Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Nggak butuh ucapan selamat ulang tahun,,,


__ADS_3

Friska yang merasa ada yang menggangu tidurnya langsung terbangun,, dan dia sedikit terkejut begitu melihat Kenan yang sedang tersenyum padanya.


Hah kok dia ada disini,, ngapain juga dia dekat-dekat aku, sambil tersenyum seperti itu,, dia pikir aku akan luluh gitu pada dia,, batin Friska kesal.


"Oh masih ingat pulang, ngapain dekat-dekat jauh-jauh sana,, aku nggak mau dekat-dekat dengan kamu,,,," ucap Friska sambil mendorong Kenan agar jauh-jauh darinya.


Kenan sedikit bingung dengan apa yang dilakukan Friska,, karena itu jauh diluar ekspektasi dia,, namun Kenan berusaha memakluminya karena menganggap mungkin Friska masih marah padanya karena Kenan bilang tidak akan pulang dan juga tidak menggubris Friska.


"Happy birthday sayang,," ucap Kenan yang membuat Friska langsung teringat akan ulang tahunnya.

__ADS_1


"Hmm,, aku lagi nggak butuh ucapan selamat ulang tahun," ucap Friska yang teringat dengan apa yang dilakukan Kenan.


Kenan mengernyitkan dahinya begitu melihat ekspresi Friska yang seperti itu.


"Kok gitu,, aku udah menyiapkannya untukmu,, kamu masih kesal yah sayang karena aku nggak ngabarin kamu,, aku tuh sengaja nggak ingin memberikan kabar sama kamu,, karena ingin memberikan surprise untuk mu,, jadi jangan marah yah sayang," ucap Kenan lembut sambil berusaha mendekati Friska namun Friska tetap menjauh darinya.


"Kok gini sayang,, oh jangan-jangan ini semua karena Rio yah? makanya kamu nggak mau lagi aku dekati, kamu tadi berboncengan mesra dengan dia,, aku melihat semuanya dan itu membuat hati aku benar-benar sakit,, apa kamu lupa sudah memiliki suami?,, aku akan buat perhitungan pada Rio,," ucap Kenan yang membuat Friska langsung melongo,, karena tidak menyangka jika ternyata Kenan melihatnya berboncengan mesra dengan Rio.


Friska langsung merasa bersalah pada Kenan.

__ADS_1


Jadi dia melihat ku,, duhh aku benar-benar nggak enak,, ehhh tapi kenapa aku harus merasa nggak enak,, kan dia duluan,, ngapain aku mesti merasa seperti itu,, justru dia lebih parah dari aku,, batin Friska.


"Jadi benar karena Rio,, kamu jadi seperti ini padaku? nggak mau aku dekati,, padahal aku suamimu,, sedangkan Rio yang bukan suamimu sangat dekat padamu tadi,, dan itu benar-benar membuat aku sangat marah,, kamu tau sendiri kan aku sangat nggak suka istriku dekat-dekat dengan pria lain,,, apalagi aku tadi sangat berusaha keras untuk tidak menghubungi kamu demi kejutan ulang tahun ini,,,, itu sangat susah aku lakukan sayang menahan rindu itu sangat susah,," ucap Kenan yang sangat marah namun dia juga sangat tidak bisa marah pada Friska.


Meskipun begitu pada akhirnya dia menghubungi Friska juga begitu melihat Friska berboncengan mesra dengan Rio.


"Ngapain kamu marah hanya karena aku berboncengan mesra dengan kak Rio,, itu nggak sebanding dengan apa yang kamu lakukan padaku,, di belakang ku kamu berkhianat,, kamu pikir aku nggak tau apa yang kamu lakukan tadi hah? kamu diam-diam bertemu dengan seorang wanita,, aku yakin kamu membawa dia ke kantor kamu,, tadi waktu aku ke kantor mu aku juga sangat yakin wanita itu sedang bersama kamu,, makanya om Juan terlihat sangat panik meskipun om Juan sudah mengeluarkan semua alasannya,, apa kamu nggak malu marah padaku? yang jelas-jelas perbuatan kamu itu lebih parah dari aku," ucap Friska.


Kenan benar-benar terkejut begitu mendengar ucapan Friska,,, Kenan tidak menyangka bahwa Friska melihat dirinya bersama dengan Cika.

__ADS_1


__ADS_2