Aleesya: My KetBok, My Hubby!

Aleesya: My KetBok, My Hubby!
193: Thank and sorry!


__ADS_3

Akhirnya Lesya angkat suara. "Hentikan! Gw termasuk manusia spesies uwu-phobia! Hentikan ini kawan! " ucapnya menyeleneh.


"Cari pacar makanya lo Sya! " ujar Leon. Lesya menggeleng tak setuju. "Ngapain nyari pacar kalau ujung-ujungnya gak berjodoh? " polosnya.


* "Korban buaya tertampar kata-kata! "


"Mental aman bosqu? "


"Aku gak kayak gitu sayang! Kita tuh berjodoh! Jangan dengerin ucapan dia! " *


Ken yang mendengar tertawa receh. "Ya gak papa kali! Sekalian buat kenangan playboy! " Lesya menggeleng tak setuju kembali. "Kenangan tuh bukan menyakiti perempuan tapi mengukir warna dengan perempuan! "


* "Tepuk tangan buat pendekar nasihat kelas kakap baru kita! "


"Cakep! Gw dukung! Kalau mau main sama boneka jangan sama perempuan! "


"Buat buaya darat di sini mental aman? " *


Sorakan terdengar di area kemah. Luna yang sedari tadi hanya tertawa angkat suara. "Sejak kapan lo jadi pendekar cinta Sya? " tanyanya aneh.


Lesya menggedikkan bahunya tak tahu. "Gak tau! Mulut gw asal nyeplos doang! " jujur Lesya. Lisa mengangkat satu alisnya bingung. "Kenapa gak sekalian lo jadi guru dengan mata pelajaran ‘cinta is lope and lope is cinta’ noh? " kata Lisa.


"Bener noh! Gw kasih tau nih ya! Kasus percintaan dalam asrama saat ini berbunyi: ‘Aku sayang kamu, kamu sayang dia’ " tambah Luna yang ditanggapi tawa oleh Lesya dan Lisa. "Trending kasus! "


Lesya tertawa renyah. "Butuh dana asupan gizi? Hubungi saya siapa tau mau menghadap Yang Kuasa! " tambah Lesya bercanda. Luna dan Lisa hanya dapat terkikik ngeri saja dengan tampang Lesya.


Elvan dkk yang berada di belakang Lesya dkk hanya menyimak saja. "Gw mau curhat gays! " ucap Farel tiba-tiba. Sontak Ken dan Valen menoleh. "Sok atuh noh curhat! "


Farel berdecak dan menggeleng. "Maksud gw curhat sama kalian! " Frans mengangkat satu alisnya bingung. "Kenapa gak sekalian sama anak-anak lain? " tanya Frans.


Belum sempat Farel menjawab, suara Kenneth membuat semua menoleh. "Semuanya, Farel mau curhat nih! Tolong di denger ya! Dan kalau ada saran, boleh langsung ngomong ya! " Farel ingin sekali menoyor kepala Ken lalu membelah nya menjadi dua karena berhasil membuat banyak sorakan dari kelas 12.


* "Sini curhat aku dengerin kok ganteng! "


"Mas Farel mau curhat apa? Sini neng dengerin! "


"Kaum hawa sekali nyorak kayak mau demo! " *


Farel berdiri di tempatnya dan menghela nafas menatap tajam Ken yang seolah sama sekali tak merasa bersalah. Sementara Leon sudah kembali duduk bersama Lisa di sampingnya.


Semua menunggu ucapan dari Farel keluar. "Eum.. Buat perempuan yang buat hati gw sering berdetak, sering buat gw terpesona, sering buat gw sedikit kecewa, asal lo tau kalau sebenarnya gw selalu nunggu lo di sini! Hati gw sakit saat lihat lo ngejar sahabat gw sendiri! Tapi gw berusaha pendam itu semua! Gw senang kalau lihat lo bisa bahagia walau hati gw sakit buat nerima semua itu! " jujur Farel.


Sontak bisikan terdengar setelah ucapan Farel terhenti karena sudah selesai. Mereka sedikit iri dan kesal dengan perempuan tersebut. Hingga Lisa yang terkejut mendengar pengakuan dari sahabat sepupunya berbalik. "Sejak kapan lo suka sama seseorang Rel? " bisik Lisa.


"Kepo lo Lis! " jawab Farel. Lisa hanya menatap malas Farel saja. Ken menatap tak percaya temannya itu setelah terkejut beberapa saat. "Wah-wah berubah profesi jadi sadboy lo Rel? " Farel memutar bola matanya karena malas menanggapi.


Farel menghela nafasnya mendengar ricuhan siswa-siswi yang membicarakan dirinya. Bahkan Luna berbalik dan memberikannya ledekan kecil. "Yahayy.. Sejak kapan broken heart lo Rel? " ledek Luna disertai pertanyaan.

__ADS_1


"Kenapa gak lo deketin aja Rel? Siapa tau kalian jodoh! " saran Valen. Farel mengulum senyumnya tipis. "Kakaknya galak! " kekehnya.


Leon berbalik ke arah Elvan dkk. "Ya menurut gw deketin aja dulu kakaknya baru ambil hati adeknya! " saran Leon. Farel menoleh dan berpikir sejenak. "Saran diterima! "


Berbalik, Lesya mengangkat satu alisnya bingung. "Yaelah! Siapa sih yang lo suka? " tanyanya. Farel tak menjawab dan melirik perempuan yang berada sedikit jauh dengannya. Lesya ikut menoleh dan menutup mulutnya tak percaya. "Serius nih? Wah, kalau lo mau sama dia... Gak boleh!! Sekali deketin, gw hempas lo!! " tegas Lesya.


Farel tercengang dan menggeleng. Dirinya merutuki pandangan matanya yang membuat Lesya ikut menoleh. *Ya jangan! " Lesya mengangkat satu alisnya. "Inget ya sekali lo deketin tanpa izin gw.. Gw bawa pergi dia ke luar negeri! Kalau bisa ke luar angkasa! "


Farel mengangguk patuh saja dan memancarkan wajah lesunya. Sementara Luna tertawa receh mendengarnya. "Heleh! Siapa sih orangnya? Penasaran gw! Nyampe dibawa ke luar angkasa! Emang tau ada berapa sistem planet di tata surya? "


Lesya mengangguk bangga. "Ada 8! " jawab Lesya mengangkat lima jari tangan kanannya dan dua jari tangan kirinya. "Yeee.. Ngomongnya 8 tapi di tangan lo aja cuman ada 7 doang! " cibir Lisa.


Lesya mendelik dan mengangkat kedua tangannya. "Tangan gw ada 2 bukan 7 ya! " Lisa memutar bola matanya malas. "Maksud gw jari lo! Tau lah! Yang mau curhat silahkan, yang mau ngamen silahkan juga noh! "


"Yee.. Frustasi agaknya si Lisa! " bisik Luna terkikik. Lesya ikut terkikik mendengar bisikan Luna di telinganya. "Musik Yon! "


Leon mengambil satu gitar yang berukuran kecil miripnya ukulele dan memetiknya perlahan hingga terdengar bunyian yang merdu diiringi nyanyian dari Luna dan Lesya.


*****


(Nyaman— Andmesh Kamaleng)


Lama sudah ku menanti


Banyak cinta datang dan pergi


Tapi tak pernah aku senyaman ini


Mungkin dirimulah cinta sejati


Tak akan kuragu lagi


Kujaga sampai ke ujung nadi


Buat hidupku lebih berarti


Cintamu senyaman mentari pagi


Seperti pelangi, slalu kunanti


Cintamu tak akan pernah terganti


Selamanya di hati


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


Tak akan kuragu lagi

__ADS_1


Kujaga sampai ke ujung nadi


Buat hidupku lebih berarti


Cintamu senyaman mentari pagi


Seperti pelangi, slalu kunanti


Cintamu tak akan pernah terganti


Selamanya di hati


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


Buat hidupku lebih berarti


Cintamu senyaman mentari pagi


Seperti pelangi, slalu kunanti


Cintamu tak akan pernah terganti


Selamanya di hati


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


Cintamu senyaman mentari pagi


Seperti pelangi, slalu kunanti


Cintamu tak akan pernah terganti


Selamanya di hati


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


Sumber: KapanLagi


*****


Tepuk tangan terdengar di area kemah saat lagu sudah selesai dinyanyikan. Banyak dari mereka terbuai dan mengikuti irama lagu. "Huuuooo!!! " teriak satu siswa.


"Apasi lebayy! " kompak Luna dan Lesya bersamaan dan tertawa receh. Entah mengapa outing kali ini walau tampak sedikit membosankan namun lumayan menghibur mereka.

__ADS_1


Curhatan demi curhatan terdengar di area kemah dan bincang canda tawa ikut terdengar. Satu lasnag mata menatap lekat ke arah Lesya dan bergumam. "Maaf Sya! Ge terpaksa demi diri gw sendiri! Thanks and sorry! " ucap orang itu dengan nada lirihnya.


Jangan lupa like, komen, vote, rate, gif🤗


__ADS_2