Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Hampir saja berjamur


__ADS_3

"Lah mana aku tahu,," ucap Juan sambil mengedikan bahunya.


"Mungkin menyelesaikan yang begituan dulu,, kamu tunggu saja kalau sudah selesai pasti tuan Kenan langsung video call," ucap Juan.


"Ya ampun sejak tadi pikiran aku sudah kesitu semenjak Kenan suruh pelan-pelan,, aku bertanya sama kamu untuk memastikan saja," ucap Raka.


"Wahh Kenan ihh gitu amat,, kejam banget dia,, telfonan sama aku tapi sambil begituan,, mana suruh pelan-pelan lagi,, astaga aku tidak bisa mengontrol pikiran liarku," ucap Raka.


"Sama aku juga,, pikiranku sudah kemana-mana,, apalagi tuan Kenan mau menyelesaikannya dulu karena tanggung,,, jangan kamu bayangkan Raka,, jangan pokoknya,," ucap Juan.


"Aku sudah terlanjur membayangkannya Juan,, nggak bisa di cegah,, astaga Friska polosku,, Kenan benar-benar yah membawa pengaruh buruk buat Friska, mana dia pasti sengaja tadi tuh sakit-sakit nikmat gitu mau pamer,, kejam banget tuh Kenan sama aku,," ucap Raka.


"Kalau di pikir-pikir tuan Kenan tidak kejam,, kan kamu nelfon pas dia lagi begituan,, masih untung dia mau angkat,, dia tidak membiarkan telfon kamu, suara-suara begitu kayaknya susah di tahan deh,, dan kamu pakai bawa-bawa pengaruh buruk segala lagi,, mana ada pengaruh buruk yang begituan,, apalagi mereka suami dan istri jadi sih itu sah-sah saja,, malahan bagus. Makanya cepat nikah biar nggak gangguin orang terus dan nggak mengharapkan istri tuan Kenan terus," ucap Juan lagi.


"Kamu juga buruan nikah,, sesama belum nikah juga kok sombong amat," ucap Raka.


"Setidaknya aku bukan pencinta istri orang," ledek Juan lalu tertawa.


"Pedis banget kata-kata kamu Juan,, Cinta yang aku punya itu,, cinta yang nggak memandang status," ucap Raka.


"Aku bisa apa,, aku cuma punya hati yang tulus untuk istri orang," ucap Raka lagi lalu tertawa.


Juan juga ikut tertawa melihat nasib Raka yang benar-benar kasihan.


"Ehh tapi tunggu deh Friska itu belum tahu loh kalau aku itu udah tahu tentang pernikahan mereka,, Kenan menyembunyikan itu,, tapi tadi Kenan dengan santainya bilang bulan madu terus mau video call sama aku yang sudah jelas Friska pasti mendengar pembicaraan kita,," ucap Raka.


"Tuan Kenan lagi keenakan pasti,, akhirnya dia lupa deh semuanya," ucap Juan lalu tertawa lagi.


"Iya kamu benar banget,, pasti karena itu,, isshh dasar Kenan beruntung banget sih hidupnya,, kenapa aku yang selalu ngenes sih," ucap Raka.


"Sabar ajah mungkin nanti kamu bakalan menemukan belahan jiwamu,, atau siapa tahu ajah sekarang jodoh kamu baru lahir,, jadi kamu butuh kesabaran yang banyak,, percaya ajah suatu saat kamu pasti ketemu jodohmu dan akhirnya benar-benar mengikhlaskan istri tuan Kenan," ucap Juan sambil menahan tawanya.

__ADS_1


"Hiburan kamu lumayan,, tapi bisa tidak jangan bilang jodoh aku baru lahir,, ngenes banget aku,,, udah kakek-kakek dong aku baru dia besar dan siap di nikahi,, untung kalau aku masih hidup," ucap Raka.


"Bercanda Raka,, nggak usah baper,, semoga secepatnya kamu menemukan jodoh kamu yah," ucap Juan.


"Iya-iya,," ucap Raka.


"Tapi ngomong-ngomong ini Kenan lama banget sih video call aku,," ucap Raka sambil melihat ponselnya.


"Belum selesai begituannya,, harap kamu mengerti,, gimana sih kamu," ucap Juan lagi.


Sementara di kamar Kenan dan Friska.


Kenan yang hendak video call Raka langsung menghentikan niatnya, karena Friska menahan tangannya.


"Ada apa sayang?" tanya Kenan.


"Yank kok kamu menyuruh aku hanya menutup tubuh saja,,, kalau kak Raka lihat aku satu tempat tidur dengan kamu dia bakalan mikir macam-macam,, ya ampun kok aku bisa lupa yah,, kan kak Raka belum tahu tentang pernikahan kita," ucap Friska.


"Aku harus ngumpet,," ucap Friska.


Aduhh mampus ketahuan deh,, aku kelupaan lagi kalau istriku ini belum tahu apa-apa kalau Raka sudah tahu tentang pernikahan kita,,, udahlah nggak ada pilihan lain selain memberitahukan dia toh nanti juga akan ketahuan,, bukannya bagus kalau dia tahu jadi dia bisa jaga jarak dengan Raka, batin Kenan.


"Yank aku tanya ihh," ucap Friska.


Kenan nyengir terlebih dahulu sambil melihat istrinya.


"Sayang jadi gini,, Raka itu sebenarnya sudah tahu tentang pernikahan kita,, dia tahu kalau kamu itu istriku,, dan masalah bulan madu kita ini sepertinya dia juga udah tahu karena dia nggak terkejut tadi waktu aku bilang lagi bulan madu,, mungkin dari Juan dia tahunya," ucap Kenan.


"Kamu serius kak Raka udah tahu semuanya?" tanya Friska ulang.


"Iya," jawab Kenan.

__ADS_1


"Kapan dia taunya?" tanya Friska.


"Udah lama sayang," jawab Kenan sambil nyengir.


"Kamu kok nggak bilang sama aku?" tanya Friska.


"Nanti kamu ngambek,, kan kamu nggak mau di tahu dulu," jawab Kenan.


"Kak Raka nggak bilang-bilangkan sama orang lain?" tanya Friska.


"Nggak kok,, dia itu bisa jaga rahasia, jadi tenang ajah," jawab Kenan.


"Jangan-jangan kak Raka nggak menghubungi aku lagi,, nggak ketemu aku lagi, karena kamu yang larang dia,, iyakan?" tanya Friska penuh selidik.


"Iya sayang,, kamu kan istri aku,, jadi nggak boleh dekat-dekat dengan pria lain,, apalagi sama Raka,, nanti Raka baper dan suka sama kamu,, aku nggak mau yah kalau sampai kamu juga suka sama dia,, jadi aku mencegah semuanya biar nggak terjadi hal-hal yang tidak aku inginkan," jawab Kenan.


"Ya ampun segitunya,, kak Raka mana mungkin suka sama aku sih,, dan aku juga mana mungkin suka sama kak Raka,, aku hanya senang ajah berteman dengan kak Raka karena dia orangnya baik,," ucap Friska.


Tapi Raka beda sayang,, dia itu sangat menyukai kamu,, dan dia juga memang baik,, makanya aku takut kamu akan pergi sama dia,, batin Kenan.


"Intinya nggak boleh dekat dengan Raka,, aku mau video call dia dulu,, nanti dia malah ribut lagi kalau kelamaan,," ucap Kenan sambil membuka bajunya.


"Loh kok kamu buka baju sih sayang,, kan nggak panas malahan dingin banget sekarang," ucap Friska sambil melihat Kenan penuh keheranan.


"Aku lagi gerah sayang nggak dingin sama sekali makanya buka baju,, kamu pakai selimutmu baik-baik yah kalau dingin dan juga perlihatkan saja kepala kamu,, aku nggak mau Raka lihat tontonan gratis," ucap Kenan.


"Iya sayang aku tahu kok,, tubuhku kamu ajah yang boleh lihat," ucap Friska.


"Pintar," ucap Kenan sambil mengusap lembut rambut Friska.


Lalu Kenan segera video call Raka,, dengan senyum evilnya.

__ADS_1


"Video call juga nih Kenan,, aku hampir saja berjamur disini," ucap Raka lalu segera mengangkat panggilan video call dari Kenan.


"Astaga Kenan kamu berdosa banget," ucap Raka.


__ADS_2