Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Mengganggu Salsa saja,,,,


__ADS_3

"Loh kok nggak langsung pulang sayang? biasanya kamu langsung kesini loh,, apalagi tadi habis ke kantor Raka,, tadi nggak berjalan lancar yah? Raka nyakitin hati kamu?" tanya nenek Raka yang tepat sasaran,, karena memang tadi Raka menyakiti hati Elsa dengan memperkenalkan Salsa sebagai pacarnya.


"Emmm nggak kok nek,, kak Raka nggak menyakiti hati aku,, dan juga tadi berjalan lancar kok nek,, aku hanya ingin bertemu dengan sepupu aku aja tadi,, ada yang mesti kita bicarakan nek," ucap Elsa cepat.


Elsa tidak mungkin memberitahukan mengenai yang terjadi sebenarnya pada nenek Raka,, karena Raka juga sudah bilang tadi untuk merahasiakan semuanya dari neneknya,, jadi Elsa hanya bisa menurut saja.


"Oh gitu ya udah nenek tutup dulu yah panggilan telfonnya,, kamu lanjut lagi kalau gitu ngobrolnya,,, maaf yah kalau nenek mengganggu," ucap nenek Raka.


"Emm nggak sama sekali kok,, nenek nggak mengganggu," ucap Elsa cepat.


"Oke sayang,, nenek tutup yah panggilan telfonnya," ucap nenek Raka lagi.


"Iya nek," ucap Elsa.


Nenek Raka pun segera menutup panggilan telfonnya dengan Elsa begitu mendengar ucapan Elsa.


Hemm sangat jelas kalau tadi tidak berjalan lancar,, batin nenek Raka lalu segera berjalan keluar kamarnya menuju mobil.


Nenek Raka bersama anak buah Raka menuju ke kantor Raka tanpa sepengetahuan Raka,, karena nenek Raka sudah menyuruh anak buah Raka agar tidak bilang-bilang.


############


Sementara di kantor Kenan....

__ADS_1


"Sudah siap Juan semuanya?" tanya Kenan.


"Iya sudah tuan," jawab Juan.


"Dimana mereka nongkrong nya?" tanya Kenan.


"Belum tau juga tuan," jawab Juan.


"Ya udah nggak apa-apa,, sebentar kamu cari tau,, lanjut kerja saja dulu,, aku yakin mereka nggak jauh-jauh kok," ucap Kenan yang memang masih mengira istrinya membawa motornya sendiri begitupun dengan Juan yang masih mengira Ela membawa motornya sendiri.


Juan yang mendengar ucapan Kenan dengan segera mengikuti perintah Kenan.


Sementara di tempat Cafe...


Farel pun langsung melihat pada Elsa begitu mendengar ucapan Ela.


"Iya nggak kenapa-kenapa kok,," ucap Elsa sambil melihat Ela.


"Kalau loe ada masalah curhat aja,, kita disini bakalan dengerin sambil memberikan solusi juga," ucap Haris.


"Modus," cibir Farel pada Haris.


"Hmm mikir negatif mulu loe sama gue," ucap Haris.

__ADS_1


"Udah nggak usah berisik," ucap Ela menengahi.


Sementara di kantor Raka...


"Kenapa kamu lihatin aku terus?" ucap Salsa.


Raka sedikit terlonjak kaget begitu mendengar ucapan Salsa.


"Jangan suka sama aku," ucap Salsa lagi.


"Idihhh aku nggak suka sama kamu,, cuma kamu mengganggu pemandangan tau nggak,," ucap Raka.


"Mana ada,, kamu jangan lihatin aku kalau gitu supaya pandangan mata kamu nggak terganggu,,," ucap Salsa.


"Aku ingin seperti itu,, tapi kamu tepat di depan mata aku jadi susah," ucap Raka.


"Hemmm alasan saja kamu,, ini yang aku takutkan tau nggak,, kamu bakalan suka sama aku,, duhh aku bakalan repot lagi,,," ucap Salsa.


"Astaga nggak usah terlalu kepedean deh kamu," ucap Raka sambil bergidik ngeri melihat Salsa.


"Ehhh tapi kan kamu pacar aku," ucap Raka yang sebenarnya hanya mau mengganggu Salsa saja,, namun semuanya berubah karena nenek Raka mendengar ucapan Raka.


"Dia pacarmu Raka?" ucap nenek Raka yang membuat Raka dan Salsa terlonjak kaget dengan kedatangan nenek Raka yang tiba-tiba.

__ADS_1


__ADS_2