
Bukan hanya Kenan yang terkejut,,, semua orang yang berada di dalam ruangan itu juga ikut terkejut,, karena wajah Adelia yang tidak asing di mata mereka.
Ngapain Adelia kesini? mau cari masalah apa lagi nih Adelia,, nggak tobat banget dia habis masuk penjara,, batin Juan penuh tanda tanya sambil melihat Adelia dengan tatapan mata penuh kekesalan.
"Emmm kalian kaget yah lihat aku tiba-tiba kesini?" ucap Adelia sambil tersenyum semanis mungkin.
Adelia berusaha terlihat sebaik dan seramah mungkin di hadapan Kenan dan yang lainnya.
"Kamu ngapain kesini?" tanya Friska sambil melihat Adelia dengan tatapan penuh tanya dan juga kesal.
Adelia pun berjalan ke dekat Friska sambil tersenyum manis.
"Emm aku sedang mencari kalian,, aku ingin meminta maaf pada kalian atas kesalahan yang aku lakukan dulu sebelum masuk penjara,, terutama aku ingin meminta maaf pada kamu dan juga Kenan," ucap Adelia sambil tersenyum manis pada Friska.
Kenan mengernyitkan dahinya begitu mendengar ucapan Adelia.
Hmm apa lagi yang direncanakan wanita ini? oh jangan-jangan kamu mau mencoba mengganggu suamiku yah? hmmm awas saja kalau kamu masih berani mengganggu suamiku,, batin Friska sambil melihat Adelia yang sedang tersenyum padanya.
__ADS_1
"Oh sekarang tante sudah sadar?" ucap Ela yang tentu masih mengingat Adelia.
Adelia yang mendengar dirinya dipanggil tante sebenarnya sangat kesal namun dia mencoba untuk menahan diri agar tidak marah.
Adelia pun mengganggukan kepalanya.
"Iya aku sadar sekarang bahwa apa yang aku lakukan selama ini itu benar-benar salah,,, makanya aku benar-benar minta maaf,," ucap Adelia sambil tersenyum melihat Kenan.
Adelia berusaha terlihat seperti dulu ketika dia masih berpacaran dengan Kenan,, namun Kenan sangat tidak perduli pada apa yang sedang dilakukan Adelia sekarang.
"Oh baguslah," ucap Friska.
"Iya dong dimaafkan,, massa nggak dimaafkan kan nggak mungkin,, Allah saja maha memaafkan massa kami nggak," ucap Friska lagi.
"Syukurlah," ucap Adelia.
"Udah kan?" tanya Friska sambil melihat Adelia.
__ADS_1
Adelia tampak kebingungan begitu mendengar pertanyaan Friska.
"Udah?" ucap Adelia lagi.
"Iya kamu sudah minta maaf dan kami sudah memaafkan,, jadi lebih baik kamu pulang saja nggak usah lama-lama berada disini,, karena kamu hanya orang luar," ucap Friska sambil melihat Adelia.
"Apa aku nggak boleh lama-lama berada disini? aku ingin berbicara juga sama Kenan," ucap Adelia lagi sambil memasang ekspresi wajah sedihnya.
"Hah ingin berbicara pada om ku? bicarakan saja sekarang lalu pergi dari sini," ucap Friska lagi yang sudah mulai kesal pada Adelia.
Friska sangat tidak percaya dengan perubahan Adelia. Friska sangat yakin bahwa Adelia pasti memiliki rencana.
"Aku sebenarnya ingin bicara berdua dengannya," ucap Adelia yang membuat Kenan langsung melihat ke arah Friska.
Hmm Adelia ini,, buat masalah saja,, awas saja Adelia kalau istriku marah padaku, batin Kenan.
"Ngapain kamu mau berbicara berdua dengan dia? kamu mau merayu dia lagi karena dia adalah mantan kamu? percuma saja dia nggak akan pernah tergoda pada kamu,, jadi lebih baik kamu pulang saja,, nggak usah pura-pura baik disini percuma saja nggak akan ada yang percaya kalau kamu menyesal dengan apa yang kamu lakukan selama ini," ucap Friska yang benar-benar sangat kesal.
__ADS_1
Kenan tampak tersenyum bangga begitu melihat istrinya yang sedang cemburu.