
"Kamu yakin nggak tahu alasan di balik wajahku yang di tekuk gini?" tanya Friska gemas pada suaminya itu.
Kenan pun langsung nyengir begitu mendapat pertanyaan dari istrinya itu.
"Tuh nyengir kentara banget kalau kamu tahu alasannya," ucap Friska.
"Sayang itu yang terbaik untuk kamu jadi jangan cemberut-cemberut gitu yah," rayu Kenan.
Dan juga yang terbaik untuk aku sayang supaya aku lebih tenang disini kerjanya, nggak mikirin si Raka itu yang bakalan mengambil kesempatan selama aku disini, nanti kalau kamu jatuh hati sama dia bisa jadi duda aku, mana Raka juga baik banget lagi pastilah sesuai tipe kamu, pokoknya nggak boleh mereka dekat-dekat batin Kenan yang sudah berpikir sangat jauh.
"Yang terbaik gimana sih sayang, pokoknya aku nggak mau, yang kamu perintahkan itu banyak banget sayang, iiishh aku juga artis bukan, pakai pengawal banyak banget," protes Friska masih dengan cemberutnya.
"Hei jangan lupakan kamu itu istri dari Kenan Mahardika pengusaha terkenal melebihi artis tahu sayang, coba tanya semut pasti dia tahu siapa Kenan Mahardika, jadi kamu itu harus di jaga baik-baik istriku," ucap Kenan dengan kepedeannya itu yang membuat Friska langsung tertawa.
Gila ini suami kepedean banget sih, iya kali aku mau tanya semut batin Friska.
Kenan senang melihat Friska yang sudah tertawa lagi.
"Tapi aku nggak di tahu sayang kalau aku ini istrimu jadi nggak usah pakai pengawal banyak banget gitu, nanti malah menimbulkan kecurigaan dan malah ketahuan," ucap Friska ketika sudah menghentikan tawanya.
Aku lebih baik begitu karena nanti aku akan mengumumkan juga siapa kamu sayang, daripada si Raka itu yang baru keluar dari goa hantu mengambil kesempatan dalam kesempitan sama kamu, aku nggak akan pernah bisa terima semua itu batin Kenan.
"Tenang saja sayang apa yang kamu takutkan nggak akan pernah kejadian sebelum aku yang mengungkapnya sendiri, jadi kamu nggak usah mikirin itu, masalah seperti itu biar suami kamu yang urus," ucap Kenan.
"Yahh tapi sayang aku mera...," ucap Friska menggantung karena Kenan sudah memotong pembicaraannya.
"Jangan membantah sayang, semua ini untuk kebaikan kamu, nurut sama suami, gini-gini aku suami kamu loh," ucap Kenan yang memakai senjata ampuhnya lagi supaya istrinya menuruti kemauannya.
Dan senjata ampuhnya berhasil Friska langsung menurut.
"Iya suamiku," ucap Friska yang terlihat imut dimata Kenan.
Dia ini semakin imut saja batin Kenan.
"Gitu dong istriku," ucap Kenan dengan penuh kemenangan.
"Kamu lagi ngapain sayang?" tanya Kenan.
"Lagi pengen makan orang nih," jawab Friska asal.
Kenan pun menelan salivanya kasar.
__ADS_1
"Sayang apa kita kekurangan makanan biar aku menyuruh bawahanku untuk membawakan kamu makanan yah, kamu harus makan yang sehat-sehat, jangan makan orang," ucap Kenan.
"Ihhh bercanda," rengek Friska.
"Iya tahu sayang, aku peka kok orangnya," ucap Kenan.
"Istriku jangan ngambek dong," rayu Kenan.
"Nggak tuh, aku nggak ngambek," sangkal Friska.
Cuma marah doang batin Friska.
"Bohong tuh buktinya masih cemberut ajah, kalau kamu marah aku nggak konsentrasi disini kerjanya, terus lama pulang, kamu nggak rindu sama aku emang, aku ajah rindu banget ini," ucap Kenan.
"Iissh jangan lama-lama pulangnya, aku rindu sayang," ucap manja Friska.
Disaat begini aku ingin sekali ada doraemon disini biar bisa pinjam pintu kemana saja yang dia punya batin Kenan.
"Sayang selesai ujian kamu kesini yah, kan pasti kalian nggak belajar lagi kan tinggal tunggu pengumuman ajah," ucap Kenan.
"Nggak mau ahh, kamu nggak konsentrasi kerja pasti sayang, waktu itu aku datang kamu nggak kerja-kerja, aku nunggu kamu disini ajah sayang," ucap Friska.
"Nggak, kamu kerja ajah dulu yank," ucap Friska.
"Tapi kalau balik langsung di kasih jatah yah sayang," ucap Kenan yang membuat pipi Friska langsung merona.
"Sayang kok diam sih, jangan bilang aku harus menahan semuanya lagi, menunggu kamu siap, nggak kuat sayang," ucap Kenan ngenes.
"Iish abis kamu ngomongnya yang gituan aku malu," ucap Friska.
"Sama suami sendiri juga sayang, ayo jawab dulu," ucap Kenan.
"Heem," ucap Friska.
"Apa sayang, hemm apa?" tanya Kenan dengan semangatnya.
"Iya aku mau, issh udah nggak usah bahas itu lagi," ucap Friska sambil menahan malunya.
Kenan benar-benar sangat bahagia mendengar jawaban istrinya itu.
"Beneran sayang?" tanya Kenan sekali lagi untuk memastikan semuanya.
__ADS_1
"Iya beneran aku kan istrimu jadi bukannya emang harus memberikan hak kamu, atau kamu berubah pikiran dan nggak mau?" tanya Friska.
"Ehh..ehh nggak sayang aku mau banget ya ampun," jawab Kenan cepat.
"Iissh udah bahas yang itu," ucap Friska.
"Iya, yang penting sudah dapat lampu hijau, walaupun sebenarnya aku akan tetap melakukannya juga hanya kalau sudah dapat jawaban iya dari kamu kayak beda ajah gitu" ucap Kenan.
Friska pun hanya tersenyum begitu mendengar ucapan Kenan.
########
Siang harinya rumah Ela.
Ela hanya bersantai-santai saja karena hari ini hari libur, lagi bersantai-santai tiba-tiba ponsel Ela berdering, dia pun segera melihat siapa yang meneleponnya dan langsung mengembangkan senyumnya begitu melihat siapa yang meneleponnya, dengan segera Ela mengangkat panggilan telfon dari orang itu.
"Halo tante Syeilaku yang cantik kayak bidadari yang baru turun dari kayangan, tante lagi dimana sekarang?" cerocos Ela langsung begitu mengangkat panggilan telfon dari Syeila.
Keponakan kesayanganku ini memang tidak pernah berubah, itulah aku sangat memanjakan dia dan sangat sayang sama dia batin Syeila sambil tersenyum.
"Aku lagi menuju rumah kamu sayang, kamu lagi di rumahkan?" tanya Syeila.
"Iya aku lagi di rumah kok, tante udah balik berarti?" tanya Ela dengan semangatnya.
"Iya sayang," jawab Syeila.
"Ada oleh-oleh dong?" tanya Ela lebih semangat lagi.
"Iya ada, ini dari tante dan dari orang yang tante suka juga, dia membelikan juga untuk kamu" ucap Syeila.
"Cie tante udah punya pacar dari sekian lama menjomblo, baik yah pacar tante mau beliin aku juga," goda Ela.
"Dia belum jadi pacar tante, dia teman tante sekarang tapi aku sangat menyukai dia dan lagi berusaha untuk mendapatkan hati dia, dia baik orangnya dan juga perhatian sama tante," ucap Syeila.
"Wahh kalau perhatian sudah pasti dia juga suka tuh sama tante hanya belum mengungkapkan saja, kok dia bisa beliin aku juga, berarti dia bukan orang Indonesia dong tante?" tanya Syeila.
"Dia orang Indonesia sayang hanya dia lagi ada kerjaan jadi tante ketemu deh secara nggak sengaja," jawab Syeila.
"Wahh itu sih tandanya jodoh tante, aku jadi penasaran dengan orang yang bisa mendapatkan hati tanteku ini," ucap Ela.
"Bentar aku kasih lihat foto aku bareng dia, karena aku jalan-jalan dengan dia dan juga foto-foto bareng dia," ucap Syeila dengan bahagianya.
__ADS_1