Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Aku nggak lihat apa-apa,


__ADS_3

Ketegangan terlihat jelas di wajah Salsa,, Salsa sangat berharap operasi Jeki berhasil.


"Sal,, duduk dulu woi, capek tau lihat kamu mondar-mandir seperti setrika ihhh," ucap Ela sambil melihat Salsa.


Salsa tampak tidak memperdulikan ucapan Ela.


"Sal,, dengar nggak sih?" ucap Ela lagi.


"Iya Sal,, ayo duduk dulu,, aku juga capek banget lihat kamu yang terus mondar-mandir,," ucap Friska.


"Duhhh aku nggak bisa duduk tenang nih,, gimana dong?" ucap Salsa sambil melihat Friska dan Ela secara bergantian.


"Pasti bisa asal kamu duduk dulu sini," ucap Friska lagi.


Salsa pun segera duduk.


"Berdoa semoga operasi nya lancar dan berhasil,, semoga Kak Jeki bisa melihat,," ucap Friska lagi.


"Iya aku selalu berdoa,, semenjak tau ayang ku udah dapat donor mata,, aku selalu berdoa semoga cocok sama dia dan bisa melihat lagi," ucap Salsa.


"Widihh tumben nih Salsa mau berdoa,," ejek Ela yang langsung mendapatkan jitakan dari Salsa.


"Sakit tau,," ringis Ela.


"Aduh kalian nih yah jangan berantem dong,, duduk diam,, ok," ucap Friska memisahkan kedua sahabatnya itu.


"Oh yah yang lain kemana?" ucap Ela sambil melihat ternyata mereka bertiga saja yang berada di rumah sakit.


"Yang lain akan nyusul kok,, kamu nggak lihat chat di grup?" ucap Friska.


"Nggak sempat Fris,, karena aku sebenarnya deg-degan juga tau,, tapi semoga semuanya lancar,," ucap Ela.


"Iya Aamiin,," ucap Friska.

__ADS_1


"Oh yah,, suami-suami kita kemana? kok belum kesini yah? ucap Ela lagi yang membuat Friska dan Salsa mengernyitkan dahinya.


"Emang kamu punya suami Ela? kalau Friska sih emang udah punya," ucap Salsa sambil melihat Ela yang sudah nyengir.


"Aku punya calon suami kak Juan," ucap Ela sambil menahan tawanya.


"Yehh belum nikah juga,, gimana kalau gagal?" ucap Salsa dengan santainya.


"Ishh amit-amit yah,, apaan sih kamu Sal,, jangan berbicara seperti itu dong,, takut aku,, nggak mau gagal aku ihhhh," ucap Ela yang menganggap serius ucapan Salsa.


"Nggak kok Ela,, aku hanya bercanda aja,, santai Ela,, santai,," ucap Salsa sambil nyengir.


"Ehh Fris,, suami-suami kita udah datang tuh,," ucap Ela begitu melihat kedatangan Kenan dan Juan.


Friska pun segera menoleh melihat kedatangan Kenan dan Juan.


Kenan sudah tersenyum manis kepada istrinya.


Juan hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal,, ingin seperti itu juga tapi sadar statusnya dengan Ela saat ini belum sah menjadi suami istri,, Juan pun terpaksa bersabar walaupun sudah sangat lelah dan iri melihat kemesraan Kenan dan Friska,, apalagi selama pernikahan mereka dipublikasikan ada saja tingkah bucin Kenan pada Friska.


"Kamu pulang istirahat dulu kalau gitu,," ucap Friska sambil mengelus rambut Kenan.


"Maunya ditemani istri sambil buat anak,," ucap Kenan lagi yang membuat Friska langsung nyengir melihat sahabat-sahabatnya karena malu jika Kenan terus menggodanya seperti ini.


"Sayang ihhh,, ngomong buat anak kayak gampang banget," ucap Friska.


"Kan emang gampang sayang dan juga enak,," ucap Kenan dengan santainya,, tanpa melihat wajah Friska sudah memerah karena malu.


"Emang iya Fris,, enak?" tanya Ela penasaran.


"Sayang,, jangan kepo tentang hal itu yah nggak boleh,," ucap Juan cepat.


"Makanya Juan cepat nikahi biar dia tau rasanya,, biar kamu juga tau rasanya,, kamu kelamaan banget keburu berkarat tau,," ucap Kenan sambil melihat Juan.

__ADS_1


"Ya ampun sayang sejak kapan ucapan mu nggak difilter gini ihh," ucap Friska frustasi.


"Sejak menikah dengan mu," ucap Kenan lalu mencium gemas pipi Friska yang memerah karena malu.


Sabar kan diri ini ya Allah,, batin Salsa meronta-ronta.


Penantian yang cukup lama akhirnya berakhir sudah,, Juan telah selesai melakukan operasi.


##################


Tiba waktunya perban dimata Juan akan dibuka. Salsa tampak sangat tegang menantikan hasilnya yang lain pun ikut tegang.


"Dok,, aku nggak lihat apa-apa,, dok masih gelap,," ucap Jeki.


Deg!!


Hati Salsa benar-benar tak karuan saat ini. Dokter segera memeriksa. Salsa sudah mengeluarkan air matanya karena tidak sanggup melihat kesedihan Jeki.


"Sayang kamu jangan nangis,," ucap Jeki sambil mengusap air mata Salsa begitu melihat Salsa menangis.


"Kamu yang sabar yah,, aku akan selalu ada di samping kamu sampai kapanpun,, aku nggak akan ninggalin kamu,, ada aku yang menjadi mata kamu," ucap Salsa sambil terus menangis memeluk Jeki.


Tiba-tiba tangis Salsa berhenti sambil berpikir.


"Kok kamu tau aku menangis? aku kan nggak mengeluarkan suara sama sekali tadi?" ucap Salsa dengan ekspresi wajah kebingungannya sambil melihat Jeki.


Jeki pun langsung tersenyum lalu kembali membawa Salsa ke dalam pelukannya.


"Aku sudah bisa melihat sayang,, tadi aku hanya bercanda,," ucap Jeki.


"Kamu jahat ngerjain aku,," ucap Salsa sambil memukul-mukul dada Jeki namun Jeki hanya tersenyum sambil memeluk Salsa erat karena pukulan Salsa tidak ada sakitnya sama sekali dibandingkan kebahagiaan Jeki saat ini.


....#######....,,,,...

__ADS_1


__ADS_2