi,, gue nggak bermaksud sombong kok,, gue izin sama om gue dulu,, tapi dia pasti izinin kok hanya nggak tau kapan,, nanti gue bakalan beritahu di grup,, oke?" ucap Friska sambil nyengir begitu melihat ekspresi wajah Kenan.


Hmmm apa-apaan pasti aku izinin,, aku malas ahh izinin dia,, batin Kenan sambil tertawa jahat di dalam hatinya.


"Oh oke Fris,, loe nurut banget yah sama pak Kenan,, dan pak Kenan juga jagain loe banget,," ucap Dafa lagi.


Iyalah,, aku kan suaminya sudah pasti aku akan menjaga istriku dengan baik,, pengen banget panggil dia sekarang istriku,, biar kaget nih si Dafa,, batin Kenan.


Friska melirik Kenan begitu mendengar ucapan Dafa.


Iyalah Daf nurut,, dia kan suami gue yang cemburunya luar biasa sekali,, sama loe aja dia cemburu,, padahal kita sahabat semuanya walaupun dulu gue sempat punya rasa lebih sama loe dan loe biasa aja sama gue,, untung aja loe nggak tau perasaan gue dulu kalau loe tau malu gue,, cinta pertama yang bertepuk sebelah tangan,,,, gue pengen bilang status gue tapi gue nggak mau kalian bakalan berubah sama gue karena udah nikah,,, kalian bakalan segan sama gue karena istri dari Kenan,, nggak mau banget gue,,, gue yakin pasti kalian nggak bakalan begini lagi ketika tau gue udah nikah,,, entah kapan seperti ini terus karena suatu saat nanti pasti di tahu juga,,, tapi nanti ajalah pikirin itu,, jalani aja dulu sekarang,,, yang penting gue nggak ada pacar jadi kalau tau gue udah nikah nggak ada yang bakalan sakit hati juga,, batin Friska,, padahal hati Raka sakit begitu tau dirinya sudah menikah waktu itu hanya Friska tidak sadari perasaan Raka untuk dirinya.


"Iya dong harus nurut,, loe tau sendiri kan om gue itu gimana,, mana berani gue bantah dia,," ucap Friska sambil menahan tawanya karena mengingat jika Kenan bersama dirinya,, hilang sudah wibawanya yang orang-orang sering lihat dimana pun,, Kenan selalu nurut juga dengan kata-katanya,,, Kenan sangat berubah jika bersama dirinya dia saja kadang tidak percaya kalau mereka orang yang sama,,, Friska dengan jelas melihat suaminya itu sangat di segani jika berada di luar rumah apalagi di kantornya dan juga rekan bisnisnya serta saingan bisnisnya. Makanya Friska suka heran kalau melihat Kenan yang manja pada dirinya dan selalu nurut pada keinginan dirinya.


Sebenarnya ada pengecualian kalau kamu sayang,,, batin Kenan.


"Iya sih Fris,, ya udah gue tunggu kabar dari loe yah,, gue pengen banget ngumpul-ngumpul dengan kalian semua,, karena gue rencana mau lanjut kuliah ke luar Negeri sudah pasti gue akan lama nggak bertemu dengan kalian,," ucap Dafa.

__ADS_1


Begitu mendengar ucapan Dafa seperti itu,, entah kenapa itu menjadi seperti angin surga buat Kenan,, dia sangat bahagia karena Dafa akan jarang bertemu dengan istrinya,,, berbeda dengan Friska dia merasa sedih juga karena akan jauh dari sahabatnya,,, mereka sudah satu sekolah sejak lama jadi ada perasaan sedih di hatinya tapi Friska sadar itu semua untuk masa depan Dafa juga,,, Friska juga sangat yakin kalau dia akan berjauhan dengan sahabatnya yang lain juga untuk melanjutkan cita-cita masing-masing,, sedangkan dia akan tetap di rumahnya bersama Kenan suaminya.


Kok aku udah sedih duluan yah,,, nggak kebayang semuanya akan mengejar cita-cita masing-masing,,, nggak ada lagi nongkrong di kantin sambil gosip bareng,,, banyak banget kenangan indah waktu SMA bersama mereka,,, batin Friska.


__ADS_2