Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Harus tetap stay cool...


__ADS_3

Cika benar-benar sakit hati melihat Friska dan Kenan yang sedang bercumbu mesra di depan matanya. Bahkan Kenan terlihat lebih aktif dibandingkan Friska itu menandakan bahwa Kenan sangat menyukai hal itu.


"STOP!!!" teriak Cika tak kuat melihat kemesraan Kenan dan Friska.


Friska sudah ingin menghentikan namun Kenan seperti tidak mendengar teriakan Cika,, justru sekarang selain bibir tangan Kenan juga sudah kemana-mana.


"Sayang udah ihhh,, nanti aja di kamar kalau mau lebih,, tadinya kan cuma mau memperlihatkan hal yang lebih dari foto pada Tante itu,, kamu kok keterusan sih,," ucap Friska sambil melepaskan tangan Kenan yang sudah kemana-mana dengan memegang kedua benda kenyal Friska yang sangat disukainya itu.


Sahabat-sahabat Friska lagi-lagi melongo melihat seorang Kenan sangat agresif kepada Friska,, mereka benar-benar tidak menyangka bahwa Friska bisa membuat Kenan seperti itu pada dirinya.


Kenan langsung menggaruk tengkuknya sambil nyengir melihat Friska.


"Maaf istriku tadinya ku pikir hanya kita berdua saja disini,, lupa kalau banyak orang,, di rumah kita lanjutkan yah,," ucap Kenan dengan santainya sambil mencolek dagu Friska.


Yang lain benar-benar melongo begitu mendengar ucapan genit Kenan pada istrinya termasuk Friska ikut melongo melihat suaminya yang makin hari otaknya makin mesum.


Cika semakin marah begitu mendengar ucapan Kenan yang lagi-lagi menyakiti hatinya.

__ADS_1


"Kenan,, kamu benar-benar tega berciuman seperti itu dihadapan aku,," teriak Cika seperti orang gila.


"Hah tega?" ucap Kenan tak mengerti dengan maksud Cika.


"Aku berciuman dengan istriku tega? dia istriku,, semua yang ada pada dirinya milikku,, dan juga hak aku mau melakukan apapun dengan dia,, yang tega itu kalau aku berciuman dengan wanita lain di hadapan istriku,, itu baru namanya tega,, dasar aneh,," ucap Kenan santai.


"Sayang,, ayo pulang yuk,, lanjutkan yang tadi,," rengek Kenan pada Friska.


Friska benar-benar geleng-geleng kepala begitu mendengar ucapan mesum Kenan di hadapan orang lain. Friska seketika menyesali telah memancing jiwa mesum suaminya dengan mengajaknya berciuman tadi.


Sahabat-sahabat Friska lagi-lagi terperangah melihat sifat Kenan yang sangat berbeda di hadapan orang lain dan di hadapan istrinya,, di luar Kenan sangat menakutkan tapi di hadapan Friska,, Kenan penuh kelembutan dan juga manja sangat berbeda 180 derajat. Pantas saja Friska tidak ada takutnya pada Kenan.


"Kenan hubungan kita selama ini kamu anggap apa? kenapa kamu tega seperti ini,," ucap Cika sambil melihat Kenan dengan tatapan penuh luka,, dan melihat Friska dengan tatapan penuh kebencian.


"Teman," jawab Kenan tetapi otak Kenan benar-benar ingin segera membawa Friska pulang ke rumah dan melanjutkan kegiatan yang barusan mereka lakukan.


"Nah tante sudah dengar sendiri kan? ngapain masih mengejar suamiku,, tante nggak malu? dan mau menghancurkan hubungan ku dengan bermodalkan foto itu? aku bahkan nggak memikirkan foto-foto tadi, nggak ada yang berlebihan di foto itu,, teman kan memang seperti itu,," ucap Friska dengan tatapan mengejek pada Cika.

__ADS_1


Kenan pun merangkul posesif pinggang Friska.


"Pulang saja Cika dan cari kebahagiaan kamu,, ngapain masih mengharapkan suami orang,, aku hanya mencintai istriku,, dan kami sekarang lagi fokus buat anak,, bukan memikirkan hal yang tidak penting,, ayo istriku kita pulang buat anak,, karena semuanya sudah tau kita telah menikah jadi harus lebih rajin lagi buat anaknya biar cepat jadi,," ucap Kenan sambil masih merangkul pinggang istrinya posesif lalu segera pamit pada yang lainnya.


Jangan tanyakan hati Cika saat ini rasanya seperti apa,, hatinya benar-benar hancur.


Sedangkan sahabat-sahabat Friska masih melongo melihat betapa bar-bar nya Kenan.


Friska dan Kenan menghentikan langkah kaki mereka begitu di depan pintu bertemu dokter yang merawat Jeki.


"Tuan Kenan maaf mengganggu waktu tuan dan istri,, saya ingin memberitahukan hal yang penting,, tadinya mau memberitahukan lewat asisten Tuan tapi saya mendengar Tuan Kenan ada disini menjenguk Pak Jeki,, jadi saya memutuskan untuk memberitahukan langsung pada Tuan Kenan,," ucap dokter itu sambil melihat Friska lalu kembali melihat Kenan takut jika Kenan akan marah karena istrinya dipandangi. Dan sebenarnya jika dokter itu tidak cepat mengalihkan pandangan matanya memang itulah yang akan terjadi.


Istri tuan Kenan benar-benar sangat cantik dan juga masih sangat muda,, jika dia berjalan sendiri pasti banyak pria yang akan mendekatinya,, ingin melihatnya lama-lama tapi pria di sampingnya seperti ingin memakan orang,, aku masih menyayangi hidup ku,, aku belum menikah,, batin dokter itu.


"Apa itu?" tanya Kenan tidak melepaskan rangkulan tangannya pada pinggang Friska.


"Pak Jeki sudah mendapatkan donor mata,," ucap dokter itu yang seketika membuat Friska sangat bahagia,, Friska langsung memeluk Kenan karena sangat bahagia.

__ADS_1


Kenan pun tersenyum sambil mengelus lembut rambut istrinya itu yang saat ini sangat bahagia,, sebenarnya Kenan juga sangat bahagia tapi dia harus tetap stay cool di hadapan dokter itu.


,,,,,,,,,##########,,,,,,


__ADS_2