Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Benar-benar tidak menyangka,,,


__ADS_3

Juan benar-benar prihatin melihat keadaan Jeki.


"Jeki,, gimana sekarang perasaan kamu,, udah agak baikan kan?" tanya Juan sambil melihat Jeki.


"Aku benar-benar sangat khawatir sama kamu,," ucap Juan lagi.


Jeki pun tersenyum begitu mendengar ucapan Juan.


"Aku udah baikan kok,, nggak lama lagi sehat total,, jadi kamu nggak usah khawatir gitu,, aku sekarang udah baik-baik aja," ucap Jeki.


"Gimana keadaan Salsa?" tanya Jeki lagi.


"Keadaan Salsa semakin membaik,, tapi dia terus menanyakan kamu,, dia ingin sekali menjenguk kamu,, dia belum tau tentang kamu yang meninggal yah walaupun itu hanya setingan aja,, dia tau nya sekarang kamu sedang di rawat di rumah sakit luar Negeri,," ucap Juan lagi.


"Baguslah,, lebih baik rahasiakan saja dulu,, dia harus benar-benar pulih,, aku nggak mau dia kenapa-kenapa,," ucap Jeki lagi.

__ADS_1


"Iya aku pastikan dia akan selalu baik-baik saja selama masa penyembuhan kamu,, dan aku akan mencarikan donor mata secepatnya,, karena aku nggak mau sepupu ku ini di tikung oleh orang lain," ucap Juan yang membuat Jeki mengernyitkan dahinya bingung dengan maksud Juan.


"Ditikung?" ucap Jeki lagi.


"Iya Jeki,, aku nggak mau kamu sampai di tikung,, karena nanti kan Salsa tau nya kamu sudah meninggal,, jangan sampai Salsa duluan bersama pria lain,, dibandingkan dengan pendonor mata kamu,," ucap Juan lagi.


Apalagi Raka mau mendekati Salsa,, walaupun mereka selalu berantem tapi aku nggak mau nanti mereka akan saling jatuh cinta,, aku nggak mau melihat Jeki sedih,, dia sangat mencintai Salsa,, aku nggak mau dia sakit hati,, pengorbanan dia pada Salsa benar-benar diluar dugaan ku berarti dia benar-benar jatuh cinta pada Salsa,, batin Juan lagi.


Jeki tersenyum begitu mendengar ucapan Juan.


"Aku bisa apa kalau seperti itu jadinya nanti,, aku hanya ingin melihat Salsa selalu bahagia,, yah kalau dia bahagia bersama pria lain nanti sebelum aku benar-benar pulih,, bisa melihat lagi,, aku nggak apa-apa asalkan Salsa selalu bahagia,," ucap Jeki lagi yang membuat Juan langsung melongo tak percaya.


"Kamu jangan berpikiran seperti itu Jeki,, perjuangkan dia,," ucap Juan lagi.


"Aku bisa saja berjuang Juan,, tapi aku pasti akan kalah dengan pria yang dia cintai nantinya,," ucap Jeki lagi.

__ADS_1


"Aku sih yakin Salsa nggak mungkin seperti itu,, aku akan usaha supaya secepatnya kamu mendapatkan donor mata,, sebelum Salsa bersama pria lain," ucap Juan sambil melihat Jeki.


Jeki hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum begitu mendengar ucapan Juan..


"Ya udah aku ke rumah bos dulu,, nanti dia ngomel lagi," ucap Juan yang membuat Jeki langsung paham akan bos yang dimaksud oleh Juan.


"Oke,, hati-hati,," ucap Jeki lagi.


"Iya, kamu juga semoga cepat sembuh,," ucap Juan lalu dengan segera keluar dari dalam ruang rawat Jeki.


Juan benar-benar hati-hati,, karena dia tidak mau kalau sampai ketahuan oleh Salsa,, atau dengan yang lainnya.


Sementara di rumah Kenan..


Friska benar-benar tidak menyangka bahwa ternyata Jeki masih hidup. Friska masih melongo tak percaya begitu mendengar ucapan Kenan. Kenan baru memberitahukan Friska mengenai Jeki di pagi hari ketika sarapan.

__ADS_1


__ADS_2