Aleesya: My KetBok, My Hubby!

Aleesya: My KetBok, My Hubby!
69: Rekor!


__ADS_3

Lesya mengangguk, "Bolos aja lah bu! Kalo bolos, nilai saya merah! Dan kalo merah berarti tinggal kelas! Kalo tinggal kelas berarti... "


"Lesssyyyaa... " pekik bu bunga. Lesya langsung lari terbirit-birit dari kelas 12 A, "Bye ibuk bunga"


Siswa-siswi kelas 12 A mati-matian untuk menahan tawa mereka. Tatapan horor bu bunga membuat mereka kembali serius larut dalam pelajaran.


Sementara Lesya tak kembali ke kelasnya. Dia pergi ke toilet terlebih dahulu. Di saat dirinya keluar dan mencuci tangannya di wastafel, dia melihat ada secarik kertas di sana.


Dia mengambil dan mulai membacanya, "Bagaimana kejutannya? Aleesya sayang? Apa kau suka? " Lesya menggepalkan tangannya geram.


Dia langsung membuang kertas dengan kasar ke arah tong sampah yang ada dan mencuci tangannya keras hingga sedikit meninggalkan bekas luka.


Setelah merasa puas, Lesya mematikan air dan melihat wajahnya dari pantulan cermin di depannya, "I'm tired! I want to live in peace! Why is it hard for me? " lirih Lesya.


Lesya sama sekali tak menunjukkan ekspresi sedih, gembira, geram atau lainnya. Dia hanya datar tanpa ekspresi keluar dari toilet menuju kantin karena bell sudah berbunyi.


Lesya berjalan menyusuri koridor dan menatap tajam semua siswa-siswi di depannya yang berani menatap matanya. Setelah tiba di kantin, Luna melambaikan tangan ke arah Lesya.


Luna duduk bersama Letha dkk, Leon, Lisa dan Elvan dkk. Lesya segera menghampiri mereka karena hanya tersisa bangku di sana.


Dengan kasar Lesya duduk dan langsung menyeruput minumnya. Bahkan mereka terkejut dengan sikap Lesya. Terutama Letha!


"Ngapa lo? Sehat? " Lesya menggeleng mendengar pertanyaan Luna. Leon mengkode Luna agar tetap diam dan diangguki oleh Luna.


Lesya tak memakan satu pun makanan. Dia hanya minum es alpukat buatan bu Inah saja. Suasana yang hening, tiba-tiba kembali ceria dengan kedatangan bu bunga.


"Kalian lagi reuni-an ya? " Valen menggeleng, "Enggak bu, kita lagi nguli" ngawur Valen sontak membuat mereka tertawa tapi tidak dengan Lesya dan Elvan.


Lesya mengacak rambutnya frustasi memikirkan pengirim surat tadi. Dia bahkan tak bisa berpikir jernih lagi sekarang.


Di saat semua bercanda, Lesya frustasi aneh gak tuh? Sontak Lesya jadi pusat perhatian. Luna mengkode Leon yang berada di depannya.

__ADS_1


Leon menggeleng tak tahu. Luna menghela nafas kasar. Berbeda dengan bu bunga yang langsung bertanya, "Kamu kenapa Sya? "


Lesya tersadar dan menoleh, "Pusing bu, mikir mulu! " Amel menyahut tak jelas, "Minum baygon sono"


Lesya melemparkan kacang ke arah Amel, "Ngawur lo! " Amel mengambil tumpahan kacang yang Lesya berikan, "Hehe.. Btw makasih Sya"


Bu bunga menggeleng, "Adeh-adeh... Emang trouble maker pernah punya masalah? " Lesya mendelik, "Adeh-adeh, saya kan manusia bu! Setiap manusia pasti punya masalah"


"Kirain bukan! " Mereka tertawa tanpa Elvan. Lesya mendelik, "Kalo saya bukan manusia, ibu juga bukan manusia dong! "


Sontak mereka berhenti tertawa dan menatap serius Lesya. Perasaan bu bunga mulai tak sedap. "Kalo ibu paham bahasa saya, berarti ibu sejenis bukan manusia dong bu! "


Wajah bu bunga masam seketika mendengar gelak tawa dari meja murid-murid nya ini. Termasuk Lesya.


Frans kembali angkat suara, "Emang masalah apa sih Sya nyampe lo frustasi? "


Lesya dengan spontan menjawab, "Tadi gw ke toilet, trus di toilet gw nemuin ker--- " Lesya tersadar dan memukul mulutnya.


Lesya tertawa melihat wajah mereka yang masam. Di saat Lesya berhenti tertawa, bu bunga tiba-tiba lari-lari meninggalkan mereka.


"Muntah ya? " molog Lisa. Nayla mengangguk, "Ho'oh! Bu bunga aja megang perut plus mulut! Jadi kek orang muntah-muntah" jawabnya.


Lesya tanpa sadar mengeluarkan kata yang membuat mereka melotot, "Hamil kali! "


Leon tersedak minumannya. Lisa dengan sigap menepuk pundak Leon agar lebih baik. "Ha? Apa? Hamil? " ulang Letha.


Lesya tersadar, "Siapa yang hamil? " Luna menyentil kening Lesya, "Yee.. Lo yang bilang! Lo yang lupa juga" Lesya meringis kecil.


"Oh itu! Gw cuman nebak doang! Cewe yang nikah muntah-muntah ya hamil! Kalo gak ya sakit! " jelas Lesya.


Mereka mangut-mangut paham dengan penjelasan Lesya, "Semoga aja! " sahut Ken. Dan diaminkan oleh mereka semua.

__ADS_1


Tak lama bu bunga kembali dengan keadaan wajah yang sedikit pucat, "Em.. Kalian nanti bakal jadi satu kelompok buat tugas bu Lina nanti ya"


"Yah, ibuk gak seru main tugas mulu! " jawab Lesya malas. Farel kemudian menyahut, "Gak ada tugas gak seru! "


Lesya memutar bola matanya malas, "Ye.. males gw ngomong ama anak pinter! Ujung-ujung nya main buku! "


Luna mengangguk, "Tak usah berteman dengan mereka kawan! Bu bunga sih! Harusnya kan bu Lina yang ngomong bukan ibuk! Kita juga beda kelas"


"Iya walau beda kelas ini diacak dari seluruh siswa-siswi kelas 12! Dan kebetulan kalian semua di gabung! " cerocos bu bunga.


Lesya bergumam kecil, "My time! " murungnya. Leon terkikik kecil, "Lo gak bakal bebas lagi sya"


"Bod*amat! Kalian aja yang kerjain gw mah tinggal nyalin, wkwk! " canda Lesya.


Amel menyetujui perkataan Lesya kemudian menggeleng, "Stuju! Eh, kagak dah! Mumpung ada cogan! "


Lesya dan Luna dengan kompak menyindir Amel, "Cogann trosss... "


"Gak peduli wle! Dari pada kalian gak punya tipe cowok idaman! " Luna melotot, "Ada! Tipe cowok gw yang pastinya baik, nerima gw apa adanya! "


Nayla beralih menatap Lesya, "Kalo lo sya? " Lesya berpikir sejenak, "Kagak ada! Gw mau nuntasin rekor gw! "


"Rekor apaan tuh? " tanya Ken. Lesya menghela nafasnya, "Gak nikah, gak pacaran, gak suka cowok nyampe gw tua! "


Mereka terkejut dengan tantangan rekor Lesya. Valen angkat suara, "Kalo lo suka sama cowok? "


Lesya menyeruput minuman nya dan kembali menjawab pertanyaan Valen, "Ya, dia orang yang pertama yang berhasil ngebobol hati gw! "


Elvan yang mendengar itu menyerigai kecil. Dia bertekad pasti akan membuat Lesya jatuh cinta padanya suatu saat nanti. Bukan karena mulai suka!


Namun, karena dia paham apa arti dari sebuah pernikahan. Jadi, dia ingin mempertahankan pernikahan itu. Itulah isi pemikirannya!

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, rate, gif🤗


__ADS_2