Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Kasihan sekali,,


__ADS_3

Friska pun langsung melihat ke arah pandangan Kenan.


"Massa sih,, siapa tau aja bukan sayang,," ucap Friska.


"Nggak sayang,, sepertinya itu memang kecelakaan,, kasian sekali,, inilah yang membuat aku tuh khawatir kalau kamu bawa kendaraan sendiri,, kamu kan selalu ngebut-ngebutan,, aku nggak mau kamu seperti ini,, makanya aku selalu melarang kamu membawa kendaraan sendiri,,," ucap Kenan yang langsung memberikan ceramah pada Friska.


Friska pun langsung nyengir begitu mendengar ucapan Kenan.


"Aku udah insaf kok sekarang sayang,, nggak ngebut-ngebutan lagi," ucap Friska sambil tersenyum melihat Kenan.


"Tapi sepertinya bukan kecelakaan deh sayang,, siapa tau aja itu ke tujuh orang suami halu ku yang mau datang menjemput diriku untuk ke Korea tinggal bersama mereka,," ucap Friska asal yang jiwa halunya sudah meronta-ronta.


Kenan benar-benar melongo begitu mendengar halu istrinya.


"Satu orang aja pinggang kamu sudah encok-encok sayang apalagi tujuh,, delapan dengan aku,, apa kamu serius?" ucap Kenan yang malah meladeni halu istrinya.

__ADS_1


Friska yang kemudian melongo begitu mendengar ucapan Kenan.


"Bisa nggak pikiran kamu nggak sampai kesitu,, dasar suami mesum,," ucap Friska yang membuat Kenan tertawa.


"Yah emang gitu sayang,, jadi pikir-pikir memang,," ucap Kenan lagi sambil tertawa.


"Ishhh,, kita singgah lihat dong,, jangan sampai suami halu aku betulan,," ucap Friska yang malah penasaran dengan kerumunan orang di tempat itu.


"Nggak usah sayang,, lagian kalau dia suami halu kamu,, aku bakalan menyuruh mereka pulang,, ada aku suami asli,, lupakan suami halu,," ucap Kenan lagi yang selalu merasa cemburu dengan halu istrinya.


"Suamiku memang yang terbaik,, tapi kita harus melihat kejadian itu sayang,, ada apa? karena aku sangat penasaran,, nanti setelah lihat barulah kita lanjut jalan lagi,," ucap Friska lagi.


"Baiklah sayang,, tapi kamu jangan jauh-jauh dari aku,, karena disitu rame,," ucap Kenan yang sebenarnya bukannya tidak mau singgah dia hanya tidak mau lengah sedikit pun,, mengingat dirinya yang selalu saja pasti ada yang tidak suka,, dia juga sedang tidak bersama anak buahnya sekarang,, dan juga tidak mau istrinya diperhatikan dengan pria lain.


"Iya sayang,, aku hanya ingin melihat kejadian itu saja,, tapi mungkin kecelakaan," ucap Friska karena melihat ekspresi wajah orang-orang yang ada di sekitaran situ.

__ADS_1


Kenan pun dengan segera menepikan mobilnya di tempat yang tidak terlalu banyak orang. Lalu segera keluar dari dalam mobil bersama Friska.


Mereka dengan segera berjalan ke tempat itu sambil bergandengan tangan,, Kenan juga tak lupa untuk menoleh disekitaran nya memastikan keadaan,, biasanya yang seperti itu adalah Juan,, tapi Kenan ingat bahwa Juan sempat bicara bahwa dia ada janjian dengan Ela malam ini,, makanya Kenan tidak mau mengganggu waktu Juan bersama Ela.


Orang-orang disekitaran situ langsung melihat ke arah Kenan,, ada yang seakan tidak percaya bahwa yang mereka lihat itu benar-benar Kenan,, orang yang biasa mereka lihat hanya melalui siaran televisi saja sekarang mereka sudah melihatnya secara langsung.


"Ada apa yah pak? kok rame gini?" tanya Friska kepada salah satu bapak-bapak disitu.


"Ada yang kecelakaan,, mereka masih berada di dalam mobil sekarang,, sangat susah untuk mengeluarkan mereka,," ucap Bapak-bapak itu.


"Ya ampun kasihan sekali,," ucap Friska sambil berjalan untuk melihat mobil itu. Kenan pun dengan segera mengikuti istrinya yang kepo itu.


"Juan," ucap Kenan dengan bibir yang bergetar dan langsung diam seketika di tempatnya.


Kenan jelas-jelas tau merek mobil Juan dan juga plat mobil Juan.

__ADS_1


__ADS_2