Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Langsung teringat,,


__ADS_3

"Kok kalian biarkan Non buat minuman sendiri,," ucap salah satu pelayan kepada temannya.


Syeila sedikit terlonjak kaget begitu mendengar suara salah satu pelayan di rumah Ela.


"Maaf yah Non,, seharusnya kita yang buat minuman bukan Non sendiri yang buat,," ucap pelayan itu lagi yang merasa bersalah pada Syeila.


Syeila pun langsung tersenyum ramah seperti biasanya.


"Nggak apa-apa kok santai aja," ucap Syeila.


"Udah selesai juga kok ini,, lagian aku memang tadi mau buat sendiri,, belajar buat apa-apa sendiri gitu,," ucap Syeila lagi sambil tersenyum.


Nggak mungkin aku menyuruh kalian disaat aku ingin menjalankan rencana aku,, batin Syeila lagi sambil melihat pelayan yang ada di rumah Ela.


"Oh begitu yah Non,," ucap pelayan itu lagi.


"Iya," ucap Syeila dengan senyuman manisnya supaya tidak ada yang curiga pada dirinya yang sudah berniat jahat pada Ela.


Sementara di kamar Ela...


"Yah nggak apa-apa kali Ela,, kan sepaket pikiran gue itu,," ucap Salsa lagi lalu tertawa.

__ADS_1


"Hmm entahlah bingung gue sama pikiran loe," ucap Ela lagi.


"Yah jangan dibuat bingung dong,," ucap Salsa lagi.


"Ehh tapi yah Ela,, loe mesti hati-hati nih sama tante loe,, entah kenapa perasaan gue itu benar-benar nggak enak Ela,, gue takutnya dia belum berubah,, mana tadi dia datang terlihat sangat menakutkan lagi,, seperti psikopat Ela,, ihh ngeri tadi gue lihat tante loe,, jujur gue nih mahh,," ucap Salsa lagi yang perasannya memang masih penuh kecurigaan pada Syeila.


"Iya Salsa ku sayang yang bawel,," ucap Ela lagi sambil mencubit gemas pipi Salsa.


"Ihh merinding gue loe gitu in,, nggak seperti biasanya tau nggak," ucap Salsa sambil bergidik ngeri.


Ela langsung tertawa begitu mendengar ucapan Salsa.


"Ada-ada aja sih loe Sal,, udahlah jangan ngelawak mulu loe,, cari jodoh sana,," ucap Ela lagi.


"Kepedean banget loe,, gimana kalau kak Jeki nggak suka sama loe,, jangan nangis yah loe?" ledek Ela.


"Ehh jangan gitu dong,, loe harus mendoakan gue yang baik-baik,, misalnya mendapatkan jodoh seperti kak Jeki," ucap Salsa lagi.


"Iya kok,, walaupun gue terkadang jahat sama loe tapi gue selalu mendoakan loe dapat jodoh yang baik,, Friska juga gue selalu doakan mendapatkan jodoh yang baik," ucap Ela lagi.


"Aduh Ela terharu gue dengar kata-kata loe,, emang yah calon emak-emak bicaranya udah beda aja gitu," ucap Salsa lagi yang langsung mendapatkan jitakan lagi dari Ela.

__ADS_1


"Sakit tau Ela,, tambah goblok nih gue loe jitak melulu," ringis Salsa.


"Biarin aja," ucap Ela.


"Untung sahabat,," ucap Salsa lagi sambil tersenyum.


"Gue mau ke dapur dulu,, haus gue,,, tante loe juga lama banget di dapur,, ngapain aja tuh tante loe,, ucap Salsa.


"Yah nggak tau juga," ucap Ela.


Salsa pun segera berjalan keluar menuju dapur.


Salsa mengernyitkan dahinya begitu melihat Syeila yang sedang jalan menuju kamar Ela sambil tersenyum melihat minuman.


Kenapa nih tante Ela,, udah gila kah? batin Salsa.


Syeila hanya melewati Salsa saja karena dia fokus pada minuman untuk Eka yang sudah dia berikan racun.


Sementara Salsa hanya mengedikkan bahunya sambil melanjutkan jalannya menuju ke dapur,, Salsa juga tidak menyadari kalau Syeila membawa minuman tiga yang berarti ada untuk dirinya juga.


Begitu di dapur Salsa mendengar salah satu pelayan yang memperingatkan temannya untuk jangan membiarkan Syeila membuat minuman sendiri lagi karena itu tugas mereka.

__ADS_1


Salsa langsung teringat dengan ekspresi wajah Syeila melihat minuman yang sedang dibawanya.


__ADS_2