Aleesya: My KetBok, My Hubby!

Aleesya: My KetBok, My Hubby!
253: Bertemu Arya!


__ADS_3

Sepulangnya pulang sekolah, Leon tanpa pamitnya kepada siapapun berjalan pulang terlebih dahulu. Sementara Lisa hanya diam melihat punggung Leon yang menjauh dari kelas. "Huhh, gw jadi ngerasa bersalah! " gumamnya.


Lesya geleng-geleng kepala. Tiba-tiba di saat kelas masih lumayan ramai, tiba-tiba saja dikelas didatangi oleh oleh empat most wanted sekolah. "Misi cantik, ada orang yang namanya Amel di sini? Dicariin sama pacarnya nih! " ucap Ken.


Amel menoleh dan tersenyum lebar. Banyak lontaran yang keluar mendengar kata ‘pacar’ yang disebutkan Ken barusan. Mereka tak menyangka jika Amel memiliki kekasih saat ini.


Frans yang mendengar kata-kata lontaran dari Ken hanya menyenggol sikut Ken. "Apaan sih, udah elah! Ayo, yang! " ajak Frans. Amel hanya menerima ulran tangan sang kekasihnya itu dengan senyumnya.


Mata Letha dan Nayla membulat lebar tak percaya. Bukan hanya itu, namun anak-anak kelas B juga menutup mulutnya tak menyangka. "Gil*! Lo pacaran sama Frans Mel? " tanya Nayla memastikan dibalas anggukan antusias oleh Amel. "Udah lama sebenarnya, tapi gw lupa kasih tau hehe.. " ucapnya.


"Mau pulang bareng? " tawar Amel. Masih tak percaya, Letha dan Nayla hanya mengangguk menjawabnya. Kesempatan emas jika pulang bersama dengan most wanted. Apalagi empat most wanted!


Kelas perlahan mulai sepi karena waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 2 siang. Luna, Lisa dan lesya sedari tadi hanya berbincang kecil tanpa mempedulikan ucapan orang lain di sekitar mereka. Lesya dan Luna sesekali membicarakan tentang bagaimana hubungan teman mereka masih tetap utuh tanpa halangan.


"Menurut gw nih ya, mending datengin bokap lo aja Lis! Bilang aja kalau kita berempat ada tugas kelompok dan selesaiin nya di rumah lo! Nah, kalau gini kan mungkin bokap lo percaya! " tutur Luna memberikan usulan.


Lesya mengangguk setuju mendengarnya. "Nah bener tuh! Kebetulan kan ya? Pak Rio ngasih tugas kelompok kan? Masing-masing kelompok 4 orang kan? Nah, suruh aja pake alasan itu! Biar kita liat sejauh mana masalahnya! " kata Lesya menyetujui usulan Luna.


Lisa mengangguk pelan. Dari lubuk hatinya, dia sedikit lega mendengar saran dari Lesya dan Luna. Walau mereka sering bertengkar. "Wait, gw hubungin Leon dulu biar barengan ke rumah gw! " kata Lisa. Lesya dan Luna hanya mengangguk kecil.


Ting!


Lesya melihat ponselnya bingung dan membaca pesan yang masuk baru saja di ponselnya. Dia berpikir keras siapa pelaku yang mengirimkan dirinya pesan kali ini. "Lah? " bingungnya mengeryitkan alisnya bingung.


📩+6212*********


Gw kembali!


Siapkan diri lo, Lesya!!


(read)


Dengan cepat Lesya menelepon sang pemilik ponsel namun s*alnya, nomor itu sudah terhapus. Bahkan nomor Lesya juga sudah diblok oleh orang itu. "Shiitt! Anj*ng lo! " umpat Lesya kecil mengketuk mejanya kecil.


Ting!


📩Ketbok kutub❄


Jangan percaya pesan dari orang

__ADS_1


asing!


Lesya melotot dan melirik sekitarnya. Tak ada CCTV selain CCTV sekolah. Dan tak mungkin kan jika tiba-tiba Elvan tiba di Indonesia dan berlari ke arah ruang CCTV? Aneh rasanya! Pikir Lesya. Tak urung, Lesya membalas pesan dari Elvan dengan jarinya yang lincah.


📩Lele troublemaker


Dari mana lo tau?


📩Ketbok kutub❄


Insting aja.


Jangan mikir yang aneh-aneh,


gak baik!


📩Lele troublemaker


Iyaaa,baweell lo!


(centang dua)


Lesya menutup ponselnya yang mengusap wajahnya kasar. Dia melirik ke arah Luna yang bermain ponselnya dan Lisa yang menyimpan ponselnya di saku. "Gimana? "


Lisa tertawa datar. "Ha.. ha.. Gak lucu! Ujung-ujungnya juga lo pada nyontek sama gw! " kesal Lisa dibalas tawa receh dari Luna. "Nah tuh tau, kuy lah! " semangat Luna.


Ketiga remaja itu pergi meninggalkan kelasnya dan melangkah menuju kendaraan mereka masing-masing. Mereka tanpa sengaja menemukan Leon yang mengendarai motornya di jalan. Alhasil mereka mengajak Leon agar berbarengan dan menuju rumah Lisa.


~o0o~


Lisa mengajak masuk ketiga temannya setelah tiba di tempat. Sementara Arya yang berada di ruang tamu, mengerjakan tugas kantornya, menoleh dan menajamkan pandangannya melihat siapa yang datang. "Pah, mereka teman Lisa! Kita mau belajar bareng, boleh ya? " pinta Lisa setelah menyalimi tangan sang ayah.


"Boleh aja, tapi enggak buat pacaran! " tegas Arya menatap tajam Leon seolah menyindir. Lisa menghentakkan satu kakinya sekali. "Papa jangan cari ribut dong! " kesalnya.


Arya hanya berdehem kecil saja dan mengalihkan pandangannya melihat Luna dan lesya bersamaan. "Tau, Lisa ajak ke kamar dulu! Bye! " malas Lisa.


Maurine yang melihat adanya tamu, segera menghampiri mereka. "Siapa Lis? Temen kamu? " tanya Maurine dibalas anggukan kepala Lisa. Dengan cepat Leon, Luna, dan Lesya menyalimi kedua tangan orangtua Lisa. "Siang tante eh salah, sore deh! " kata Luna plin-plan.


"Kalian siapa namanya? " ucap Maurine membuka pembicaraan.

__ADS_1


"Luna tan, "


"Leon, "


"Lesya. "


Mata Maurine tergelak lebar. "Loh? Kayaknya tante kenal kamu, tapi siapa ya? " molog Maurine menunjuk ke arah lesya. Lisa memutar bola matanya malas. "Mama jangan mulai deh! Dia tuh istri dari Elvano, bukannya mama ikut acara ya waktu itu? " malas Lisa.


"Oiya, mama lupa! Yaudah, kalian ke kamar Lisa aja! Nanti ada ART yang bawa cemilan kalian oke! " kata Maurine diangguki oleh Lisa.


Lisa mengajak teman-temannya ke kamarnya namun tidak dengan Lesya yang justru dipanggil oleh ayahnya. "Lesya? Kamu bisa bicara sebentar dengan saya? "


Lesya hanya mengangguk kecil dan menyuruh ketiga temannya itu terlebih dahulu pergi dan menyisakan dirinya dan Arya di ruang tamu. Mereka duduk berseberangan dengan Lesya yang terlihat santai sementara Arya serius. "Kenapa om? Apa ada masalah? " tanya Lesya.


"Apa kamu benar Lesya? "


Arya menatap Lesya dengan pandangan yang sulit diartikan. Sementara Lesya yang sudah tahu kemana pembicaraan akan terarah hanya mengangguk mantap. "Sepertinya anda kenal saya om, benar bukan? " tanya Lesya dengan nada datarnya.


Arya mendelik tak percaya dengan kenyataan di depannya. "Ini? Tak mungkin! " Lesya menghela nafasnya sejenak sebelum kembali bicara. "Emila, nama mami saya! Dan saya, Zelyra Aleesya Michella Fyo! " tegas Lesya dengan pandangan kosong di depannya.


Sontak Arya beranjak berdiri dan mengusap wajahnya. "Jadi, kamu? Anak dari. . . " Lesya mengangguk tegas. "Ya, itu saya! Anak yang tak tahu asalnya dari mana dan besar tanpa adanya hubungan darah dari keluarga Fyo! "


"Stop! Oke saya mengerti! Sekarang, dimana Mila? Saya perlu bicara sebentar dengannya! " tanya Arya hati-hati. Lesya terdiam. Itu pertanyaan sensitif bagi dirinya. "Mami. . . Mami sekarang udah nyusul papi! " lirih Lesya sedikit menunduk tak ingin menatap Arya.


Hening!


Arya tak tahu lagi harus bagaimana menyikapinya. "Maaf jika saya lancang! Saya tak tahu soal itu, " sopan Arya diangguki oleh Lesya.


"Saya permisi om! Oh iya, jangan anggap remeh Leon ya om! Mungkin om sendiri yang salah paham, Leon bukan orang yang macam-macam! Saya tau om sayang dengan Lisa, tapi ini salah! Jika saya dengar om menyakiti hati Leon, saya gak segan-segan lagi dengan om! Walau om itu adalah sahabat mendiang papi Arga, saya tak peduli! Ingat itu! " tegas Lesya lalu melenggang pergi dari ruang tamu menuju kamar Lisa dengan bantuan salah satu ART yang dia temukan.


Sementara Arya hanya diam menatap kepergian Lesya. "Arga, anakmu sudah dewasa! Sayang sekali kamu tak ada di sini melihat tumbuh kembangnya! " gumam Arya mengadah ke atas langit-langit ruang tamu.


Jangan lupa like, komen, vote, rate, gif🤗


>>><<<


Hay-hay gays, kembali lagi sama author! Nah, author mau curhat sebentar dulu tentang novel ini! Sebelumnya saya minta maaf buat alur yang makin lama makin ngebosenin! Sebenarnya saya mau buat part tentang masa lalu Mila mulai dari awal hingga Lesya lahir ke dunia. Tapi, author sendiri bingung karena gak mungkin semuanya dirangkum di sini. Karena gak semua orang cepet nangkep sama alur ceritanya kan?


Jadi author minta pendapat kalian nih gays. Mau buat novel baru soal Mila dan lahirnya Lesya gak nih? Masalah judulnya, author namain sesuai nama Mila sendiri, EMILA'S LIFE STORY.

__ADS_1



Cerita itu bakal rilis kalau banyak yang setuju dan sementara novel ini tetap berjalan walau sedikit lama updatenya karena fokus novel di atas itu. Menurut kalian gimana gays? Minta pendapatnya ya semua, thanks you🤗


__ADS_2