Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Biarlah takdir yang menentukan itu semua...


__ADS_3

Dengan segera Raka ke rumah sakit. Perasaan Raka benar-benar campur aduk begitu membaca pesan WhatsApp dari Juan.


Rumah sakit...


Mereka telah berkumpul sambil menangis begitu melihat jasad Jeki yang sudah tertutup kain kafan.


"Jangan membukanya,, dia sudah berpesan sebelum meninggal agar jasadnya tak usah dilihat,, dia tidak ingin menambah kesedihan kalian,, cukup doakan dia," ucap Kenan begitu Raka ingin melihat Jeki untuk yang terakhir kalinya.


"Kenapa harus begitu,, mana mungkin aku udah nggak bisa lihat dia untuk yang terakhir kalinya,," ucap Raka sambil ingin tetap melihat Jeki,, namun tangannya ditahan oleh Kenan.


"Raka jangan keras kepala dulu untuk sekarang,, itu sudah menjadi pesan terakhir dia,, kamu harus menghargai itu,," ucap Kenan sambil melihat Raka yang benar-benar sangat sedih juga.


Raka tidak menyangka Jeki akan meninggal. Raka kembali teringat masa-masa dia berbicara maupun bercanda bersama Jeki,, dan itu semakin membuatnya sedih.


Namun Raka pada akhirnya mengikuti ucapan Kenan. Dia tidak jadi melihat Jeki untuk yang terakhir kalinya.


"Aku benar-benar nggak nyangka kalau kak Jeki akan pergi secepat ini,, kenapa dokter nggak nolongin dia,," ucap Ela sambil sesenggukan.

__ADS_1


"Dokter sudah berusaha tapi takdir berkata lain untuk dia,," ucap Juan sambil melihat Ela.


Kasihan kak Juan kehilangan sepupunya,,, dia pasti sangat sedih hanya dia berusaha menutupi semuanya,, semua ini karena tante aku,, seandainya dia tidak melakukan ini,, pasti sekarang semuanya baik-baik saja,, maafin aku kak Juan karena memiliki Tante seperti itu,, batin Ela sambil melihat Juan.


"Om Juan yang sabar yah,," ucap Friska sambil sesenggukan.


Kenan pun mengusap lembut bahu istrinya itu.


Juan pun menganggukan kepalanya tanpa berbicara. Dia benar-benar sedang banyak pikiran.


Hingga tak lama dokter pun keluar dari dalam ruangan Salsa,, membuat mereka langsung teringat akan Salsa yang belum mereka ketahui keadaannya.


Begitu pun dengan Ela sama hal nya dengan yang dirasakan Friska. Mengingat Jeki yang meninggal membuat Ela menjadi sangat takut itu akan terjadi juga pada Salsa.


"Operasinya berjalan lancar,," ucap dokter itu sambil tersenyum.


"Hah operasi?" ucap Friska.

__ADS_1


"Iya,, Salsa mengalami kebutaan,, beruntung pendonor cepat didapatkan,," ucap Kenan sekaligus merasa lega.


Tidak sia-sia pengorbanan kamu Jeki,, Salsa sangat beruntung bisa dicintai oleh pria seperti kamu,, batin Kenan sambil mengingat kejadian semalam.


Flashback on...


"Nak Jeki apa kamu yakin akan melakukan ini?" ucap mama Salsa yang benar-benar tidak menyangka Jeki akan mendonorkan matanya buat Salsa.


"Iya Jeki,, apa kamu yakin? kita bisa mencarikan Salsa donor mata yang lain,, walaupun mungkin memakan waktu,, tapi aku pastikan akan dapatkan itu,," ucap Juan sambil melihat Jeki yang memang sudah sadarkan diri.


"Aku benar-benar sangat yakin dengan keputusan aku ini,, dia seperti ini karena aku,, seandainya aku nggak ngajak dia jalan pasti nggak akan terjadi seperti ini,, dia pasti akan sangat terpukul ketika dia sadar tapi tidak bisa melihat,, masa depannya masih panjang,, aku tidak ingin dia kehilangan semangatnya,, keceriaannya,," ucap Jeki sambil mengingat Salsa wanita yang sangat dia cintai.


"Dan tolong jangan bilang ke siapapun kalau aku yang telah mendonorkan mataku untuk dia,, terutama pada Salsa jangan bilang apapun,, cukup kita saja yang tau,," ucap Jeki lagi.


"Baiklah,, kamu akan dirawat di ruangan lain sampai kamu pulih,, semuanya akan aku tanggung sampai kamu menemukan pendonor mata,, setelah itu keputusan ada di tangan kamu,, mau menemui Salsa lagi atau mengikhlaskan dia bersama orang lain apabila dia menemukan orang lain terlebih dahulu sebelum kamu mendapatkan donor mata,," ucap Kenan dengan perasaan sedih melihat kisah percintaan Jeki.


Juan tak kalah sedihnya melihat kisah percintaan sepupunya yang seperti ini.

__ADS_1


"Iya biarlah takdir yang menentukan itu semua,, sekarang yang terpenting bagi aku dia bisa melihat,, supaya dia tidak sedih,," ucap Jeki sambil tersenyum.


Flashback off


__ADS_2