Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Live streaming...


__ADS_3

Syeila benar-benar bahagia begitu mendengar pertanyaan Juan. Dia tidak pernah membayangkan sebelumnya akan menjadi partner Juan untuk ke pesta pertunangan. Itu berarti Juan semakin yakin padanya,, tinggal menunggu Juan mengungkapkan perasaannya saja pada dirinya.


"Iya mau kok Juan,," jawab Syeila sambil menahan perasaan bahagianya.


"Kenapa kamu mengajak aku?" tanya Syeila.


"Karena hanya kamu yang pantas aku ajak,,, bentar aku jemput kamu yah,, jam setengah delapan malam dan dandan yang cantik yah,, karena akan ada media yang meliput,," ucap Juan lagi.


"Oke,, itu sudah pasti aku akan dandan yang cantik karena aku nggak mau buat kamu malu,,," ucap Syeila.


Ini berarti aku akan di lihat banyak orang,, dan pasti orang akan berpikiran aku adalah pacar Juan,, secara Juan tidak pernah bersama dengan wanita kalau di liput media seperti ini,, tapi sekarang dia mengajak aku,, batin Syeila yang sangat bahagia.


"Ya udah aku tutup dulu telfonnya,,," ucap Juan lagi.


"Iya Juan," ucap Syeila.


Begitu mendengar ucapan Syeila,, Juan pun segera menutup panggilan telfonnya dengan Syeila lalu kembali fokus pada kerjaannya.


Sementara di rumah Ela.


"Gimana enak nggak ketahuan?" ledek Salsa pada Ela.


"Nggak enak,, hahaha,," ucap Ela.


"Ternyata kak Jeki sepupu kak Juan,, aku benar-benar nggak nyangka sih,, pantas saja mereka sedikit mirip yah,, ternyata mereka ada hubungan keluarga," ucap Ela lagi.


"Iya yah,, pantas saja kak Juan juga tau mengenai janjian makan malam kalian," ucap Salsa lagi.


"Iya sih,, padahal nggak maksud juga mau begitu,, baru rencana mau izin ehh udah ketahuan duluan,,, nggak nyangka banget,," ucap Ela lagi.


"Oh iya kata kak Juan,, Friska mau nelfon,, jadi loe nggak usah balik dulu,," ucap Ela.


"Eittss kan gampang tinggal sambung tiga aja repot banget,," ucap Salsa lagi.


"Nggak asik,, loe disini aja dulu,, tunggu Friska nelfon,, sepertinya ini penting," ucap Ela.


"Ngapain nunggu Ela kalau loe bisa telfon dia duluan,," ucap Salsa gemas.


"Oh iya juga yah,, kenapa yah kalau gue berdua dengan loe pasti gue langsung jadi o'on," ucap Ela sambil nyengir.


"Hemmm sembarangan aja loe kalau ngomong,, yang ada yah gue yang langsung jadi o'on karena loe,," ucap Salsa.


"Buruan telfon Friska,, tuh anak udah balik tapi dia nggak ngabarin kita,, tega banget tuh dia,, apa dia nggak kangen sama sahabat-sahabatnya ini,," ucap Salsa lagi.


"Iya loe benar banget dia benar-benar tega,,," ucap Ela lalu segera menelepon Friska.


"Ehh panjang umur nih anak,, baru juga gue mau telfon," gumam Friska begitu melihat Ela telah menelepon dirinya duluan.


Friska segera mengangkat panggilan telfon dari Ela.


"Halo Ela ku sayang," ucap Friska begitu mengangkat panggilan telfon dari Ela.


Ela langsung mencebikkan bibirnya begitu mendengar ucapan Friska.

__ADS_1


"Hemm kalau loe bicara seperti itu sudah pasti loe sadar dengan kesalahan loe,," ucap Ela sambil mengaktifkan speaker ponselnya agar Salsa juga mendengar pembicaraan mereka.


"Hehehe iya dong,, gue kangen nih sama loe," ucap Friska lagi.


"Heemm,,, loe kemana aja sih Fris? loe sibuk melulu deh perasaan,," ucap Ela.


"Iya benar banget tuh kata Ela,, loe sibuk melulu Fris,, nggak ada waktu sama kita lagi," ucap Salsa juga.


Iya gue sibuk melayani suami,, huff tapi gue nggak bisa bilang,, batin Friska.


"Gue ada urusan dikit bareng om Kenan,, kan gue udah bilang waktu itu,, tapi sekarang gue udah nggak sibuk lagi kok,," ucap Friska.


"Loe ada urusan apaan sih,, kepo gue," ucap Salsa.


"Iya Fris,, sama gue juga kepo loe ada urusan apaan sih dengan pak Kenan?" tanya Ela juga.


"Rahasia lah loe berdua nggak usah kepo,, karena kepo itu nggak baik,, tapi kalau loe masih tetap kepo juga tanya aja langsung sama om gue,, karena gue nggak boleh bilang tentang urusan gue,," ucap Friska.


"Yee yang benar aja kita di suruh tanya sama pak Kenan,, takutlah kita,, lebih baik kita nggak kepo lagi deh daripada harus tanya sama om loe Fris,," ucap Ela.


Friska pun langsung melihat pada suaminya yang sedang fokus dengan laptopnya.


Hemm apa sih yang mereka takutkan sama suami aku ini,, dia ini nggak ada menakutkan sedikit pun kok,, tapi mereka selalu saja takut,, mereka nggak tau aja manjanya nih suami,, batin Friska.


"Bagus deh,, nggak usah kepo aja,," ucap Friska lagi.


"Oh iya ternyata ada yang udah jadian yah, nggak bilang-bilang,," ucap Friska lagi sengaja menyinggung Ela.


Ela dan Salsa langsung terkejut begitu mendengar ucapan Friska. Mereka tidak menyangka saja kalau Friska akan tau mengenai hubungan Ela dan Juan.


"Dari om Juan dong,, cie Ela,, pajak jadian dong,," ucap Friska lagi.


Astaga kak Juan bibirnya emang cerewet banget dehh bisa-bisanya Friska udah tau aja padahal rencana kan gue yang mau beritahu Friska langsung,, heran gue sama pacarku itu,, batin Ela.


"Astaga Fris,, loe kan udah punya banyak uang dari pak Kenan,, ngapain lagi mau pajak jadian,, nggak usah lah,, lagi kantong kering gue,, begitu pun dengan kak Juan," ucap Ela cepat.


"Kata siapa,, om Juan punya banyak duit kali,," ucap Friska.


"Hemm tapi yah bisa-bisanya gue tau dari om Juan,,, harusnya kan gue tau nya dari loe, gitu yah sekarang loe sama gue,, cukup tau aja gue," ucap Friska lagi sambil menahan tawanya.


"Yah abisnya loe sibuk terus Friska,, gimana coba gue mau bilang,, sebenarnya gue juga udah berniat mau beritahu loe kok,, ehh tapi ternyata loe tau duluan," ucap Ela lagi.


"Iya deh percaya gue,, tapi ngomong-ngomong loe apain tuh om Juan sehingga loe bisa jadian dengan dia,, nggak pakai cara kotor kan loe buat bersama dengan om Juan?" ucap Friska lagi.


"Astaga yah nggak lah Fris,, iya kali gue mau pakai cara kotor,, kak Juan udah suka kali sama gue sejak dulu,," ucap Ela dengan bangganya.


"Iya tau gue tapi karena tante loe,, jadi begitu dehh hubungan loe dengan om Juan waktu itu,," ucap Friska lagi.


"Nah itu loe tau terus ngapain nuduh gue yang nggak-nggak lagi,, gini-gini gue itu tipe kak Juan kali,," ucap Ela lagi.


"Bercanda doang gue,, cie yang tipe nya om Juan,, sepertinya om Juan katarak deh matanya bisa suka sama loe," ledek Friska sengaja yang langsung membuat Salsa tertawa dan Friska pun ikut tertawa.


Kenan hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum begitu mendengar ucapan istrinya.

__ADS_1


"Iya benar banget Fris,, akhirnya ada juga yang sepemikiran dengan gue," ucap Salsa.


"Tega banget loe berdua,, kak Juan tuh matanya sehat makanya dia suka sama gue," ucap Ela.


"Iyain aja deh,, supaya loe bahagia,," ucap Friska lagi.


"Tapi Fris,, loe perlu tau ini,, kita berdua bakalan di lambung dengan Ela,, dia duluan yang bakalan nikah ninggalin kita berdua yang jomblo begini,, loe udah tau belum selesai pengumuman dia udah mau di lamar dengan kak Juan?" ucap Salsa.


Gimana yah jika mereka tau kalau gue duluan yang nikah,, malahan udah rasain begituan,, heboh pasti nih anak berdua,, batin Friska sambil tertawa di dalam hatinya.


"Wahh Ela tungguin kita berdua dong,, setidaknya tungguin Salsa aja,, kalau gue nggak apa-apa kok,, gue sabar aja,,, tapi Salsa tuh bakalan ngenes banget pasti kalau loe tinggal nikah," ucap Friska.


"Yah mau gimana lagi kalau kak Juan maunya begitu,, gue mah nurut aja,," ucap Ela.


"Emang udah siap loe di unboxing?" tanya Friska yang langsung membuat Kenan lagi-lagi menggelengkan kepalanya sambil tersenyum,, Kenan sudah tau kemana arah pembicaraan istrinya itu.


"Unboxing? maksudnya?" tanya Ela tidak mengerti.


"Itu loh malam pertama,, udah siap loe? kata orang-orang sih sakit,, udah siap loe rasain sakit?" tanya Friska lagi yang sudah merasakan duluan.


Sakit sih tapi enak juga,, hahaha,, batin Friska sambil tertawa di dalam hatinya.


Lagi-lagi Kenan hanya tersenyum begitu mendengar ucapan istrinya.


"Belum siap gue mahh," ucap Ela.


"Yee kalau loe udah nikah yah Ela,,, berarti loe harus siap dong,, live streaming yah nanti,," ucap Salsa asal yang langsung mendapatkan jitakan dari Ela.


Sedangkan Friska langsung tertawa begitu mendengar ucapan Salsa. Di saat yang bersamaan Juan masuk ke dalam ruangan Kenan dengan mengetuk pintu terlebih dahulu tapi Friska tidak menyadari kedatangan Juan karena dia sibuk tertawa dan bicara dengan Ela dan Salsa.


Salsa ada-ada aja,, iya kali mau live streaming,, batin Friska.


"Ela sakit tau,," ringis Salsa.


"Yah abis loe kalau ngomong sembarangan aja,, masa iya sih mau live streaming,," sewot Ela.


"Kan bercanda Ela,, jangan di bawa serius kenapa,," ucap Salsa sambil nyengir.


"Bercanda loe Sal,, bikin gue ngakak tau nggak," ucap Friska.


Juan yakin Friska pasti sedang bicara dengan pacarnya dan juga Salsa. Juan juga melihat Kenan yang tenang-tenang saja padahal Friska sejak tadi ribut.


Kalau Nona Friska mau apapun bisa,, padahal tuan Kenan kan nggak suka kalau lagi kerja terus ada yang ribut tapi ini dia santai aja,, batin Juan.


"Jadi gimana udah siap belum Ela?" tanya Friska lagi.


Hemm siap apaan tuh maksud Nona Friska,, batin Juan dengan jiwa kepo nya yang meronta-ronta.


"Apaan sih,,, nggak usah bahas yang begituan dong,, bahas yang lain aja,, geli gue bahas yang begituan,," ucap Ela sambil bergidik ngeri.


"Sok banget sih Ela,, kan loe centil,,, kebayang nggak kalau malam pengantinnya Ela,, bisa-bisa dia yang ngejar-ngejar om Juan,, terus om Juan lari karena takut sama Ela,," ucap Friska lalu tertawa dan Salsa pun ikut tertawa begitu membayangkan hal itu.


Astaga pikiran istri Presdir ini sudah sangat jauh ke depan,, emang beda kalau yang sudah ada pengalaman,, batin Juan yang jadi malu sendiri begitu mendengar ucapan Friska,, dia benar-benar belum membayangkan akan seperti apa malam pengantinnya nanti dengan Ela apabila dia sudah menikahi Ela.

__ADS_1


Kenan benar-benar menahan tawanya sambil menggelengkan kepalanya begitu mendengar ucapan asal istrinya itu. Sedangkan Friska belum menyadari sama sekali kalau Juan berada di dalam ruangan Kenan. Dia masih asik mengejek Ela.


__ADS_2