
"Ya ampun loe masih sahabat gue bukan sih pakai syarat segala, nggak ikhlas banget loe, ya udah apa syaratnya?" tanya Friska.
"Masih sahabat loe dong" ucap Jojo sambil nyengir. Emm ini mengenai taruhan kita waktu itu, yang imbalannya gue bakalan bantuin loe biar Dafa tahu perasaan loe, gue maunya loe nggak usah tagih itu yah, soalnya gue bingung gimana caranya karena gue belum ada pengalaman, dan lagian kalian semakin dekat pasti Dafa nanti mengerti sendiri. Dan yang gue liat juga kayaknya Dafa suka juga kok sama loe, hanya dia memang agak pemalu jadi loe sabar-sabar ajah dulu sambung Jojo lagi.
"Haduhh kirain syaratnya apaan loe, ya udah deh dengan terpaksa gue terima" ucap Friska.
"Gitu dong, ini duit buat loe sahabatku" ucap Jojo sambil mengambil uang dari dalam dompetnya. Ingat di ganti dengan yang kemarin di mall sambung Jojo lagi.
"Iya gue transfer bentar, berisik banget loe, ayo kita kembali entar mereka pikir macam-macam lagi" ucap Friska.
Mereka pun kembali ke tempat duduk mereka semula bersama sahabat-sahabatnya dan juga Dafa.
"Kalian tuh ngobrol apaan sih, lama banget?" tanya Ela.
"Bisnis" jawab Jojo.
"Bisnis apaan?" tanya Haris kepo.
"Bukan apa-apa kok bukan bisnis juga, udah nggak usah ribut. Heem ini pesanan juga kok belum datang-datang sih" ucap Friska kesal karena sudah sangat lapar.
"Sabar Fris, mending loe cerita soal kemarin kan tadi loe bilang mau cerita kalau jam istirahat" ucap Dafa.
"Iya Fris, Dafa ajah yang cowok sabar tuh nungguin pesanan, mending sambil nunggu loe mulai cerita" sambung Salsa.
"Oke deh, jadi gini tuh kemarin di mall gue ketemu sama om Kenan dan juga pacarnya terus gue asal ceplos ajah tuh kan bicara sama pacar om Kenan tapi om Kenan nggak marah tuh, eh pas gue masih jalan bareng Dafa, om Kenan langsung datang narik tangan gue terus nyuruh gue pulang dengan dia beserta dengan wajah marah-marahnya" ucap Friska.
"Terus" ucap Farel.
Friska tidak melanjutkan dulu bicaranya karena pesanannya sudah datang. Setelah pelayan itu pergi baru Friska melanjutkan bicaranya.
"Terus gue nggak mau pulang dulu dong, ehh tapi om Kenan malah mikul gue seperti karung beras tahu nggak, malu banget gue" ucap Friska.
"Itu kita udah tahu dari Dafa" ucap Farel sambil tertawa. Setelah itu Fris? tanya Farel lagi.
"Setelah itu yah gue pulang lah ikut om Kenan, dan di dalam mobil om Kenan marah-marah terus dia sepertinya menyuruh orang mengurus motorku karena tadi pagi motorku sudah ada di tempatnya, tapi belanjaanku kemana yah?" tanya Friska yang baru teringat dengan belanjaannya.
"Belanjaan loe ada di rumah gue Fris, kemarin sih udah di ambil sama asisten pak Kenan tapi di kembaliin lagi katanya nggak sempat kalau mau ngantarin itu karena dia ada urusan mendadak" ucap Salsa.
Juan memang memberikan kembali belanjaan Friska kepada sahabatnya, karena dia mendadak sakit perut.
"Oh gitu, ya udah bentar gue ambil deh" ucap Friska sambil makan.
"Terus Fris, setelah sampai rumah loe di hukum yah sama pak Kenan dan pak Kenan marah gara-gara apa sih? dari kemarin kita cuma menduga-duga ajah loe" ucap Dafa.
"Nah itu dia yang gue nggak tahu sampai sekarang, kemarin di dalam mobil om Kenan bilang kalau dia lagi marah terus gue tanya dong om Kenan marahkan apa, tapi om Kenan nggak mau jawab katanya nanti sampai rumah baru dia mau kasitau gue, tapi setelah di rumah dia malah langsung masuk ke kamarnya nggak bilang apa-apa" ucap Friska.
"Haa ribet banget om loe Fris" ucap Jojo.
"Terus Fris?" ucap Ardi.
__ADS_1
"Terus gue masuk juga dong di kamar gue dan gue langsung mandi. Selama mandi gue pikir-pikir kan kesalahan gue yang gue nggak tahu, heem di situ gue kepikiran sama pacar om Kenan jangan-jangan om Kenan marah sama gue gara-gara pacar om Kenan yang nggak terima ucapan gue, terus dia marah ke om Kenan" ucap Friska sambil terus makan.
"Iya Fris gue juga mikir gitu, karena kemarin pacar om Kenan udah nggak ada waktu om Kenan nyuruh loe pulang bareng dia" ucap Dafa.
"Sudah pasti gara-gara itu Fris" ucap Ela.
"Iya nih, dan tahu nggak tadi malam setelah gue mandi, gue ngetuk pintu kamar om Kenan lama banget sampai tangan gue sakit, rencananya sih gue mau minta maaf tapi om Kenan nggak bukain pintu kamarnya, mungkin dia sudah tidur atau lagi galau, gue nggak tahu" ucap Friska lagi.
"Mana tanganmu yang sakit Fris?" tanya Dafa khawatir.
"Haduhh Dafa nggak usah khawatir, dia itu cuma lebay ajah karena ada loe" ucap Haris.
"Hehe gue bercanda kok Dafa" ucap Friska sambil nyengir kuda.
"Emm kirain beneran Fris. Terus pak Kenan sudah maafin loe nggak?" tanya Dafa lagi.
"Haa itu yang buat gue kesal banget, tadi pagi gue udah nyiapin sarapan pagi sekaligus mau minta maaf, tapi dia nggak gubris gue, dia langsung pergi ajah, ya udah gue habisin sendiri ajah sarapan pagi itu" ucap Friska kesal.
"Jadi intinya loe belum di maafin Fris?" tanya Ela.
"Iya" jawab Friska santai. Bentar deh gue minta maaf lagi, mendingan fokus makan dulu sekarang sambung Friska lagi.
Mereka pun melanjutkan makan.
#####
Sedangkan di tempat lain, Kenan sedang makan bersama Adelia yang tempatnya di pilih oleh Adelia sendiri yang jelasnya sangat berkelas. Dan sebenarnya itu milik Kenan yang Adelia tidak ketahui dan Kenan juga tidak mau Adelia mengetahuinya makanya dia sudah mengatur semuanya.
"Sayang ayo makan" ucap Adelia.
"Haa iya" ucap Kenan sedikit terkejut.
"Kamu lagi mikirin apa?" tanya Adelia.
"Nggak lagi mikirin apa-apa sayang" jawab Kenan kemudian memakan makanannya.
Adelia pun malas banyak bertanya lagi. Setelah makan Adelia tetap mengikut Kenan ke kantornya dan Kenan pun tak melarang Adelia.
#####
Di sekolah guru memberikan pr di kelas Friska. Dan memberitahukan kalau mereka tidak lama lagi akan ada belajar tambahan karena mengingat ujian nasional sudah tidak lama lagi jadi mereka harus banyak belajar dan mengerjakan soal-soal.
#####
Setelah bel pulang sekolah Jojo pun mengusulkan sesuatu.
"Gimana kalau hari ini, kita ngerjain pr bareng-bareng di rumah Salsa sekaligus ambil barang loe Fris, mau nggak?" ucap Jojo.
"Boleh juga tuh" ucap Farel.
__ADS_1
"Alaah bilang saja kalian mau nyontek" ucap Haris sambil tertawa.
"Yee nggak kok, tapi kalau memungkinkan boleh juga tuh" ucap Farel sambil nyengir.
"Kalian ini, gue sih ngikut ajah" ucap Ela.
"Fris loe mau nggak?" tanya Dafa.
"Kalau loe Dafa?" tanya Friska balik.
"Kalau loe ikut, gue juga ikut" ucap Dafa dengan senyumnya membuat Friska tersipu malu.
"Haduh jadi obat nyamuk deh kita" sindir Jojo. Cepetan loe mau nggak Fris sambung Jojo lagi.
"Gue mau lah, tapi kita balik ke rumah masing-masing dulu deh buat gantian. Ketemunya di rumah Salsa ajah yah" ucap Friska.
"Loe mau balik di rumah yang mana Fris" tanya Salsa.
"Ke rumah papa gue ajah kayaknya, sekaligus mau ambil duit buat gantiin pengeluaran kalian kemarin, gue nggak mungkin pakai uang om Kenan, om Kenannya lagi marah. Bentar deh gue liat transfer atau cash, kalian wa ajah pengeluaran kalian oke" ucap Friska.
Oke ucap mereka bersamaan.
"Duit ajah cepat" ucap Friska sambil tertawa. Ayo kita pulang bareng-bareng ajah sambung Friska lagi.
Mereka pun pulang bersama.
Tiba di rumah Friska, pak satpam memberitahu kalau papa dan mama Friska tidak ada di rumah mereka sedang ke luar kota.
Friska pun langsung masuk ke kamarnya, kamar yang sangat dia rindukan kemudian pergi mandi dan bersiap-siap buat ke rumah Salsa. Friska pun memutuskan untuk mentransfer saja uang kepada sahabat-sahabatnya.
Friska sudah cantik dengan baju santainya dan juga tas ranselnya yang sangat cocok dengannya.
Segeralah dia menuju ke rumah Salsa menggunakan motornya.
#####
Kenan memutuskan untuk pulang ke apartemen Adelia saja. Percuma juga di kantor dia tidak konsentrasi dan juga ada Adelia.
"Sayang kita ke apartemanmu saja, aku mau istirahat" ucap Kenan.
Kirain mau di ajakin belanja batin Adelia kesal.
"Ya udah sayang, ayo" ajak Adelia.
Kenan pun menyuruh Juan untuk mengurus kantor lalu dia pergi bersama Adelia. Juan pun hanya mampu mendoakan Kenan agar baik-baik saja selama bersama dengan singa betina itu.
#####
Di perjalanan menuju apartemen Adelia, Kenan dan Adelia melihat Friska bersama Dafa yang lagi bicara sambil tertawa di motor dan terlihat mereka sangat dekat. Sedangkan Friska tidak melihat mobilnya yang di pakai dengan Kenan karena dia lagi asik bicara dan tertawa dengan Dafa.
__ADS_1
Yah Friska ke rumah Salsa di bonceng dengan Dafa, karena motor Friska tiba-tiba ngambek nggak mau bunyi, Friska tidak punya waktu lagi kalau harus service motornya dulu, beruntung Dafa singgah di rumah Friska jadilah mereka berangkat bersama menggunakan motor besar.
(Tahu lah yahh kalau naik motor gede itu cara boncengnya beda gitu hahaha ini cuma kata author ajah nggak masuk dalam naskah😀😀)