
"Kamu mau lanjut kuliah dimana?" tanya Jeki.
Astaga Salsa pikiran kamu sangat mengerikan dan juga kepedean,, jauh banget kamu mikirnya Salsa lagian kak Jeki itu belum tentu juga suka sama kamu,, ehh kamu udah mikir nikah,, kak Jeki dan kak Juan kan berbeda meskipun mereka keluarga,, batin Salsa sambil merasa malu sendiri dengan apa yang dipikirkannya barusan.
"Hei Salsa kok melamun?" tanya Jeki yang membuat Salsa sedikit terlonjak kaget.
"Emm nggak kenapa-kenapa kok kak,, tadi kak Jeki tanya apa?" ucap Salsa lagi.
"Kamu mau lanjut kuliah dimana?" tanya Jeki sambil tersenyum manis.
Duhh senyumannya manis banget,, batin Salsa.
"Nggak tau kak,, aku masih belum menentukan itu,, masih bingung milih universitas dan jurusan,, takut salah pilih kak dan malah nanti aku menyesal sendiri,, karena salah pilih," jawab Salsa.
Sebenarnya aku mau ke Korea,, tapi kok setelah mengenal kak Jeki,,, aku jadi bimbang gini,, nanti saja lah aku mikirnya,, kalau kak Jeki nggak jelas aku ke Korea aja,, cari cowok ganteng di sana sekaligus kuliah,,, siapa tau aja kan bisa bawa pulang Kim Taehyung suami halu Friska bisa kejang-kejang tuh anak,, malahan bisa sampai mati kali dia,, batin Salsa lalu tertawa di dalam hatinya.
"Oh gitu yah,, tapi kamu di Indonesia kan? kamu jangan jauh-jauh, aku pengen kenal kamu lebih dekat lagi,," ucap Jeki langsung yang tak ingin berlama-lama lagi,, dia tidak mau kejadian kedua kalinya terulang lagi pada dirinya. Dia sudah nyaman dengan Salsa.
Kalau aku langsung menembak dia,, nanti Salsa mikirnya aku cepat banget lagi nembak dia, baru ketemu dua kali dan bicara lama baru sekali sudah mau langsung menembak aja,, aku harus membuktikan pada dia dulu kalau aku serius padanya,, jadi setidaknya aku harus beri dia kode sedikit,, batin Jeki.
Salsa langsung keringat dingin begitu mendengar ucapan Jeki.
Oh my god,, aku benar-benar shock,, pengen kenal lebih dekat lagi,, maksudnya dia ngasih kode kali yah,, gini toh rasanya,, batin Salsa.
"Iya aku di Indonesia kok kak Jeki," ucap Salsa sambil tersenyum malu-malu.
"Alhamdulillah,," ucap Jeki yang langsung bersemangat dan juga lega,, dan itu membuat Salsa langsung tertunduk sambil tersenyum malu.
Sedangkan Jeki yang menyadari tingkahnya langsung merasa malu juga.
__ADS_1
Duhh Salsa nggak langsung hilang rasa kan sama aku begitu lihat aku tadi seperti itu,, jangan sampai deh Salsa jadi nggak mau aku dekati,, batin Jeki panik.
Sementara di dalam mobil.
"Kak Juan," ucap Friska manja sambil tersenyum manis yang membuat Kenan langsung melihat ke arah Friska lalu ke arah Juan yang duduk di depan dan sedang menyetir.
Juan yang mendengar panggilan Friska yang sangat berbeda dan nada panggilan Friska juga berbeda langsung menelan saliva nya kasar.
Astaga Nona,, kalau mau mengerjai saya jangan sampai segini nya Nona,, biasanya dia memanggil saya om kenapa sekarang memanggil saya kakak saya akan merasa lebih aman jika di panggil om,,, hawa disini benar-benar mendadak bertambah dingin,, di belakang pasti tuan Kenan sedang menatap ku,,, apa salahku,, aku mendadak jadi susah bernafas sekarang,, batin Juan meronta-ronta.
Syeila masih diam dan berusaha terlihat biasa saja padahal dia sangat tidak suka Friska seperti itu pada Juan.
"Kak Juan sangat tampan malam ini," ucap Friska lagi sambil tersenyum yang masih di lihat oleh Kenan.
"Ekheemm,," batuk Kenan penuh dengan kesengajaan.
Tuh kan batuknya saja terdengar sudah sangat mengerikan,, batin Juan yang merinding seketika.
"Kok kak Juan diam aja sih,, apa karena ada tante-tante ini?" ucap Friska yang semakin membuat Syeila kesal.
"Maaf saya bukan tante-tante," ucap Syeila.
"Hah,, gitu yah,, tapi kamu terlihat seperti tante-tante jadi aku pikir kamu tante-tante," ucap Friska santai.
"Apalagi sekarang dandanan kamu menor banget," ucap Friska.
Sialan dia sangat tidak sopan sama orang,, darimana nya dandanan aku ini menor,, kalau tidak ada Juan dan om kamu sudah lama aku buat perhitungan sama kamu,, batin Syeila kesal.
Juan dan Kenan hanya menahan tawanya begitu mendengar ucapan Friska.
__ADS_1
"Oh iya kak Juan,, kapan lagi kita akan jalan-jalan bersama? kalau kak Juan suka sama dia aku akan buat kak Juan sadar kalau dia nggak pantas buat kak Juan," ucap Friska.
"Sepertinya aku nggak bisa sadar lagi Nona,, karena aku selalu memikirkan dia,,, dan kalau Nona mau jalan-jalan aku akan selalu siap buat mengantar dimana saja Nona mau jalan-jalan,," ucap Juan.
Makasih Nona sudah membantu,, walaupun aku nggak tau mau di apakan dengan suami Nona nanti,, batin Juan.
Benar saja Syeila langsung tersenyum bahagia begitu mendengar ucapan Juan.
Hmmm dasar bocah mau mencoba merayu Juan,, sementara Juan tidak akan pernah bisa kamu rayu lagi,, karena dia sudah sangat mencintai aku,, tinggal tunggu dia melamar aku saja,, batin Syeila.
Friska tersenyum sinis sambil melirik Syeila yang lagi tersenyum bahagia duduk di samping Juan.
Hmmm senyum aja dulu sebelum malu sebentar,, malas banget sebenarnya aku buat nih orang bahagia walaupun hanya sebentar,, batin Friska.
Sementara Kenan terus mencolek-colek istrinya itu memberikan kode,, agar tak bersikap manis lagi pada Juan meskipun hanya pura-pura semata.
Friska hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah suaminya itu.
##########
Ela yang berada di rumahnya hanya bisa menonton Juan datang bersama Syeila,,, dia juga melihat Friska bersama Kenan. Ela benar-benar kagum melihat Friska yang semakin cantik begitu sudah di dandan.
Bukan hanya Ela saja yang kagum melihat Friska bersama Kenan,,, tetapi orang yang melihatnya secara langsung juga sangat kagum dengan kecantikan Friska. Kaum wanita banyak yang iri juga pada Friska karena bisa bersama dengan Kenan. Penuh tanda tanya di pikiran mereka karena Kenan baru kali ini membawa wanita. Sewaktu pacaran dengan Adelia pun Kenan tidak pernah mempublikasikan Adelia karena belum mendapatkan restu dari orang tuanya sedangkan kalau dengan Friska dia hanya mengikuti kemauan istrinya saja untuk tidak di publikasikan.
"Friska dan pak Kenan sangat cocok banget,, mereka seperti pasangan saja padahal mereka kan hanya om dan ponakan saja,," ucap Ela.
"Pacarku ganteng banget dia," ucap Ela begitu melihat Juan.
"Hmmm bangga banget tuh Tante berdiri di samping kak Juan, sebentar kamu pasti malu," ucap Ela lagi.
__ADS_1
"Apa dia kekasih anda?" tanya salah satu wartawan kepada Kenan.
"Tergantung orang yang melihatnya saja,," ucap Kenan sambil tersenyum.