Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Kita beda jam


__ADS_3

"Sial, Kenan kenapa sih kamu itu nggak pernah mengerti sama perasaan aku sama kamu sejak dulu, kenapa," teriak Renata di dalam kamarnya.


"Apa dia nggak mikirin perasaan aku, berbicara seperti itu padaku tadi," ucap Renata.


"Tapi aku suka yang susah di dapatkan," ucap Renata lagi sambil tersenyum jahat.


Kita lihat saja Kenan apa kamu masih bisa setia pada wanitamu itu, selama aku ada disini batin Renata.


Sementara Kenan yang telah selesai berbicara dengan istrinya langsung tertidur pulas, karena dirinya benar-benar kecapean.


######


Pagi harinya


"Fris bentar malam gue dan kak Juan mau pergi menyiapkan semua yang di butuhkan untuk persiapan kejutan ulang tahun Dafa" ucap Ela di dalam kelas yang masih berdua dengan Friska, sahabatnya yang lain belum datang.


"Cie semoga lancar yah pendekatannya," ucap Friska.


"Apaan sih loe, gue bilang itu karena gue mau nanya loe kapan pergi belikan kado buat Dafa?" tanya Ela.


"Nantilah, yang penting loe dulu jalan berdua dengan om Juan, dan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya," ucap Friska.


"Duh lebay banget sih loe, biar loe nggak bilang juga sudah pasti gue lakuin itu," ucap Ela lalu tertawa dan Friska pun ikut tertawa.


"Ehh diam-diam, tuh Dafa datang bareng yang lain, nggak boleh ketahuan," ucap Friska cepat.


Ela pun segera melihat ke arah pandangan mata Friska dan dia langsung diam seketika.


"Kenapa loe Ela?" tanya Salsa.


"Loe juga Fris, kenapa?" tanya Salsa.


"Nggak kenapa-kenapa," jawab Ela.


"Iya nggak kenapa-kenapa kok, kamu kepo deh," ucap Friska.


"Ihh tega banget sih, aku bukannya kepo tapi cuma pengen tahu ajah," ucap Salsa.


"Sama ajah tahu," ucap Jojo.


"Oh iya kalian dengar baik-baik yah, gue ada gosip," ucap Haris dengan senyum penuh artinya.


"Jangan mulai deh Haris," ucap Jojo yang sudah tahu gosip apa yang di maksud Haris.


"Iya Haris loe kayak cewek ajah, bilang-bilang gosip yang boleh berkata seperti itu cewek ajah tahu," ucap Salsa.


"Siapa bilang cowok juga boleh tahu, dan loe Salsa tumben nggak semangat loe, biasanya juga kalau gosip loe yang heboh, nggak perduli siapa pembawa gosipnya," ucap Ela sambil melihat Salsa heran.

__ADS_1


"Iya loe benar banget Ela," ucap Friska.


"Ehh tapi aneh deh, tumben banget kan Salsa dan Jojo sependapat biasanya kan mereka berdua ribut dan selalu berbeda pendapat, iyakan atau perasaan gue ajah," ucap Ardi.


"Iya loe benar banget Ardi," ucap Farel.


"Iyalah mereka sependapat kan gosipnya tentang mereka berdua, jadi sudah pasti mereka nggak mau kalau di gosipin makanya mereka sependapat nggak mau kalau gue bergosip," ucap Haris enteng.


"Serius!!!" ucap mereka bersamaan termasuk Dafa, hanya Jojo dan Salsa saja yang saling lihat, dan menyesali kenapa mereka tidak menyogok Haris terlebih dahulu kemarin.


"Iya dong serius banget gue," ucap Haris.


"Ayo buruan cerita loe Haris," desak Ela.


"Iya buruan penasaran gue," ucap Friska.


"Apaan sih kalian, itu cuma gosip woi, Haris itu bohong tahu nggak," ucap Salsa padahal Haris belum berbicara apa-apa.


"Yee Salsa belum juga Haris ngomong, udah ribut ajah loe, lagian kita yang memutuskan mau percaya atau nggak," ucap Farel.


"Kalian pasti bakalan percaya lah sama gue, karena gue punya fotonya," ucap Haris yang membuat Salsa dan Jojo terkejut.


Gila Haris kok dia bisa punya fotonya sih, gue yakin nih hasil fotonya pasti bisa menimbulkan fitnah buat gue dan Salsa batin Jojo.


"Gue sih udah yakin banget kalau gosipnya beneran, lihat ajah tuh wajah Salsa dan Jojo," ledek Ardi.


"Buruan loe cerita Haris," desak Ela lagi.


"Jadi gini kemarin gue lihat Salsa dan Jojo bersama," ucap Haris.


"Heem itu sih kita udah tahu, kemarinkan Salsa nebeng sama Jojo," ucap Ela.


"Iya nih, Haris gosip loe nggak hot banget sih," ucap Farel.


"Gue pikir loe lihat Salsa dan Jojo kencan," ucap Dafa.


"Dafa ternyata kepo juga," ucap Friska.


"Iyalah Fris, kan Jojo dan Salsa saling ganggu terus, jadi gue penasaran gimana jadinya kalau mereka berdua saling suka," ucap Dafa lalu tertawa begitupun dengan yang lainnya.


"Loe benar banget Dafa," ucap Friska.


"Itu nggak akan terjadi, ayo buruan balik ke tempat masing-masing, pasti guru bentar lagi masuk kelas," ucap Jojo cepat.


"Guru masih lama masuknya, lagian gue belum selesai bicara ya ampun," ucap Haris cepat.


"Ihh Haris apaan sih, udah selesai kok buruan balik ke tempat masing-masing kalian," ucap Salsa..

__ADS_1


"Yee Salsa belum yah, ayo Haris di lanjutkan," ucap Ela.


"Gue lanjutkan yah, kemarin gue lihat mereka berdua kencannya di penjual ice cream tahu nggak," ucap Haris.


"Mereka berdua nggak langsung pulang tapi singgah pacaran dulu, di tempat penjual ice cream," ledek Haris.


"Oh jadi begitu cara kalian, cie cie," ledek Friska.


"Ya ampun so sweet banget sih kalian," ucap Farel.


"Pajak jadian dong," ucap Dafa.


"Iya benar yang di bilang Dafa, pajak jadiannya dong," ucap Ela.


"Apaan sih kalian itu hanya fitnah tahu nggak," ucap Jojo.


"Iya fitnah banget, berdosa banget loe Haris," ucap Salsa.


"Cie saling mendukung," goda Farel.


"Iyalah kan kita di fitnah," ucap Jojo.


"Nih barang buktinya," ucap Haris sambil memperlihatkan foto yang sempat di cekreknya kemarin.


Mereka pun langsung melihat dengan cepat.


"Oh my good, itu kejadiannya nggak seperti di foto ya ampun," ucap Salsa cepat.


"Iya benar yang di bilang Salsa," ucap Jojo juga.


"Udahlah kalian nggak perlu malu sama kita, akui ajah, romantis banget sih," ledek Ela.


"Nggak gitu ya ampun," ucap Jojo.


Baru Friska mau bicara lagi, tiba-tiba ponselnya berdering ternyata suaminya yang menelepon, Friska pun dengan segera keluar ruangan dan sahabat-sahabatnya yang lain masih terus lanjut menggoda Salsa dan Jojo, yang jelas-jelas hanya salah paham dan Haris yang menambah-nambahkan.


"Hallo sayang," ucap Kenan cepat begitu Friska mengangkat panggilan telfonnya.


"Hallo, tadi kenapa kamu nggak menggubris panggilan telfonku dan juga tidak membalas pesan dari aku sayang?" tanya Friska langsung sambil cemberut.


"Kamu sekarang pasti lagi menggemaskan deh," ucap Kenan sambil membayangkan wajah istrinya ketika sedang ngambek.


"Aku nanya loh," ucap Friska.


"Sayang kamu lupa yah kan kita beda jam, tadi aku lagi memimpin rapat sayang dan ponselku aku lupakan di dalam ruanganku, ini baru selesai dan aku langsung ke ruanganku mengecek ponsel, aku melihat panggilan telfonmu lalu meneleponmu karena aku tahu kamu pasti belum masuk kelas," ucap Kenan.


Ya ampun ternyata aku kerja di kantor Kenan batin Renata bahagia.

__ADS_1


__ADS_2