
Luna menggaruk tenguk lehernya yang tak gatal. "Ya aneh aja kali Sya! " Memutar bola matanya malas, Lesya meninggalkan mereka berniat mencari makanan. "Tauk dah! Gw mau makan laper bye! "
Melewati Elvan yang hendak melaluinya di jalan menuju arah barat kemah, Lesya tersenyum ramah. "Hai Taehyung KW! " ledek nya pergi.
Taehyung KW? Siapa Taehyung? Mengapa dirinya yang disebut? Pikir Elvan bingung.
* Taehyung? Siapa lagi Taehyung? Pake KW segala! Aneh tuh anak! Tumben juga ngomong hai yang biasa oy! * batin Elvan aneh.
Lesya melanjutkan langkahnya dan berhenti dimana dirinya melihat Farel di sana. "Lo di sini Rel? " Farel menoleh dan mengangguk. "Iya, lo sendiri? "
Lesya mengambil satu pop mie dan melirik sekilas Farel. "Kalo gw gak laper gw juga gak bakalan ke sini kali! " ketusnya. Farel terkekeh dan mengambil mangkoknya pamit kepada Lesya yang membelakangi dirinya. "Pamit Sya! "
Tanpa menjawab, Lesya melirik sekilas Farel dan kembali menuangkan air hangat dari termos yang ada di sana dan menutup pop mie nya. "Enak banget ya jadi lo! "
Menoleh, Lesya memutar bola matanya melihat dimana Letha datang ke sana dan mengambil satu pop mie. "Bisa dideketin banyak cowok! Emang dasar lo yang gak puas satu cowok! Harus berapa lo ambil cowok di dunia ini? Seribu? " tajam Letha sinis.
Lesya tak menjawab. Walaupun kata-kata Letha menyakitkan hatinya, dia hanya dapat menahan semua itu. Hingga Amanda yang datang ke sana guna mengambil air hangat memanasi suasana. "Emang dari dasarnya pelacur! Kelayapan mulu! Jual diri ya? " sinis nya.
Geram, Lesya mengangkat pop mie nya dan menumpahkan nya tepat di kepala Amanda. "Ups! Sengaja! Byee! " pamitnya meledek penampilan Amanda sekarang. "LESYAAA!! " geram Amanda.
Rambut Amanda saat ini berserakan dengan mie dan tumpahan kuah bakso tersebut. Mood Lesya hancur mendengar kata-kata dari Letha dan Amanda. Sebenarnya dia oke aja karena sering dia dengar. Namun, kali ini dia merasa mereka menjelekkan nama Mila tanpa sadar dengan kata-kata 'dasar' yang terucap.
__ADS_1
Tahukah kalian apa itu dasar? Menurut Lesya saat ini, dasar adalah bagaimana asal mula drinya. Mila, selaku orang yang melahirkannya adalah dasar dari hadirnya Lesya. Sama saja mereka menjelek dan menghina nama Mila.
Bahkan Letha yang merupakan adiknya sekaligus kembarannya tak menyadari jika dia sama saja menghina orang yang melahirkannya dan mengandungnya secara tak langsung. Sksk, duharka dia!
Lesya berjalan keluar dari tempat persediaan makanan dan minuman terbatas itu dan berjalan mengelilingi kemah. Butuh waktu sendiri untuk mengembalikan moodnya yang down seketika. "Shh! Sial*n! "
Menendang batu, Lesya mengacak rambutnya frustasi dan menghela nafas saat namanya dipanggil oleh pak Rio. "Lesya! " Menoleh, Lesya mengangkat satu alisnya tanpa suara.
* Pasti Amanjing udah lapor ke guru! Ck, dasar pengadu! Arh, tauk ah! Apapun hukumannya nanti, mending langsung kerjain habis tuh kabur! Ck, jadi kangen bunda! Gimana kabarnya ya sekarang sama Ayah? Semoga mereka baik-baik aja tanpa gangguan Sakh! * batin Lesya.
Pak Rio menghampiri Lesya dan menunjuk dimana Amanda digandeng oleh Letha dengan penampilan saat ini. "Kamu apain Amanda? Inget Sya kita masih ada di area perkemahan! Jaga sikap kamu! " Lesya memutar bola matanya malas.
Banyak siswa-siswi membicarakan keburukan yang baru saja Lesya perbuat. Memang saat ini mereka berada di pusat kemah hingga banyak siswa-siswi lainnya melihat penampilan Amanda. "Ck! Yaudah hukumannya apaan? " malas Lesya.
* "Jahat banget sih Lesya! "
"Masa sih Lesya kayak gitu? Perasaan beda deh sama sikapnya! "
"Bener gak nih ceritanya? " *
Amanda menyunggingkan senyum miringnya. Tanpa diancam, Letha terlebih dahulu membela dirinya begitu saja. Pihak keberuntungan memang ada di pihaknya kali ini.
__ADS_1
* Ha? Bela gw nih adeknya? Wah gak sia-sia gw dateng ke kemah barat! Gak papa deh baju gw kotor mie gini! Hoek, tapi bau! Padahal gw belom ngancem pake pistol loh? Emang keberuntungan selalu ada di pihak Amanda! Liat aja nanti, gw akan buat semua orang percaya dengan diri gw! Hem.. Adiknya udah! Sekarang sahabatnya! Leon! * batin Amanda tersenyum senang dalam hatinya.
Lesya yang melihat senyum miring Amanda mengepalkan tangannya erat. "P--- " Terhenti, entah ada atau tanpa angin badai apapun, pak Rio justru memberikan hukuman tanpa mendengar penjelasan Lesya. "Keterlaluan! Kamu sekarang beresin dan pungut sampah yang ada di sungai sekarang! "
Lesya melotot dan pergi begitu saja tanpa satu kata patah pun. Setiba di sungai yang cukup sepi, Lesya mengambil sapu lidi yang ada dan mulai membereskan area sungai tersebut.
"Gil*! " gumam Lesya. Lesya benar-benar tahu apa yang ada di pikiran Amanda saat ini. Sudah tertebak hanya dengan melihat senyum miringnya itu. "Sial*n! Arhhh!! " geram Lesya mengacak rambutnya.
Hari sudah mulai terik. Lesya masih belum menyelesaikan hukumannya. Terduduk di pohon rindang, Lesya menatap ke arah sungai dan melemparkan satu batu yang ada ke dalam sungai. "Gini amat hidup gw! Kenapa semesta gak izinin gw bahagia? " lirih Lesya.
Lesya duduk dengan posisi sedikit berjongkok. Wajahnya dia letakkan tepat di atas lututnya melihat air sungai yang ada di depannya. Tiba-tiba saja dia menoleh dan melihat dimana lelaki tegap ikut duduk dengan posisi duduk berselonjor. "Elvan? "
"Bukan semesta yang gak izinin lo bahagia! Tapi, Tuhan masih mau uji hambanya sesuai kemampuan hambanya! Jadi, jangan pernah ngeluh! " Lesya teralih dan akhirnya duduk dan menselonjorkan kakinya. "Sesuai kemampuan? Selama ini udah dibatas kemampuan! Apalagi waktu gw umur 5 tahun! "
Elvan menggeleng dan menyodorkan botol aqua kepada Lesya. Lesya menerima saja dan meneguknya setengah botol seraya mendengarkan ucapan Elvan. "Karena Tuhan mau kalo lo tegar menghadapi masalah lo sekarang! "
Lesya tersenyum kecil mendengarnya. "Gw heran! Lo kutub tapi kenapa bisa nasehatin gw panjang kali lebar sih? " tanya Lesya menatap wajah Elvan dari samping.
Elvan memutar bola matanya malas. "Karena gw manusia! " Lesya mengambil ponsel di sakunya dan mengarahkan kamera ke arah mereka berdua. "Sekali-kali kita foto! " kata Lesya.
Jangan lupa like, komen, vote, rate, gif🤗
__ADS_1
>>><<<
Triple up! Like and gif dong pliss! Thank yang kasih like and gif! See u🖤