
Seperti hari ini,, Raka berada di rumah sakit begitu tau Salsa akan pulang ke rumahnya. Walaupun sahabat-sahabat Salsa yang lain ada juga di rumah sakit itu,, namun Raka lah yang duluan datang menemui Salsa.
Hal itu membuat Friska semakin kepikiran akan hubungan Salsa dan Jeki nantinya,,, Friska benar-benar tidak bisa membayangkan jika nantinya terjadi cinta segitiga diantara Jeki,, Salsa dan juga Raka.
Kelakuan Raka pun tidak luput dari pandangan mata Juan dan juga Kenan.
Selain Friska tentu saja ada Kenan dan Juan yang sangat khawatir dengan kisah percintaan Jeki dan Salsa.
Juan benar-benar kesal pada Raka namun Juan juga tidak bisa menyalahkan sepenuhnya Raka karena diposisi ini Raka tidak tau apa-apa mengenai kebenarannya.
"Sepertinya kak Raka sangat perhatian yah pada Salsa,," ucap Ela yang kini sangat mendukung jika Raka dan Salsa bisa dekat nantinya melebihi sekarang.
"Biasa aja kok," ucap Raka sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Sal,, kok diam?" tanya Ela sambil melihat Salsa.
"Nggak apa-apa kok," ucap Salsa.
__ADS_1
"Kalian kok jadi canggung gitu?" goda Ela lagi sambil melihat Salsa dan Raka secara bergantian.
"Emmm abis kamu tau sendiri kan gimana aku dengan dia dulu,, tapi sekarang aku hanya sedikit heran saja karena dia tumben aja gitu baik sama aku,, nggak marah-marah," ucap Salsa lagi sambil melihat Ela dan Raka secara bergantian.
"Hmm sudah aku katakan aku itu sebenarnya baik kali,, hanya kamu aja ngeselin,, dan pertemuan awal kita juga nggak bagus makanya seperti itu,, tapi mulai sekarang aku nggak akan setega dulu sama kamu,, lagian kamu sekarang mau membantu aku untuk menghadapi nenek ku,, aku sudah sangat bersyukur," ucap Raka lagi sambil mengingat neneknya yang sangat menyukai Salsa,, bahkan ketika Salsa sedang di rumah sakit nenek Raka selalu menanyakan Salsa membuat Raka pusing karena harus mencari alasan.
"Hmmm Raka nggak baik," ucap Juan yang langsung membuat semua mata tertuju padanya.
"Apa sih bercanda kok," ucap Juan lagi sambil nyengir.
Ele geleng-geleng kepala sambil melihat Juan.
"Iya nih,, bisa kan Sal?" ucap Farel sambil melihat Salsa.
Dengan segera Salsa menganggukkan kepalanya dengan semangat.
"Iya,, kalian ke rumah ku,, aku juga kangen banget sama kalian," ucap Salsa sambil tersenyum bahagia.
__ADS_1
"Kamu ikut kan Fris?" tanya Salsa sambil melihat Friska..
"Iya ikut," ucap Friska.
Salsa dan yang lainnya pun tersenyum bahagia.
"Aku boleh ikut kan?" tanya Raka.
"Nggak boleh dong,," ucap Friska cepat.
"Yah kok dek cantik tega sih," ucap Raka sambil memasang ekspresi wajah sedihnya.
Terdengar suara batuk yang membuat Raka langsung nyengir melihat Kenan.
"Ini tuh khusus kita aja kak,, jadi mohon pengertiannya yah,, lagian bukannya kak Raka harus pergi kerja yah?" ucap Friska lagi..
"Udah Raka nggak usah ikut-ikut kamu,, pergi aja kerja," ucap Kenan.
__ADS_1
Raka pun hanya angguk-angguk kepala saja.
Sementara di tempat lain ada Adelia yang tengah menyusun rencana untuk bisa bekerja di perusahaan Kenan,, dia telah mempersiapkan penyamarannya. Dan juga Adelia berusaha untuk mencari tau mengenai hubungan Kenan dengan wanita,, Adelia akan mengurus wanita itu apabila dia mengetahui Kenan memiliki hubungan dengan seorang wanita.