Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Sangat patah hati...


__ADS_3

"Akhhh Kenan,, bisa-bisanya kamu seperti ini padaku,, aku nggak akan pernah ikhlas kamu bersama wanita lain Kenan,, apalagi wanita itu masih bocil,, dia baru tamat SMA tapi mendapatkan kamu,, nggak mungkin,, aku kalah dengan anak-anak,, nggak mungkin,," teriak Cika yang membuat para pelayan di rumah Cika menjadi takut dan khawatir pada Cika karena baru kali ini Cika teriak-teriak histeris seperti sekarang ini.


"Gimana ini, apa perlu kita memberitahukan tuan kalau Nona Cika sedang mengamuk gara-gara Kenan Mahardika yang mengumumkan pernikahannya?" bisik seorang pelayan kepada temannya karena mereka juga melihat siaran langsung itu dan mereka kagum pada Kenan yang sangat romantis pada istrinya.


Teman pelayan itu pun terlihat kebingungan.


"Aku juga nggak tau mesti gimana,, kita diam aja dulu sambil lihat Nona Cika,, kalau dia melakukan hal yang berbahaya barulah kita beritahu Tuan," ucap teman pelayan itu pun dengan sangat pelan karena takut jika Cika mendengar ucapan mereka.


"Kok Nona Cika bisa sampai seperti ini yah? ternyata diam-diam dia menyukai Kenan Mahardika,, tapi jujur yah istri Kenan Mahardika sangat cantik dan juga masih muda,, mereka sangat cocok,, apalagi Kenan Mahardika sangat bucin,, aku yakin Nona Cika tak memiliki kesempatan lagi,," ucap pelayan itu lagi dengan sangat pelan,, namun masih didengar oleh temannya.

__ADS_1


"Iya aku juga lihatnya Kenan Mahardika sangat cocok dengan istrinya,, tapi udah kita nggak usah menggosip dulu,, takutnya Nona Cika dengar,, sekarang lebih baik kita lihat saja Nona Cika jangan sampai kenapa-kenapa,, karena sejak tadi dia membanting semua barang," ucap pelayan itu lagi dengan sangat pelan. Mereka takut menghentikan Cika karena Cika memegang benda tajam.


Sementara di tempat lain...


"Maaf tuan, saya ralat pertanyaan saya,, bagaimana pertemuan tuan dan istri tuan sehingga tuan bisa memutuskan untuk menikahinya? tuan tentu sadar banyak wanita diluaran sana yang ingin menjadi pendamping hidup tuan,," ucap wartawan itu lagi dengan sedikit ekspresi wajah ketakutan karena dia sangat takut jika terjadi kesalahan lagi dalam pertanyaannya.


Kenan tersenyum begitu mengingat awal-awal dirinya bertemu dengan Friska.


"Sangat panjang ceritanya,, tapi aku bisa menikahinya karena orang tua ku,, pokoknya aku sangat-sangat berterima kasih pada orang tua ku karena menjodohkan ku dengan istriku ini,, aku tau mama dan papa pasti saat ini sedang nonton,, terima kasih sudah membuat aku menikahinya dan untuk mertuaku juga terima kasih karena mengizinkan ku menikahi putri cantiknya ini,," ucap Kenan benar-benar tulus.

__ADS_1


Kenan pun memutuskan untuk menutup dulu pengumuman kelulusan hari ini lalu mengadakan konferensi pers. Sahabat-sahabat Friska diperintahkan pulang dulu oleh Kenan,, padahal sebenarnya sudah sangat banyak pertanyaan yang menumpuk di kepala mereka,, namun mereka tetap mengikuti perintah Kenan dan akan bertanya jika Friska sudah selesai dengan urusannya.


Sementara Adelia nasibnya sama dengan Cika,, dia juga melampiaskan amarahnya pada barang-barang yang ada didekatnya sambil mengingat segala kejadian dulu betapa Friska diistimewakan oleh Kenan,, namun Adelia tak pernah curiga mengenai hubungan Kenan dan Friska.


"Kenan harus menjadi milik ku lagi tak peduli mau bagaimana pun caranya,, aku benar-benar nggak terima kalah saing dengan bocah,, awas kamu bocah sialan,," teriak Adelia.


"Jangan mimpi,, lupakan Kenan dan jangan pernah sakiti Friska,, kalau kamu melakukan itu kamu akan berurusan dengan ku," ucap Rio yang langsung datang menemui Adelia begitu mengetahui Kenan mengumumkan pernikahannya.


Sementara di tempat lain...

__ADS_1


"Ayo kita pulang pa,, anak kita pasti sangat patah hati sekarang,, aku nggak mau dia melakukan hal yang berbahaya,," ucap Mama pria yang sudah sangat lama menyukai Friska.


__ADS_2