
"Kamu kenapa sayang?" tanya Kenan sambil menahan tawanya dan berjalan ke dekat istrinya.
Friska langsung menghentikan langkahnya sambil menoleh ke arah Kenan dengan wajah kesalnya.
"Emmm istriku tambah cantik aja kalau lagi cemberut gini," ucap Kenan gemas.
"Ada apa sih sayang?" tanya Kenan lagi yang hanya berpura-pura tidak tau sambil menahan tawanya,, dia memang sudah berniat mau menggoda istrinya pagi-pagi.
"Kamu masih tanya lagi ada apa,, setelah yang kamu lakukan sama aku,, encok-encok nih aku," omel Friska yang malah terlihat menggemaskan dimata Kenan.
"Itu hukuman yang enak loh sayang,," ucap Kenan sambil mencubit gemas pipi Friska.
"Enak di kamu aja," ucap Friska lalu segera beranjak dari hadapan Kenan,, namun Kenan menahan tangannya.
"Kenapa sih,, aku mau ke kamar mandi nih,,, aku kesal sama kamu,," ucap Friska.
"Nggak boleh kesal-kesal pada suami apalagi suami tampan seperti aku,,," ucap Kenan sambil tersenyum.
"Aku juga mau ke kamar mandi sayang,, jadi ayo kita mandi bersama aja," ucap Kenan lalu segera menggendong tubuh Friska membuat Friska terlonjak kaget dan dengan santainya dia membuka selimut yang digunakan istrinya membuat Friska benar-benar terkejut.
__ADS_1
"Kok di buka sih,," ucap Friska sambil menahan malunya.
"Nggak usah malu,, aku sudah lihat semuanya dan hafal semuanya,, santai aja sayang,," ucap Kenan dengan santainya sambil membawa Friska masuk ke dalam kamar mandi.
"Ishh jangan bicara seperti itu," ucap Friska.
Kenan hanya tertawa begitu mendengar ucapan Friska,, dan di dalam kamar mandi Kenan lagi-lagi melakukan hal-hal yang dilakukannya semalam,, membuat Friska benar-benar tidak habis pikir dengan suaminya itu.
###########
Setelah mandi....
Kenan senyum-senyum sambil melirik istrinya yang terlihat tampak kelelahan.
Makanya jangan centil sayang,, udah punya suami juga yang tahan lama dan tampan begini,, masih aja centil,, batin Kenan sambil melihat Friska.
"Sayang pakai ini aja yah," ucap Kenan sambil mengambilkan baju untuk Friska.
Friska segera melihat pakaian yang dipilihkan Kenan.
__ADS_1
"Nggak mau,,, ini sih bakalan gerah," ucap Friska.
"Istriku ini lupa yah,, kalau di rumah ini ada mama,, lehermu terlalu indah sayang banyak karya seniku disitu,," ucap Kenan sambil menahan tawanya dan membawa Friska ke depan cermin.
"Ini gara-gara kamu tau nggak buatin aku karya seni,, sini bajunya," ucap Friska sambil mengambil baju itu dari Kenan lalu segera memakainya.
"Kan nggak asik sayang kalau nggak buat buat karya seni," ucap Kenan yang lagi-lagi langsung mendapatkan tatapan kesal Friska dan Kenan hanya tersenyum gemas saja melihat istrinya yang seperti itu.
#########
Mama Kenan tersenyum begitu melihat anak dan menantunya sedang berjalan menuju ke meja makan karena sejak tadi dia memang sudah menunggu anak dan menantunya.
Astaga Kenan Mahardika pasti istrinya dia garap banget nih semalam,, jalannya menantuku gitu amat,, batin mama Kenan sambil melihat Friska dan Kenan.
"Ma,, maaf yah aku nggak bantuin mama," ucap Friska begitu berada dekat dengan mama mertuanya.
"Nggak apa-apa sayang mama mengerti kok sama kelakuan suami kamu,,, kasian kamu di garap,," ucap mama Kenan yang langsung membuat Kenan terbatuk-batuk begitu sedang minum.
Sementara Salsa tampak begitu kesal begitu membaca pesan dari Raka.
__ADS_1