
Oh dia sedang bersama siapa itu? gini yah kamu dibelakang aku,, tunggu aja aku bisa begitu di depan kamu,, dasar om-om,, batin Friska yang sangat kesal melihat Kenan bersama dengan seorang wanita.
Raka yang sedang menyetir mobil pun menoleh seketika begitu mendengar ucapan Ela. Sedangkan Friska langsung mengambil beberapa gambar untuk barang bukti.
Raka mengernyitkan dahinya begitu melihat wanita itu bersama Kenan.
Ya ampun itu kan.. dasar Kenan,, batin Raka yang sudah tau siapa wanita yang sedang bersama dengan Kenan.
Friska melihat Raka seperti tatapan penuh tanya namun Raka tidak mau ikut campur,, padahal sebenarnya ini adalah kesempatan untuk Raka membuat hubungan Kenan dan Friska sedikit renggang, karena dia menyukai Friska,, namun dia tidak ingin mendapatkan orang dengan cara yang tidak baik.
"Mau disamperin dek cantik?" tanya Raka sambil menurunkan kecepatan mobilnya.
Friska pun menggelengkan kepalanya.
"Nggak usah,, lanjut aja kak,, biarkan aja,, dia kan udah waktunya menikah,, mungkin itu calon istrinya,," ucap Friska sambil melihat Raka.
__ADS_1
"Yakin dek cantik? dia kan om kesayangan kamu,, dan kamu juga ponakan kesayangan dia,, apa dia tidak memperkenalkan sama sekali wanita itu sama kamu?" tanya Raka kemudian merutuki kebodohannya sendiri karena mempertanyakan hal itu.
Friska pun menggelengkan kepalanya.
"Nggak,, aku sama sekali tidak mengenal wanita itu,, mungkin nanti dia akan memperkenalkan wanita itu padaku,," ucap Friska sambil menahan kekesalannya pada Kenan.
Sedangkan Salsa yang duduk di depan bersampingan dengan Raka,, hanya diam saja sambil mengingat Jeki yang telah meninggal,, mengingat kenangannya bersama Jeki. Salsa benar-benar sangat terpukul dengan meninggalnya Jeki.
"Tapi wanita itu cantik banget Fris,, dia sangat cocok banget dengan pak Kenan, pasangan serasi,, aku dukung banget loh Friska,, kalau pak Kenan bersama dengan wanita itu,, kamu juga harus dukung yah,," ucap Ela dengan entengnya kepada Friska.
Ela mengernyitkan dahinya begitu melihat Friska Han hanya diam saja dan terlihat begitu kesal..
"Fris,, ada apa? kok kamu kayak kesal gitu, atau jangan-jangan kamu nggak setuju yah dengan wanita itu?" tanya Ela sambil melihat Friska.
"Apaan sih Ela,, aku nggak tau mau setuju atau gimana,, pokoknya nggak usah bahas wanita nggak jelas itu," ucap Friska sambil melihat Ela.
__ADS_1
"Haduhh kasian banget yah wanita itu kalau memang dia wanita yang sedang dekat dengan pak Kenan, karena dia harus mengambil hati ponakan kesayangan pak Kenan yang judes ini,," ucap Ela sambil nyengir melihat Friska.
"Ela, aku kan udah bilang nggak usah bahas wanita itu,," ucap Friska lagi sambil melihat Ela dengan tatapan kesalnya.
"Iya deh,," ucap Ela lagi yang memang tidak tau apa-apa mengenai hubungan Kenan dan Friska yang sebenarnya,, kalau Ela tau hubungan sebenarnya Kenan dan Friska mungkin Ela lah duluan yang pergi melabrak Kenan.
Friska terus kepikiran dengan apa yang dilihatnya tadi. Friska juga sesekali mengecek ponselnya namun tidak ada sama sekali notifikasi dari Kenan dan Friska baru sadari itu,, biasanya Kenan akan selalu mengirimkan pesan kepada Friska atau menelepon Friska.
Hmmm pantas aja nggak ada kabar ternyata dia sedang bersama wanita lain,, batin Friska yang semakin kesal kepada Kenan.
Hingga tiba-tiba ponsel Friska berdering menandakan ada pesan masuk,, dengan segera Friska melihat ponselnya.
Hmmm baru aku bilang,, dia udah kirim pesan,, batin Friska begitu tau bahwa chat itu dari Kenan.
Sayang aku nggak pulang yah malam ini,, lagi ada urusan kantor,, isi chat Kenan.
__ADS_1