Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Keponakan


__ADS_3

"Loh sayang itu keponakan kamu yang kemarin kan, oh jadi cowok yang bersamanya kemarin itu pacarnya" ucap Adelia.


Sedangkan Kenan benar-benar marah melihat itu semua, tetapi dia berusaha menahannya di depan Adelia.


Bagus sekali, pulang sekolah bukannya langsung pulang di rumah malah asik-asiknya pergi jalan dengan laki-laki lain batin Kenan menahan amarahnya.


Adelia yang merasa tidak di gubris oleh Kenan bicara lagi.


"Sayang kok diam, dia keponakan kamu yang kemarin kan?" tanya Adelia lagi.


"Iya" jawab Kenan singkat.


"Yang bonceng dia tadi itu pacarnya yah sayang?" tanya Adelia.


"Bukan" jawab Kenan cepat.


"Tapi mereka mesra banget, mana mungkin nggak pacaran, lagian mereka cocok kalau di lihat-lihat" ucap Adelia.


Kenan hanya diam mendengar ucapan Adelia, entahlah hatinya sangat panas mendengar semua yang di ucapkan Adelia di tambah dia melihatnya langsung juga tadi.


#####


Friska dan Dafa pun sampai di rumah Salsa. Mereka pun masuk. Dafa hanya mengikuti Friska, karena Friska sudah terbiasa di rumah Salsa.


"Wah kalian datang bersamaan?" tanya Haris yang sudah datang duluan.


"Iya nih, motor gue nggak mau nyala tadi, untung ada Dafa singgah di rumah gue jadi bisa berangkat bareng" ucap Friska.


"Modus loe Fris" ucap Salsa.


"Iihh beneran tahu motor gue nggak mau nyala" ucap Friska.


"Terus gimana tuh motor loe?" tanya Ela.


"Aku udah nyuruh orang buat service motor gue, paling bentar pulang udah bagus" ucap Friska. Oh iya Farel dan Jojo mana nih? tanya Friska.


"Belum datang, gue buatin minum dulu buat kalian, ini cemilan gue udah nyiapin. Dafa loe jangan malu-malu yah anggap saja di rumah sendiri" ucap Salsa kemudian pergi ke dapur untuk membuatkan mereka minuman.


Salsa mempunyai pembantu tapi kalau yang mudah-mudah dia kerjakan sendiri. Sedangkan kedua orang tua Salsa juga merupakan orang yang sibuk tapi mereka sangat menyayangi Salsa.


Salsa pun datang dengan minumannya.


"Sal papa dan mama loe kemana?" tanya Friska.


"Biasalah kayak loe nggak tahu ajah Fris" ucap Salsa sambil meletakkan minuman.


Farel dan Jojo pun tiba di rumah Salsa.


"Wah pas banget kita datangnya Jo, udah ada minuman, kebetulan gue udah haus nih" ucap Farel.


"Ya udah minum dulu nih kasih habis saja, masih banyak kok di dapur kalau ini habis" ucap Salsa kemudian tertawa.


"Oke Sal" ucap Jojo.


"Kalian tuh nggak ada malunya" ucap Ardi.

__ADS_1


"Haha ngapain malu di rumah Salsa" ucap Farel santai.


"Udah buruan kalian kalau mau minum, habis itu kita ngerjain pr. Gue kan mesti cepat-cepat pulang buat minta maaf lagi sama om Kenan" ucap Friska.


"Ehh baru ingat gue, tadi gue dan Jojo lihat mobil loe Fris" ucap Farel.


"Haa di mana?" tanya Friska.


"Di jalan Fris, tadi waktu kita mau ke rumah Salsa" ucap Farel lagi.


"Oh itu pasti om Kenan karena dia yang pakai mobil gue, tapi kok gue nggak lihat yah" ucap Friska.


"Gimana mau lihat kalau lagi asik boncengan dengan Dafa" goda Ardi.


Jojo yang lagi minum pun langsung terbatuk mendengar ucapan Ardi.


"Jo loe kalau minum pelan-pelan ajah, nggak ada yang mau ambil minuman loe" ucap Haris.


"Ehh ini serius kalian boncengan?" tanya Jojo seakan tidak percaya dan tidak menggubris ucapan Haris.


"Iya Jo" jawab Dafa.


"Wahh kenapa kalian nggak pacaran aja sih" ucap Jojo santai.


Kini giliran Friska yang tersedak cemilannya mendengar ucapan Jojo, Dafa pun langsung memberikan minuman ke Friska.


"Fris loe makannya hati-hati" ucap Dafa khawatir.


"Emm iya Dafa. Jo kalau gue dengar loe ngomong sembarangan lagi, gue langsung tendang loe sampai ke rumah loe, loe nggak perlu repot-repot lagi buat naik motor pulang ke rumah loe,," ucap Friska.


"Ayo kita ngerjain pr" ucap Ela.


Dan merekareka akhirnya mengerjakan pr bersama dan benar saja Farel dan Jojo cuma mau nyontek.


#####


Sesudah mereka mengerjakan pr bersama. Friska pun ingin segera pulang.


"Fris bentaran deh loe pulang, sepi nih gue di rumah, kalau loe pulang kan otomatis kurcaci yang lain ikut pulang" ucap Salsa.


"Nggak bisa Sal, gue mesti pulang sebelum om Kenan pulang, gue mesti mencoba keberuntungan gue buat minta maaf lagi sama om Kenan, nanti lagi kita ngumpul-ngumpulnya" ucap Friska.


"Oke deh, semoga berhasil minta maafnya" ucap Salsa sambil nyengir.


"Ya ampun hampir lupa, belanjaan gue Sal" ucap Friska.


"Ehh iya, tunggu gue ambilin dulu, Jojo bantuin gue" ucap Salsa sambil menuju kamarnya.


"Yahh kok gue sih" ucap Jojo tapi berjalan juga mengikuti Salsa.


Mereka hanya menggelengkan kepala melihat Jojo.


Jojo dan Salsa pun sudah datang sambil membawa belanjaan Friska.


"Terima kasih sahabat-sahabatku sayang" ucap Friska dengan senyumnya.

__ADS_1


Dafa pun mengambil belanjaan Friska yang ada di tangan Salsa.


"Pengeluaran kalian kemarin udah gue transfer yah" ucap Friska.


"Iya Fris udah tahu gue" ucap Ela dengan senyumnya.


"Ayo kita pulang" ajak Friska.


Salsa pun mengantar mereka sampai di motor masing-masing.


"Heem nggak keren banget di boncengin naik motor gede, tapi pegang belanjaan" ucap Ela. Lebih baik Fris loe titip ajah belanjaan loe sama Jojo dan Farel sambung Ela lagi.


"Mau nggak kalian berdua?" tanya Friska.


"Gue sih pasrah ajah" ucap Farel.


"Nggak ikhlas banget" ucap Friska.


"Kita berdua ikhlas" ucap Jojo kemudian mengambil belanjaan Friska dan memberikan separuhnya kepada Farel.


"Makasih" ucap Friska dengan senyumnya.


Mereka pun pulang ke rumah masing-masing dengan Jojo, Farel dan Dafa yang singgah dulu di rumah Friska.


Jojo dan Farel pun duluan pulang setelah menyimpan belanjaan Friska. Sedangkan Dafa masih di depan rumah Friska.


"Fris motor loe udah bisa bunyi?" tanya Dafa. Kalau belum bisa biar gue antarin loe ajah ke rumah pak Kenan usul Dafa.


"Nggak tahu juga nih Dafa. Gue tes dulu deh" ucap Friska yang telah singgah tadi mengambil kunci motornya kepada pak satpam.


Ternyata motor Friska sudah bunyi.


Aduh motor kenapa loe bunyi sih baru juga gue mau di antarin batin Friska.


"Udah bunyi Dafa, cepat juga tuh tukang service benerinnya" ucap Friska sambil nyengir.


"Bagus deh, ya udah gue pulang dulu yah, loe hati-hati kalau ada apa-apa telfon gue ajah" ucap Dafa.


"Iya, loe hati-hati juga yah" ucap Friska.


"Iya" ucap Dafa dengan senyumnya.


Dafa pun pulang ke rumahnya.


#####


Friska pun membawa masuk dulu belanjaannya di kamarnya, Friska memang akan menaruh belanjaannya di rumahnya dulu nanti kapan-kapan baru dia bawah ke rumahnya dengan Kenan.


Friska pun mandi lagi dan bersiap-siap untuk pulang ke rumahnya dan Kenan.


#####


Sedangkan di apartemen Adelia, Kenan sama sekali tidak bisa istirahat bayangan Friska dan Dafa terus saja dia ingat. Wajah Friska yang sangat bahagia bersama Dafa dan juga Friska yang tampak sangat cantik di lihatnya tadi, yang sebenarnya Kenan rindu ingin memeluknya.


Kenan berada di kamar Adelia dan Adelia berada di luar, Kenan memang melarang Adelia masuk ketika dia berada di kamar Adelia. Kenan tidak ingin berduaan dengan Adelia di dalam kamar.

__ADS_1


Lebih baik aku pulang ke rumah ucap Kenan lalu berjalan menuju ke luar kamar.


__ADS_2