
"Nggak lah ngapain nangis di depan kak Juan," ucap Ela cepat.
"Ehh tapi pak Juan tahu nggak kalau loe ponakan pacar dia?" tanya Farel.
"Nggak dia nggak tahu sama sekali, dan tante gue juga nggak tahu kalau gue suka dengan kak Juan bahkan tante gue nggak tahu kalau gue kenal dengan kak Juan," jawab Ela.
"Kenapa loe nggak kasitau ajah tante loe?" tanya Farel.
"Isshh nggak mungkin dong Rel, takutnya tante gue bakalan nggak enak sama gue dan bisa mutusin kak Juan, padahal tante gue itu baru pacaran, sudahlah biar gue ajah yang mengalah dan menerima semua sakit hati, yang penting mereka berdua bahagia," ucap Ela lagi.
"Yee siapa tahu ajah tante loe nggak mau ngalah, kepedean amat tante loe bakalan mutusin pak Juan," ucap Farel lalu tertawa.
"Iya sih," ucap Ela lalu tertawa juga.
"Tapi kan dia pasti merasa tidak enak sama gue kalau sampai dia tahu, pasti dia nggak curhat lagi sama gue nanti karena merasa tidak enak atau bahkan dia nggak temuin gue lagi karena perasaan tidak enaknya itu," ucap Ela.
"Heem tapi nanti juga bakalan ketahuan Ela dan gue yakin mereka berdua bakalan terkejut," ucap Farel.
"Iya sih, tapi gue mau ketemu mereka kalau udah punya pacar, iya kali gue bakalan ketemu mereka disaat gue jomblo ngenes," ucap Ela.
Farel pun langsung tertawa.
"Kamu suka?" tanya Juan begitu sudah memakaikan kalung buat Syeila.
"Iya suka banget, makasih yah," ucap Syeila lalu tersenyum bahagia.
"Kenapa bilang makasih, kamu nggak perlu bilang makasih," ucap Juan lalu tersenyum.
#######
Kenan sedang mengelus lembut pipi istrinya yang sedang tertidur itu, mereka akan menuju ke pulau pribadi yang sengaja di beli Kenan hanya untuk bulan madunya dengan istrinya, Kenan sudah membayangkan macam-macam yang akan terjadi di pulau itu, Kenan sengaja membeli pulau itu supaya dia bebas berduaan dengan istrinya, dan juga tidak banyak pria yang akan melihat istrinya.
Aku tidak menyangka akan sampai pada waktu ini, aku akan berbulan madu dengan istriku, aku pikir aku tidak akan pernah melakukan ini bersama dia tapi pada akhirnya semuanya berubah, aku menyadari semuanya dan untungnya aku tidak terlambat batin Kenan sambil memperhatikan istrinya itu yang sedang tidur lelap dan tetap terlihat sangat cantik walaupun sedang tidur.
__ADS_1
Setelah cukup lama di dalam helikopter akhirnya mereka sampai juga di Pulau pribadi itu.
Helikopter itu segera mendarat. Kenan segera membangunkan istrinya itu yang masih terlelap dalam tidurnya.
"Sayang bangun kita sudah sampai," ucap Kenan sambil menepuk pelan pipi istrinya.
"Istriku," ucap Kenan lagi sambil mengelus lembut wajah istrinya dan sesakali dia menciumnya.
Friska yang merasa ada yang mengganggu tidurnya langsung membuka matanya secara perlahan.
"Kita sudah sampai sayang?" tanya Friska dengan suara khas bangun tidurnya sambil masih mengerjapkan kedua matanya.
"Iya kita sudah sampai sayang," jawab Kenan sambil membiarkan istrinya itu memperbaiki perasaannya, mengumpulkan semua nyawanya terlebih dulu, setelah Kenan rasa cukup barulah dia mengajak istrinya untuk turun.
"Ayo kita turun," ajak Kenan lagi sambil menggandeng tangan istrinya, begitu helikopter juga sudah mendarat dengan bagus.
Friska pun mengikuti Kenan yang sedang menggandeng tangannya.
Kenan menggandeng tangan istrinya sambil berjalan dengan senyum bahagianya.
Friska melihat alam yang sangat menawan, sangat bagus dan terlihat sepi, Kenan memang sengaja membeli pulau pribadi hanya untuk bulan madunya yang bebas dari gangguan, Kenan ingin menikmati waktu berdua bersama istrinya tanpa gangguan dari apapun apalagi gangguan wajah-wajah pria lain.
Air laut jernih yang berwarna turkois, pasir putih yang menakjubkan, ditambah dengan suasana yang tenang dan alam yang masih asri membuat Friska sangat menyukai pulau pribadi yang dibeli oleh suaminya itu. Friska sudah membayangkan berbagai aktivitas yang asik jika di lakukan di pantai.
"Kamu suka?" tanya Kenan dengan senyumnya.
"Iya suka banget sayang, tempatnya bagus banget gini mana mungkin aku nggak suka," jawab Friska dengan wajah penuh kebahagiaan.
"Syukurlah, aku sengaja membeli pulau pribadi ini hanya untuk bulan madu kita, dan untungnya kamu suka," ucap Kenan.
"Ayo kita masuk ke dalam rumah sayang," ucap Kenan sambil masih menggandeng tangan istrinya dan Friska pun segera mengikuti suaminya itu.
Friska sedikit terkejut begitu masuk mereka sudah di sambut dengan para pelayan padahal Kenan tidak membawa mereka tadi. Kenan sengaja menyuruh pelayan datang lebih awal untuk membersihkan dan juga menyiapkan segalanya sesuai dengan keinginan Kenan.
__ADS_1
"Sayang kapan mereka datangnya?" tanya Friska.
"Sejak aku memutuskan untuk membeli pulau pribadi ini sayang," jawab Kenan.
"Kapan kamu membeli pulau ini?" tanya Friska lagi.
"Sejak aku ada niatan untuk membawamu bulan madu, aku langsung membeli pulau ini dan mulai menyiapkan semuanya" jawab Kenan lagi.
"Dan aku sengaja membawa pelayan untuk membersihkan dan juga menyiapkan makanan serta semuanya yang kita butuhkan, apabila kamu kecapean karena aku yakin banget kamu pasti akan merasa kecapean sayang," bisik Kenan.
"Ayo kita ke kamar," ucap Kenan lagi sambil membawa istrinya berjalan masuk ke dalam kamar.
Friska pun tersenyum kepada para pelayan sambil mengikuti suaminya, para pelayan itu dibuat pangling dengan kecantikan istri bosnya dan juga masih muda.
"Mereka sangat cocok dan istri tuan Kenan benar-benar masih muda dan juga sangat cantik, ramah lagi" ucap salah satu pelayan.
"Iya semoga mereka selalu langgeng, bahagia dan tuan Kenan cepat mendapatkan penerus,"
#######
Lagi-lagi Friska di buat takjub begitu melihat kamarnya, Friska segera berkeliling melihat kamarnya, kamar itu sangat indah di mata Friska dan Kenan senang melihat wajah bahagia istrinya.
"Kamu suka?" tanya Kenan sambil memeluk istrinya dari belakang lalu mencium leher istrinya yang membuat Friska langsung merinding.
"Iya suka banget makasih suamiku," jawab Friska.
"Tidak udah bilang terima kasih sayang," ucap Kenan.
"Kamu suka dengan yang aku siapkan itu sangat membuatku bahagia, seharusnya aku yang bilang terima kasih karena kamu sudah suka dengan yang aku siapkan untuk kamu," ucap Kenan lagi.
Kamar yang disiapkan Kenan memiliki sebuah kolam renang pribadi dan juga bathtub dimana desain interior yang menawan di gabung dengan romansa yang menggoda, keduanya membawa suasana romantis dengan taburan kelopak bunga yang sangat banyak, di kolam renangnya full hiasan bunga dan kelopak bunga mawar dan ada rangkaian kata yang di buat yaitu happy honeymoon untuk menambah kesan romantis. Di bathtub juga full dengan kelopak bunga mawar.
Sedangkan di tempat tidur mereka taburan bunga mawar merah dan pink juga menghiasi tempat tidur mereka beserta dengan rangkaian kata yang di buat dari kelopak bunga mawar yaitu happy honeymoon dan juga bentuk love, towel art sepasang angsa pun menghiasi tempat tidur itu, wangi mawar tercium di dalam kamar itu, Friska sangat menyukai wangi itu.
__ADS_1
"Sayang ini benar-benar sangat indah dan juga wangi, aku suka-suka banget pokoknya," ucap Friska sambil memeluk suaminya itu dan Kenan pun dengan senang hati memeluk istrinya juga.