Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Tidak usah basa-basi,,,


__ADS_3

"Ada apa Tuan dengan gantungan ponsel itu?" tanya Juan yang penasaran mengapa Kenan melihat gantungan kunci itu dengan serius dan penuh tanya.


"Apa teman istriku yang pria ikut mencari sampai kesini?" tanya Kenan sambil melihat Juan yang tampak berpikir.


Juan pun menggelengkan kepalanya.


"Tidak Tuan,, setauku hanya orang-orang kita saja yang mencari kesini,," jawab Juan.


"Itu gantungan ponsel siapa Tuan?" tanya Juan yang sangat penasaran.


"Bukan punya siapa-siapa," jawab Kenan yang masih belum terlalu yakin.


Juan pun mengernyitkan dahinya begitu mendengar ucapan Kenan.


Sementara ditempat lain,, Friska dan Riki sedang bahagia,, Friska bahkan saat ini sedang mencoba gaun pengantinnya,, ada Riki yang datang bersamanya,, Riki benar-benar tidak sabar melihat Friska mencoba gaun pengantin yang rancangannya sudah disiapkan sejak dulu. Riki sangat ingin Friska mengenakan gaun pengantin itu,, gaun yang dirancangnya sendiri khusus untuk Friska.


Riki tampak deg-degan menunggu Friska menggunakan gaun itu. Hingga akhirnya Friska muncul dan Riki benar-benar ternganga dan terpesona melihat Friska yang sangat cantik.


Friska bingung melihat Riki yang hanya diam saja dengan mulut terbuka dan juga melihat dirinya dengan tatapan mata yang sulit diartikan.


"Sayang,, kamu kenapa? nggak cocok yah aku gunakan gaun ini?" tanya Friska dengan ekspresi wajah sedih.


Riki langsung tersadar dari terpana nya begitu mendengar ucapan Friska. Riki lalu segera berdiri berjalan ke dekat Friska.


"Sayang,, kamu sangat cocok sayang,, sangat pas ditubuh mu,," ucap Riki yang masih terpana dengan kecantikan Friska.


"Kalau cocok kenapa kamu hanya diam saja?" ucap Friska lagi.


"Itu karena aku benar-benar terpana,, kamu sangat cantik,, sangat sangat cantik,, padahal kamu belum menggunakan make up sama sekali tapi sudah sangat cantik seperti ini,, kamu tau gaun ini sengaja aku siapkan untuk kamu sejak dulu,, aku sendiri yang merancangnya,, aku juga membuatnya sendiri,, karena kamu wanita yang sangat aku cintai,, aku ingin kamu mendapatkan sesuatu yang spesial ketika menikahi kamu,," ucap Riki sambil membawa Friska ke dalam dekapannya.


Cinta Riki benar-benar tulus untuk Friska hanya sayangnya cinta itu cinta terlarang karena Friska sudah memiliki suami.


Friska langsung menangis begitu mendengar ucapan Riki. Riki langsung panik begitu melihat wanita yang dicintainya menangis.


"Sayang kamu kenapa? kamu sakit? kamu capek?" tanya Riki.


Friska menggelengkan kepalanya.


"Lalu kamu kenapa sayang? jangan menangis aku mohon," ucap Riki sambil menghapus air mata Friska.

__ADS_1


"Kamu begitu tulus padaku,, tapi malah aku dinikahi oleh pria jahat itu,, aku benar-benar tidak pantas untuk kamu,, aku sangat membenci pria itu,," ucap Friska sambil sesenggukan.


"Tidak sayang jangan berpikiran seperti itu,, kamu adalah wanita yang sangat pantas untukku tidak ada wanita lain lagi,," ucap Riki cepat.


"Kamu jangan pikirkan hal-hal yang bukan-bukan yah,, aku sangat mencintai kamu,, dan kita akan menikah,, kamu wanita yang sangat pantas berada di sampingku,," ucap Riki lagi.


Friska pun menganggukan kepalanya.


###############


Sementara di tempat lain...


"Dafa lagi dimana sekarang?" tanya Kenan pada Juan.


Juan lagi-lagi mengernyitkan dahinya bingung.


"Dafa teman Nona Friska?" tanya Juan.


"Iya," jawab Kenan.


"Oh dia lagi kuliah di Amerika Serikat Tuan,, dia sangat jarang di Indonesia karena dia sibuk kuliah,," jawab Juan yang tau semua mengenai sahabat-sahabat Friska dari calon istrinya tentunya.


"Kurang tau Tuan,, karena waktu itu aku sibuk mencari keberadaan Nona Friska," jawab Juan.


"Periksa CCTV di rumah sakit,, tanya juga sama teman istriku yang lain,, yang pria," ucap Kenan.


Juan pun lagi-lagi mengikuti perintah Kenan,, bahkan Kenan juga ikut meskipun telah memerintah.


Juan dengan segera menyuruh Ela menanyakan pada temannya yang lain. Ela pun hanya menurut saja.


"Tuan,, Dafa tidak ada ketika hari kecelakaan,, nanti beberapa hari setelah kecelakaan baru dia datang,," ucap Juan begitu sudah menerima chat dari calon istrinya itu.


"Tidak usah periksa CCTV,, putar balik," perintah Kenan lagi,, Juan hanya menurut saja tidak mau bertanya dulu karena melihat raut wajah Kenan yang tampak serius.


Kenan segera menelepon seseorang.


"Cari tau kemana saja perginya Dafa teman istriku mulai dari aku kecelakaan dan lagi dimana Dafa sekarang,,, aku butuh informasi itu paling lambat 1 jam,," perintah Kenan kepada anak buahnya yang dikhususkan untuk mencari informasi.


Kenan mondar-mandir menunggu,, Kenan benar-benar tidak sabar untuk mengetahuinya.

__ADS_1


Tapi tiba-tiba ponsel Juan berdering tertera nama Raka.


"Raka,," ucap Juan sambil melihat Kenan.


"Angkat dan aktifkan speaker ponselmu," ucap Kenan. Juan pun segera mengangkat panggilan telepon dari Raka.


"Ada Raka? kamu kemana saja?" ucap Juan.


"Juan gimana keadaan Kenan? apa dia belum sembuh dari depresinya? lemah sekali Presdir itu ku ambil istrinya pasti langsung gila deh," ucap Raka seperti tanpa beban dan tanpa dosa,, sementara Kenan sudah mengeluarkan tanduknya begitu mendengar ucapan Raka.


"Oh iya aku ada informasi nih,, aku sedikit menemukan keganjalan kepada salah satu teman dek cantik,, tapi aku juga belum terlalu yakin,, seandainya Kenan sudah sehat lebih bagus bertanya padanya," ucap Raka.


Kenan dengan segera berbicara.


"Apa yang ingin kamu tanyakan padaku?" tanya Kenan yang langsung membuat Raka menelan salivanya kasar.


"Kamu sudah sehat? syukurlah,," ucap Raka berusaha santai.


"Tidak usah basa-basi aku sudah mendengar apa yang kamu katakan tadi,, dan satu lagi nama istriku Friska Halwatuzahra,, bukan dek cantik," ucap Kenan yang sedang mode kesal karena cemburu.


"Ya ampun iya iya,, bibir ku ini akan aku ajar nanti,," ucap Raka.


"Oh iya kembali ke topik yang ingin aku bicarakan tadi,, hubungan istrimu dengan Dafa itu gimana sih?" tanya Raka.


Kenan langsung menjadi serius.


"Kamu tau keberadaan Dafa dimana sekarang? mereka hanya teman,," tanya Kenan.


"Nah itu dia,, selama ini aku itu mencari tau dari orang-orang terdekat istrimu karena biasanya dari orang dekat yang bisa berbuat jahat tapi aku nggak menuduh loh,, dan hanya satu yang sangat susah didapat informasi nya yaitu Dafa,, aku curiga sama dia,, dia juga saat ini sedang berada di Korea Selatan,, tapi apa yang dia lakukan disana sangat susah didapat,, dia benar-benar tertutup,, aku rasa dia bukan orang sembarangan,,," ucap Raka.


Degh!!!


"Korea? katanya Amerika? Negara itu?" Kenan sangat tau kesukaan istrinya dan itu sangat berhubungan erat dengan Negara itu,, bahkan kamarnya harus dipenuhi dengan foto pria lain tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena istrinya sangat menyukai pria-pria itu.


Hingga tiba-tiba ponsel Kenan berdering,, dan itu telepon dari orang suruhannya,, Kenan segera mengangkat panggilan telepon dari orang suruhannya,, dan informasi yang diberikan sama dengan yang diberikan Raka.


"Ke Korea sekarang!!," ucap Kenan.


"Kenan ikut,,, aku akan ke sana juga," ucap Raka lalu segera menutup panggilan telepon.

__ADS_1


#########,,,,,,,##########


__ADS_2