
Lesya tertawa receh mendengarnya. Walau menyentil hati, dia berusaha agar tetap ceria di hadapan mertuanya itu. "Ahaha.. Apa sih bun, aku gak gitu tau! " Mayang terkikik kecil. "Hihi, lucu kamu! Udah bunda mau ke kamar dulu! Dan kalau ada masalah, selesaiin baik-baik! Semua pasti indah pada waktunya! Bunda pamit ke kamar, jangan terlalu larut di sini ya! Gak baik buat kesehatan kamu, dinginnn tauk di sini! " gurau Mayang.
Lesya hanya mengangguk patuh saja dan menatap kepergian sang bunda. "Beruntung banget gw bisa ketemu bunda walau dari perjodohan tanpa rasa dengan orang asing! Dan keluarga Grey bagaikan cahaya kebahagiaan! Pemberi gw warna kehidupan yang begitu besar dan banyak selama ini! " gumam Lesya tersenyum.
"Hahhh.. Apa yang bunda bilang benar! Semua pasti indah pada waktunya! Saat takdir memiliki keindahan luar dari dugaan! " gumam Lesya lagi lalu beranjak berjalan pergi melangkah menuju kamarnya dan Letha saat tinggal di rumah mewah itu.
Namun saat dirinya hendak masuk ke dalam kamarnya, dia hanya melihat pintu kamar Elvan terkunci rapat. Elena dan Alam? Mereka berdua sudah kembali ke rumah Alam—kediaman Bryson. Saat ini, Lesya bingung karena tak mungkin bukan jika Elvan kembali tidur sendiri di kamar? Perlahan-lahan pasti, Lesya paham apa arti dari pernikahan dan tugas seorang istri yang seharusnya menemani suaminya kapanpun bukan? Sekarang berbeda karena kedatangan Letha yang menginap di rumah mewah itu yang membuatnya sedikit tak enak hati dengan Angga, Mayang, Elena, dan tentunya Elvan!
Sedangkan pintu kamar Letha dan dia terbuka lebar. Letha yang sibuk memainkan ponselnya ta sengaja memperhatikan Lesya yang diam di tempatnya. Seharusnya Lesya masuk ke dalam kamar bukan? Aneh!
"Kak? Liatin apa? " tanya Letha.
Lesya menoleh dengan bingung dan berjalan melangkah masuk ke dalam kamar dan menutup pintu kamar. "Em, bukan apa-apa! " jawab Lesya sedikit kikuk.
Letha hanya percaya begitu saja dengan jawaban Lesya. Gadis itu merebahkan dirinya di ranjang lalu beralih mengambil buku pelajarannya dan mulai serius membaca bukunya itu. Berbeda dengan Lesya yang merebahkan diri di ranjang dan bermain game di ponselnya.
Setelah beberapa menit berlalu, Lesya perlahan mulai bosan karena terus menang melawan siapapun di game onlinenya. Sementara Letha tentu saja masih sibuk membaca bukunya. "Aelah, gabut gw! " gumam Lesya.
Ting!
Dengan malas Lesya membuka layar ponselnya dan melihat kontak 'Ketbok kutub❄' di layar ponselnya. Dengan cepat dia membaca dan membalas pesan Elvan yang mengajaknya bermain game online. Salah, lebih tepatnya menantang!
Bermain tiga kali ronde permainan game online mereka, Lesya berdecak malas saat dirinya kalah tiga kali berturut-turut oleh Elvan. Saat Elvan kembali mengirim pesan padanya, dengan sedikit jengkel dia membalas pesan lelaki itu dengan aplikasi di ponselnya. "Nj*r, kalah mulu gw?! "
📩Ketbok kutub❄
Gimana?
Seru ya kayaknya kalah mulu!
^^^📩Lele troublemaker^^^
^^^Heleh, lo cuman beruntung ya😒^^^
📩Ketbok kutub❄
Amasa?
Apa belum cukup kekalahannya?
^^^📩Lele troublemaker^^^
^^^Kalau gitu ayo main lagi?!^^^
^^^Mungkin kali ini gw yang bakal^^^
^^^kalahin lo!^^^
__ADS_1
📩Ketbok kutub❄
Oke, masuk ulang!
Kita tanding lagi!
^^^📩Lele troublemaker^^^
^^^Kalau gw menang, lo harus^^^
^^^nurut sama satu permintaan gw!^^^
^^^Dan kalau lo menang, gw yang^^^
^^^bakal turutin satu permintaan lo!^^^
📩Ketbok kutub❄
Deal!
(read)
Lesya berdecak malas dan menggerutu kesal. Dia kembali login ke game online-nya dan kembali tanding dengan Elvan. Kali ini Lesya lah yang memenangkan pertandingan. Sontak saja dia meloncat-loncat di atas ranjang bersorak kegirangan. "Yeyyy, huhuyy! Menang-menang! " soraknya.
"Kakakkkkkk... Bisa diem gak sih?! Keganggu tauk gw jadinya?! " ucap letha mencebik dan menutup wajahnya dengan buku pelajarannya. Lesya sontak kembali duduk di ranjang dengan kaki yang diangkat sebelah bagaikan lelaki.
"Whehe.. Sorry, gw terlalu seneng jadinya gini! " cengir Lesya tanpa dosa. Letha mengeryitkan alisnya bingung. "Seneng kenapa lo kak? " bingung Letha.
^^^📩Lele troublemaker^^^
^^^Gimana? Seru kayaknya ya kalau^^^
^^^gw ngalahin ketos kebanggaan sekolah!^^^
^^^Kayaknya gw nih yang paling jago,^^^
^^^whehe🤪^^^
📩Ketbok kutub❄
Iyain
^^^📩Lele troublemaker^^^
^^^Jiakkhh, gak terima lo kalah?^^^
^^^Sekarang lo harus nurut sama^^^
__ADS_1
^^^satu permintaan gw!^^^
📩Ketbok kutub❄
Yaudah, apa?
^^^📩Lele troublemaker^^^
^^^Nurut sama semua omongan^^^
^^^gw satu hari penuh waktu besok!^^^
📩Ketbok kutub❄
Bsok gw sibuk!
^^^📩Lele troublemaker^^^
^^^Sibuk mulu lo!^^^
^^^Lagian lo kalah, jadi nurut gek!^^^
📩Ketbok kutub❄
Oke, tapi jangan macem-macem
lo mintanya! Besok gw sibuk!
^^^📩Lele troublemaker^^^
^^^Nah, gitu gek dari tadi!^^^
^^^Ywdh, byee ketemu besok!^^^
^^^(centang dua)^^^
Lesya merebahkan dirinya dan berpikir kecil hal apa yang akan dia lakukan esok hari untuk mengerjai Elvan? Dia menyenggol sikut Letha agar memberinya saran yang tepat. "Tha, menurut lo kalau ada orang yang bakal nurutin semua permintaan lo dalam satu hari, lo bakal nyuruh dia apaan satu harian penuh? "
Letha mengerutkan keningnya dan menjawab saja. "Pertama-tama, gw bakal nyuruh dia ngantar ke sekolah dan buka tutup mobil kalau mau masuk keluar mobil! Kedua gw bakal bawa dia ke mall terus keliling-keliling beli belanjaan sementara yang bawa belanjaan dia! Ketiga, gw bakal nyuruh dia masak makanan yang enak buat gw dan yang terakhir mungkin gw akan nyuruh dia kabulin satu permintaan yang paling gw pengen! Contohnya, dapetin Elvan! " jelas Letha membayangkan jika dirinyalah yang bersama-sama dengan Elvan.
Lesya menjentikkan jarinya. Pas sekali jawaban Letha! Dan dia pastikan jika besok dia akan mengerjai Elvan dengan ke empat saran Letha. "Aha! Benar, gw bakal coba itu! " gumam Lesya yang sama sekali tak terdengar sedikitpun oleh Letha.
"Ekhem! Jangan terlalu berharap sama orang yang gak mungkin mencintai lo Tha! Gak baik sebuah perasaan yang selalu jujur dipaksa begitu! Coba lo bayangin deh, kalau ada orang yang suka sama lo dan dia mau lo sama orang itu, gimana perasaan lo dek? " ucap Lesya mencoba menasehati sang adik.
Letha dengan mudahnya menjawab seolah tanpa beban. "Kan gw tinggal jawab kalau gw udah jadi punyanya Elvan! Gampang kan? " enteng Letha tersenyum manis. Lesya mendelik tak paham dengan jawaban sang adik. "Dan kalau ketbok udah ada yang punya gimana? Bahkan. . . Sampai mereka menikah mungkin? "
Letha tertawa renyah mendengar pertanyaan konyol yang terlontar dari mulut Lesya. "Gak mungkin lah kak! Tau kan kalau Elvan tuh gak suka nyentuh perempuan mana pun? Dan kalaupun benar, gw mungkin bakal jadi orang ketiga diantara mereka! Gw rela kok jadi perusak hubungan orang demi Elvan sayangku! "
__ADS_1
Mata Lesya mendelik mendengarnya. Tak waras memang adiknya sekarang! Terlalu digelapkan oleh cinta hingga begini! Dan maksud dari lontaran kata sang adik, Letha akan menjadi perusak hubungan antara dia dan Elvan begitu? Egois!
Jangan lupa like, komen, vote, rate, gif🤗