
Salsa langsung tertawa terbahak-bahak begitu mendengar ucapan Raka membuat Raka mengernyitkan keningnya bingung.
"Kenapa kamu tertawa bocah? apa yang lucu? aku sedang tidak melawak sekarang," ucap Raka sambil melihat Salsa dengan tatapan kesal.
"Yah abis massa kamu bilang lagi jomblo,, pasti kamu bohong kan,, kamu mau modus sama aku kan,, aku nggak suka sama kamu, nggak usah modus sama aku,," ucap Salsa.
"Astaga aku lebih tidak suka kali sama kamu,, aku juga lagi nggak modus sama kamu,, aku memang jomblo belum menikah,, pacar saja tak punya gimana mau menikah," ucap Raka.
"Nih lihat ini biar jelas semuanya," ucap Raka sambil memperlihatkan KTP nya pada Salsa yang membuat Salsa langsung menghentikan tawanya dan langsung melongo tak percaya,, begitu lihat KTP Raka yang memang dia belum menikah.
"Wah selama ini kamu bohongin aku dong?" ucap Salsa sambil melihat Raka.
"Emang,, jadi kamu harus jadi pacar pura-pura aku,, karena ini sangat penting,, aku nggak mau membuat seorang wanita berharap sama aku,," ucap Raka lagi.
"Isshhh malas banget,, pekerjaan lain saja," ucap Salsa yang tidak mau terlibat dalam kebohongan Raka,, karena dia tidak mau menyakiti hati seorang wanita.
"Heh kamu ini sudah jadi pembantu aku,,, masih lagi pilih-pilih pekerjaan,, ya udah kalau kamu maunya pekerjaan lain,, kamu mengepel di kantor ini dari lantai satu sampai di ruangan aku ini,, harus bersih dan jangan harap akan ada yang membantu kamu,, karena aku akan meliburkan mereka demi membantu keberlangsungan kerja kamu," ucap Raka sambil menahan tawanya karena melihat ekspresi wajah Salsa yang langsung berubah seketika.
Salsa tampak menelan salivanya kasar begitu mendengar ucapan Raka yang sangat tidak masuk akal menurutnya,, karena lantai di kantor Raka ini sangat banyak di tambah lagi dia bekerja sendiri,, Salsa benar-benar tidak bisa membayangkan nasibnya nanti akan seperti apa jika dia melakukan itu.
"Gimana,, kamu pasti mau kan? tinggal jawab saja mau dan kamu bisa melaksanakan pekerjaan kamu sekarang," ucap Raka lagi.
Duhh nih bocah lama banget sih bilang iya,, keburu Elsa sampai nih di ruangan aku,,, batin Raka yang mulai panik sambil melihat jam tangannya.
"Hmm lama banget kamu menentukan pilihan kamu,,, jadi aku anggap kamu mau yah,, sekarang kamu keluar dari sini terus turun ke bawah minta alat untuk mengepel karena mulai sekarang kamu bisa memulai pekerjaan kamu," ucap Raka lagi yang langsung membuat Salsa tampak panik.
"Ehh tunggu dulu dong,,, kata siapa aku nggak mau jadi pacar pura-pura kamu,, aku mau kok,, tapi aku nggak jadikan mengepel kalau aku mau jadi pacar pura-pura kamu?" ucap Salsa.
__ADS_1
"Oke bagus kalau kamu mau,, iya nggak jadi kok,, asal kerjaan kamu bagus,, kalau sampai nggak bagus aku akan menyuruh kamu mengepel saja biar kamu lebih berguna sedikit,," ucap Raka lagi.
"Iya aku bakalan bagus kok kerjanya cuma jadi pacar pura-pura doang,, masalah gampang itu mah,," ucap Salsa.
Untung aku sering nonton,, batin Salsa.
"Hmmm ingat pacar pura-pura aja, awas yah kamu jangan baper sama aku karena aku nggak bakalan suka sama,, kamu bukan tipe aku,, aku udah memiliki tipe lain," ucap Raka sambil melihat Salsa.
"Astaga aku juga udah punya tipe kali, yang jelasnya bukan kayak kamu,, jadi santai aja,, kamu jaga yah perasaan kamu jangan sampai suka sama aku nanti,, karena itu pasti berat, sekarang aku punya gebetan," ucap Salsa lagi dengan kepedean maksimalnya.
Raka langsung tertawa begitu mendengar ucapan Salsa.
"Bocah-bocah,," ucap Raka sambil menggelengkan kepalanya melihat Salsa.
"Isshhh dasar om-om,," ejek Salsa balik.
"Iya,, iya,, jadi aku mesti gimana ini,, mau jadi pacar pura-pura kamu dihadapan siapa ini,, kan disini kita hanya berdua saja," ucap Salsa.
Iya juga yah,, hampir saja lupa,, batin Raka.
"Kamu jadi pacar pura-pura aku dihadapan seorang wanita saja,, jadi tidak lama lagi ada wanita yang akan datang membawa makan siang untuk aku, jadi kamu harus berpura-pura dihadapan dia,,, namanya Elsa mungkin kalian seumuran sepertinya," ucap Raka lagi sambil melihat Salsa.
"Kenapa kamu lakukan itu sama wanita yang seumuran dengan aku,, tega sekali kamu," ucap Salsa lagi.
"Haduhh terserah aku dong,, lagian aku nggak suka sama dia,,, bukannya yang aku lakukan ini sangat bagus supaya dia tidak berharap padaku,, supaya hatinya tidak sakit,," ucap Raka lagi.
"Aku masih mencintai satu orang wanita sekarang,, dan dia saja yang memenuhi isi pikiranku, jadi Elsa nggak boleh sampai berharap pada aku," ucap Raka dengan penuh keyakinan.
__ADS_1
"Yah kalau kamu suka sama satu orang wanita,, kenapa kamu tidak mengungkapkan perasaan kamu saja sama wanita itu,, supaya kamu nggak usah menyuruh aku jadi pacar pura-pura kamu, gitu aja kok repot sih,,, heran aku," cibir Salsa.
"Nggak semudah yang kamu ucapkan,," ucap Raka sambil mengingat Friska yang sudah menjadi istri Kenan,, dan dia juga tidak mungkin mengganggu istri temannya sendiri,, hanya saja dirinya memang benar-benar masih sangat mencintai Friska.
"Udah deh kamu ini banyak protes,, pokoknya kamu harus jadi pacar pura-pura aku,, nggak usah banyak bicara lagi kamu," ucap Raka.
"Iya,, iya tau, ribut banget sih nih orang," ucap Salsa.
"Terserah aku dong,, mau ribut atau nggak,, sekarang latihan dulu kita biar terlihat alami di dihadapan Elsa nanti," ucap Raka.
"Latihan apa?" tanya Salsa.
"Ya ampun masih tanya lagi,, latihan pacaran lah,, massa dihadapan Elsa nanti kita terlihat seperti orang yang ingin gelud,, kan Elsa pasti curiga,, kamu ini bego banget sih," ucap Raka kesal.
"Emang aku bego,, jadi mau latihan seperti apa ini,, aku nggak mengerti," ucap Salsa.
"Sini ikut aku," ucap Raka sambil membawa Salsa duduk di sofa yang ada di dalam ruangannya.
"Isshh kamu mau ngapain?" ucap Salsa karena tangannya di pegang oleh Raka ketika Raka membawanya duduk di sofa.
"Haduhh kamu itu bisa nggak sih nggak usah ribut dulu,, aku nggak akan ngapain-ngapain kamu,, kamu itu bukan tipe aku,,, jadi nggak usah berisik dan menurut saja,, ini semua demi kelancaran sandiwara kita," ucap Raka.
Salsa langsung menghembuskan nafasnya kasar begitu mendengar ucapan Raka.
"Aku juga nggak pernah berharap kok menjadi tipe kamu,,, dan satu hal juga yang harus kamu tahu,, kalau kamu itu bukan tipe aku juga," ucap Salsa tak mau kalah.
"Iya sudah tau aku dan nggak ngaruh juga buat aku,,," ucap Raka.
__ADS_1
"Sekarang latihan panggil aku sayang," ucap Raka.