
"Kalian langsung pulang yah, jangan singgah pacaran dulu," goda Farel.
"Iidiihh ogah banget gue," ucap Salsa cepat.
"Farel loe ngomongnya sembarangan ajah yah," ucap Jojo.
"Nggak mungkin banget gue singgah pacaran, gue nggak ada hubungan apa-apa juga," ucap Jojo.
"Iya nih sembarangan ajah kalau loe ngomong Farel," ucap Salsa.
"Siapa tahu ajah kan Jo, loe nembak Salsa terus Salsa nerima loe," ledek Haris juga.
"Iya benar tuh, terus kalian memutuskan untuk pacaran sembunyi-sembunyi di belakang kita," ucap Ardi yang mulai ngawur.
"Iya-iya, lagian kalau kalian pacaran gue setuju banget," ucap Ela.
"Yeh iyalah loe setuju banget, biar nggak ada saingankan loe kalau mau mendekati kak Juan," ucap Salsa.
Ela pun hanya tertawa karena memang benar yang di katakan Salsa.
"Ya udah kalian lanjut ajah dulu yah, gue mau pulang," ucap Jojo.
"Ikut lah gue Jo," ucap Salsa cepat lalu segera naik ke motor Jojo.
"Gue duluan," ucap Jojo.
"Hati-hati loe berdua," ucap Dafa.
"Iya Dafa ganteng, loe juga yah dan kalian juga," ucap Salsa.
"Centil banget sih loe," ucap Jojo lalu segera menggas motornya membuat Salsa terkejut dan langsung menempel di belakang Jojo.
Sahabat-sahabatnya yang lain langsung tertawa melihat kejadian itu.
"Iihh Jojo kaget gue tahu nggak," omel Salsa.
Jojo pun hanya tersenyum tanpa Salsa tahu.
"Sengaja yah loe mengambil kesempatan dalam kesempitan," ucap Salsa lagi.
"Kegeeran loe, buat apa juga mengambil kesempatan dalam kesempitan sama loe, ihhh ogah banget gue," ucap Jojo.
"Yah tuh tadi loe mengambil kesempatan, udah deh loe jujur ajah sama gue, atau jangan-jangan loe suka lagi sama gue Jo" ucap Salsa.
"Heem tapi nggak kaget kok gue karena gue cantik, jadi yah gitu deh," ucap Salsa lagi.
"Siapa sih yang bilangin loe cantik Salsa, kepedean banget loe," ucap Jojo heran.
"Gue tadi yang bilang, nggak dengar loe, gimana sih," ucap Salsa lalu nyengir meskipun Jojo tidak melihatnya juga.
"Terserah loe deh, malas gue debat sama orang gila," ucap Jojo mengalah.
"Iihh Jojo tega banget loe, gue waras dan cantik gini juga," ucap Salsa.
"Pokoknya gue nggak terima Jo, loe harus beliin gue ice cream, panas nih hati gue loe bilangin gitu," ucap Salsa asal.
__ADS_1
"Iihhh malas banget gue, nggak penting banget beliin loe ice cream," ucap Jojo.
"Ihh Jojo haus nih gue, beliin gue dong," rengek Salsa di motor.
"Ya ampun bawel banget yah loe," ucap Jojo.
"Ihh Jojo beliin gue dong, tuh ice cream" rengek Salsa lagi.
"Iya-iya," ucap Jojo lalu segera singgah ke penjual ice cream.
"Jojo emang loe yang terbaik," ucap Salsa senang.
Jojo hanya tersenyum saja.
"Pilih cepetan nggak pakai lama kalau lama gue tinggal loe," ucap Jojo.
"Tega loe, dua yah, bolehkan?" tanya Salsa sambil menaik turunkan kedua alisnya.
"Hemm," jawab Jojo.
Salsa pun dengan segera memilih dua ice cream.
"Jo loe nggak mau?" tanya Salsa.
"Nggak lah, gue cowok bukan cewek yang suka makan ice cream," ucap Jojo.
"Hiii lebay banget loe, ice cream enak tahu," ucap Salsa.
"Nggak enak," ucap Jojo.
"Hemm nggak usah lebay bilang makasih segala," ucap Jojo.
"Iihhh dasar loe, duduk dulu yah gue mau makan nih," ucap Salsa lagi.
"Ya ampun Salsa, kapan loe sampai rumah kalau kayak gini tahu nggak," ucap Jojo.
"Di rumah loe ajah kalau mau makan," ucap Jojo lagi.
"Jojo kalau di rumah ke buru cair ice creamnya, nggak mau gue," ucap Salsa lagi.
"Ya udah loe naik taksi online ajah kalau gitu, gue mau pulang," ucap Jojo.
"Ihh tega banget loe Jo," ucap Salsa.
"Emang," ucap Jojo lalu segera berjalan ke motornya dan meninggalkan Salsa sendirian.
Dasar yah si Jojo, untung loe udah beliin gue ice cream batin Salsa lalu segera duduk santai sambil memakan ice creamnya.
"Udah belum loe?" tanya Jojo yang datang kembali ke tempat Salsa.
Salsa masih asik memakan ice creamnya dan sedikit terkejut melihat Jojo datang kembali, Salsa pikir Jojo sudah meninggalkannya pulang duluan.
"Belum Jo, sini loe duduk," ucap Salsa.
Jojo pun segera turun dari motornya dan duduk di samping Salsa.
__ADS_1
"Makasih loh Jojo udah datang kembali," ucap Salsa lalu nyengir.
"Hemm, kasian gue sama loe yang kayak gembel disini," ucap Jojo.
"Ihhh mana ada gembel cantik kayak gue," ucap Salsa.
"Gue itu seperti princess yang lagi menunggu pangerannya, nah itu baru benar kalau loe ngomong gitu," ucap Salsa.
"Pangeran kodok," ucap Jojo lalu tertawa.
"Nggak apa-apa yang penting ganteng," ucap Salsa.
"Terciduk kalian berdua, cie yang singgah pacaran," goda Haris yang melihat Salsa dan Jojo.
Salsa dan Jojo benar-benar terkejut setelah mendengar suara Haris, mereka tidak menyadari kedatangan Haris karena sibuk bicara dan saling ganggu.
"Haris kok loe bisa disini?" tanya Salsa terkejut namun masih melanjutkan makan ice creamnya.
"Emang kenapa kalau gue disini, inikan tempat umum, kaget yah kalian berdua bisa terciduk sama gue," ucap Haris sambil turun dari motornya dan duduk di dekat Salsa.
"Biasa ajah tuh kita berdua, kita kan nggak pacaran, cuma tadi gue minta di belikan ice cream sama Jojo dan Jojo mau, karena dia baik jadi kita singgah dulu deh, iyakan Jo?" tanya Salsa.
"Iya, loe nggak usah mikir macam-macam deh Haris," ucap Jojo.
"Terserah gue dong, gue bakalan bilang sama yang lain, kalau kalian diam-diam jalan berdua," ucap Haris.
"****** banget sih loe, loe nggak lihat nih gue masih pakai baju sekolah sama dengan Jojo juga, kita nggak jalan," ucap Salsa heran.
"Ngeles ajah loe," ucap Haris.
"Terserah deh mau percaya atau nggak yang penting gue makan ice cream gratis," ucap Salsa lalu tertawa.
Jojo dan Haris pun ikut tertawa.
########
"Renata aku balik duluan yah," pamit Kenan karena melihat jam juga sudah waktunya istrinya pulang sekolah, dia ingin segera video call dengan istrinya.
"Oke, aku juga udah mau balik, kita keluar bareng ajah kalau gitu," ucap Renata.
"Oh oke biar aku bayarin sekaligus kalau gitu, sebagai permintaan maaf karena tadi aku lupa sama teman sekelasku" ucap Kenan.
"Nggak apa-apa kok biar aku bayar sendiri ajah," ucap Renata padahal di dalam hatinya dia sangat senang.
"Udah nggak apa-apa biar aku yang bayarin," ucap Kenan.
"Makasih Kenan," ucap Renata.
"Iya," ucap Kenan.
Setelah membayar Kenan pun segera keluar bersama Renata. Kenan segera masuk ke dalam mobilnya begitupun Renata.
Di dalam mobil Kenan menghubungi istrinya, namun nomor ponsel istrinya tidak aktif, Kenan seketika khawatir dan segera menghubungi sopir istrinya.
Loh mobil Kenan kok searah dengan aku sih, aku nggak bermaksud ngikutin dia batin Renata yang sedang mengemudikan mobilnya tepat di belakang mobil Kenan.
__ADS_1