Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Biar aman,,


__ADS_3

"Fris,, aku balik dulu yah,, pak Kenan aku balik dulu,, aku minta doanya semoga aku baik-baik saja," ucap Ela dengan memasang wajah kasihannya.


"Iya Ela gue pasti doakan loe," ucap Friska.


Mama Kenan benar-benar hampir tertawa mendengar ucapan menantu dan teman menantunya.


Hmm buat kesalahan pasti nih mereka berdua,, sudah jelas banget,, batin Mama Kenan.


"Masuk,, nggak usah saling mendoakan,," ucap Kenan lagi.


"Iya kamu masuk juga ke dalam mobil," ucap Juan yang tak kalah dinginnya namun tetap membukakan pintu mobil buat Ela.


Ela dengan segera mengikuti ucapan Juan.


Juan dengan segera masuk ke dalam mobil setelah pamit pada Kenan dan tak lupa membunyikan klakson mobilnya.


Friska langsung nyengir sambil melihat Kenan begitu mobil yang dikendarai Juan tidak terlihat lagi.


"Nggak usah cengar-cengir,, gitu yah kamu dibelakang aku,, dibelakang suami kamu sendiri,, boncengan dengan pria lain tanpa sepengetahuan suami kamu,, padahal aku sudah sangat percaya tadi kalau kamu tidak akan macam-macam tapi nyatanya kamu boncengan dan juga centil-centil di cafe tadi,,, lupa yah kalau udah ada suami yang harus dijaga perasaannya," cerocos Kenan sambil melihat Friska.


Kenan benar-benar tidak mau jika Friska menemukan pria lain atau berpaling dari dirinya. Kenan benar-benar takut dengan jiwa Friska yang masih labil.

__ADS_1


Mama Kenan menggelengkan kepalanya begitu mendengar ocehan Kenan.


Bucin sekali anak aku ini,, tapi bagus juga,, batin Mama Kenan sambil berjalan mendekati Friska dan Kenan.


"Ada apa ini?" ucap mama Kenan tiba-tiba yang membuat Friska dan Kenan sedikit terlonjak kaget.


"Ini ma,, suamiku lagi marahin aku,," lapor Friska sambil memeluk Mama mertuanya membuat Kenan langsung melongo melihat kelakuan istrinya itu.


Hmmm mencari perlindungan dia,, tau aja tempat berlindung yang tepat,, tapi di dalam kamar nggak ada perlindungan istriku karena kita cuma berdua,, batin Kenan sambil tertawa jahat di dalam hatinya.


"Loh,, kenapa marahin menantu kesayangan ku Kenan Mahardika?" ucap Mama Kenan sambil melihat Kenan.


"Nggak marahin ma,, aku mana bisa marahin dia,,, aku cuma bicara saja tadi," ucap Kenan.


"Nggak mau,, aku mau sama mama aja,," ucap Friska.


"Jangan dong istriku,," ucap Kenan lagi.


Mau kabur yah kamu,, udah salah mau kabur lagi,, batin Kenan.


"Hmmm sepertinya menantu ku aman kalau bersama aku malam ini,," ucap Mama Kenan yang sengaja ingin mengerjai anaknya.

__ADS_1


"Loh nggak boleh ma,, aku ingin tidur dengan istriku,, massa sama mama sih,, nggak ada yang aku peluk-peluk dong,," ucap Kenan cepat.


"Yah karena sepertinya kamu mau memarahi dia Kenan," ucap Mama Kenan lagi.


"Yah nggak mungkin ma,,, aku tuh sangat sayang sama dia,, jadi nggak mungkin aku seperti itu,," ucap Kenan.


"Ayo sayang kita ke kamar,," ucap Kenan lagi.


"Nggak mau,, aku sama mama dulu malam ini," ucap Friska.


Kenan langsung menggendong tubuh Friska begitu mendengar ucapan Friska.


"Turunin aku,," ucap Friska.


Kenan tak bicara dan tetap menggendong tubuh Friska,, sedangkan mama Kenan hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala melihat kelakuan anaknya itu.


Hmmm nggak bisa ngerjain dia,, dasar anak itu main bawa istrinya aja,, batin Mama Kenan sambil tersenyum.


Kenan langsung mengunci pintu kamar begitu dirinya dan Friska sudah masuk ke dalam kamar.


Dengan pelan dia membaringkan tubuh Friska ke tempat tidur.

__ADS_1


"Mau ngapain?" ucap Friska sambil melihat Kenan yang sedang membuka kancing bajunya.


"Mau membuat ini cepat berisi biar aman,," ucap Kenan sambil menepuk pelan perut istrinya.


__ADS_2