Aleesya: My KetBok, My Hubby!

Aleesya: My KetBok, My Hubby!
108: Mama..


__ADS_3

Berbeda dengan Letha yang justru mencibir dengan ucapan orang yang menggoda Lisa. "Heleh! Caper banget sih?! " Nayla mengangguk. "Ganggu waktu makan kita gak sih? "


"Udah gak usah iri! Makan tinggal makan aja! " Letha berdecak malas. Dia tak terima jika Lesya mendukung Leon agar semangat menaklukkan hati Lisa sedangkan dia dengan Elvan saja tidak.


Mengingat betapa pilih kasihnya Lesya, membuat Letha tak berselera makan. Dia hanya mengaduk-aduk nasi lalu membuangnya di tempat sampah.


Amel yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala saja diikuti Nayla di sampingnya. "Gays gw ke taman dulu ya, jangan ikutin! "


Mereka berdua mengangguk saja. Dengan cepat Letha pergi menuju taman yang berada di samping sekolah. Memang sekolah GG tersebut dikelilingi taman.


Dia duduk di satu kursi dan memainkan kakinya. "Hah! Hidup gw rumit kenapa harus gini?! Punya kembaran yang gak peduli sama kita? Punya mami yang jarang pulang! Bahkan ketemu papa gak boleh pelukkan! "


"Semua gara-gara kakak sial*n! Arrgh! " Letha menghentak-hentakkan kakinya. Tiba-tiba saja dia melihat bayang-bayang orang muncul di bawah tanah. Dia memang sedang menunduk posisinya.


Dengan cepat Letha mendongkak dan mendapati Farel yang wajahnya terkena sinar matahari. Tampan! Letha hampir tercantol dengan ketampanan yang dimiliki Farel. "Farel? "


Farel langsung duduk di sebelah Letha tanpa satu kata patah pun. "Lo ngapain di sini? " tanya Letha tak menyangka. Farel menatap langit biru. "Gak boleh kah gw ke sini? "


"Boleh sih" kikuk Letha. Dia masih tak menyangka jika satu anggota OSIS menghampirinya. Farel tersenyum dan menyodorkan satu permen kepada Lesya. "Mau? "


Letha menerima dan membalas senyum Farel. "Thanks, btw ke sini ngapain? Dari kapan? " Farel mengangguk. "Gw sering ke sini kalo ada masalah cuman refresh otak doang"


"Ouh, sama dong! " Farel tersenyum dan mengangguk. "Masalah sama Lesya ya? " Letha terdiam sejenak.


"Menurut gw, lo jangan pernah benci sama keluarga sendiri apa lagi kandung! Karena keluarga itu memang sering berubah karena satu alasan yang mereka gunakan" Letha masih diam mendengar penuturan Farel. "Tetep aja dia mirip cabe! "

__ADS_1


Farel terkekeh kecil lalu mengacak rambut Letha. "Dan lo kembaran cabenya! " Letha memoyongkan bibirnya ke depan membuat dirinya sangat imut di hadapan Farel. "Ngapa tuh bibir? "


Letha menggeleng dan mulai memakan permen yang diberikan Farel tadi. "Lo suka permen lolipop? " Farel menggeleng. "Bukan gw tapi orang yang gw suka"


"Ha? Lo suka sama siapa? " Letha tak menyangka jika Farel menyukai dengan seseorang. Dengan gemes Farel mengacak rambut Letha kembali dan terkekeh. "Secret! Udah ya gw ke kelas dulu"


Farel berdiri dan meninggalkan Letha di sana. Letha merapikan rambutnya kembali dan menghentakkan kakinya gemes. "Gak nyangka angtos yang satu kelakuannya kek gitu"


"Senyum nya tadi manis kayak lolipop nya! " Letha memukul kepalanya untuk sadar dari lamunannya. "Hey! Wake up! Elvan jauh lebih manis dari dia! "


"Ish tauk ah! " gumam Letha lalu berdiri dan melangkahkan kakinya menuju kelasnya.


...~o0o~...


Luna dengan cepat pamit pulang bahkan mengendarai mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata. Lesya yang melihat itu bingung sendiri. Reflek dia berlari dan menyusul Luna dengan motornya.


Karena kebetulan pak satpam yang ada membuka pagar lebar-lebar, membuat mereka menerobos dengan mudah.


Luna yang gelisah menggigit jari kukunya cemas mendengar kabar jika mamanya masuk IGD kembali karena krisis. "Ma.. Ayolah! Bertahan demi Luna! "


Tes!


Bahkan Luna tak sadar jika dirinya menangis. Lesya yang berada di samping Luna dengan motornya mengetuk kaca mobil Luna. "Lunaa! "


Luna tak mempedulikan ketok kan dan teriakkan Lesya. Dia justru menambah kecepatan mobilnya membuat Lesya menghindar sedikit dan menambah kecepatan motornya. "Rumah sakit? Jangan-jangan mama.. No! "

__ADS_1


Lesya memang mengingat jika jalan yang digunakan Luna dan dirinya adalah jalan menuju rumah sakit. Dengan cepat dia menyusul dan mengikuti Luna dari samping dengan motornya.


Sementara di sisi Elvan dan Valen, mereka bingung mengapa kedua gadis tersebut pergi ke rumah sakit milik Tiger Wong? Pikir mereka.


"Vano, mereka kek ke rumah sakit Tiger Wong gak sih? " Elvan tak menjawab pertanyaan Valen itu. Dia justru berbelok dan memasuki parkiran rumah sakit karena kedua gadis tersebut sudah masuk.


Luna keluar dan berlari menuju IGD diikuti Lesya di belakangnya. "Luna! " panggil Lesya dari belakang.


Luna tak mempedulikan panggilan Lesya. Dia terus berlari dengan langkah khawatir menuju IGD. Tubuhnya bahkan sudah bergemetaran.


Hingga dia menatap pintu IGD yang masih tertutup. Lampu merah masih menyala menandakan jika Luna harus menunggu sebentar. "Luna! "


Lesya menghampiri Luna diikuti Elvan dan Valen di belakangnya. Dengan cepat Lesya memeluk erat Luna yang sudah bergemetar itu. "Hikss.. Sya mama sya.. "


"Sst! Kita tunggu dokter dulu ya! " Luna yang tak sanggup berdiri, berjongkok diikuti Lesya yang menahan tubuh Luna agar tak jatuh.


Luna merasa jika mamanya akan pergi dari kehidupannya entah itu kapan. "Kemaren gw mimpi kalo mama pergi sya! Gw gak rela hiks.. " Lesya masih berusaha sekuat tenaganya untuk menenangkan Luna yang menangis histeris itu.


"Sstt! Kita do'ain yang terbaik aja yah! " Luna mengangguk. Wajahnya sudah sembab karena air matanya terus mengalir dari pelupuk matanya. "Gw gak nyangka sya kalo.. kalo... hikss.. "


Lesya mengelus dada Luna yang kembali menangis itu. "Iya gw tau.. Kita tunggu aja apa kata dokter oke? " Luna yang mulai tenang justru malah bercerita kepada Lesya membuat tangis nya pecah kembali.


"Lo tau kan sya? Kalo mama banyak berjuang demi gw semenjak papa gak ada? Lo tau kan gimana perjuangan mama buat merjuangin gw sekolah? "


Lesya merasa sedikit bersalah karena mengajak Luna masuk ke dalam dunianya. "Maaf kalo gw bawa lo dalam masalah gw" lirihnya.

__ADS_1


Luna menggeleng dan melepas pelukkan Lesya. Dengan cepat dia menghapus air di pipinya dengan tangannya. "No! I'm happy in here! "


Jangan lupa like, komen, vote, rate, gif🤗


__ADS_2