Aleesya: My KetBok, My Hubby!

Aleesya: My KetBok, My Hubby!
72: Dinner!


__ADS_3

Tiba-tiba Lesya teringat dengan dirinya yang belum sempat mengunjungi makam Vannya. Lesya mengambil ponselnya dan menghubungi Luna.


^^^📩Sasa kutub^^^


^^^P^^^


^^^Lun, gw blom sempet ke makam^^^


^^^Vannya tadi.^^^


📩Lucinta Luna


Ya, gpp sih sya soalnya makamnya


dipindahin sama orang tuanya.


^^^📩Sasa kutub^^^


^^^Ke mana?^^^


📩Lucinta Luna


Kayaknya ke pemakaman


khusus keluarga mereka kali sya.


^^^📩Sasa kutub^^^


^^^Oh ydh. Btw, lo gak jenguk tadi?^^^


📩Lucinta Luna


Gak diizinin orang tuanya sya.


Pak Rio sama bu bunga aja kagak boleh.


^^^📩Sasa kutub^^^


^^^Masa?^^^


📩Lucinta Luna


Tanya aja sama Elvan noh!

__ADS_1


Dia tau soalnya.


(read)


Lesya melirik Elvan yang tampak sibuk mengendari stir mobil. Dia agak ragu menanyakan hal ini. Namun suara Elvan membuat dirinya tersadar, "Kenapa? "


Dengan ragu Lesya bertanya, "Em.. Vannya tadi--- " Dengan cepat Elvan menjawab, "Dipindahin ke pemakaman khusus "


Lesya mangut-mangut paham. Dia dan Elvan beranjak turun dari mobil melihat Elena dan Alam berada di sana. Lesya segera menghampiri mereka diikuti Elvan.


Mayang dan Angga masih belum tiba. Lesya berdiri di sebelah Elena dan memeluknya, "Kalian di sini? " tanya Alam.


Lesya melepaskan pelukkan-nya, "Enggak kita di planet Mars! " ketusnya. Alam tertawa dan menggoda Lesya, "Ketus amat dek"


"Gak peduli! Gak lucu! " Elena dan Alam tertawa melihat wajah cemberut Lesya yang sangat lucu bak anak kecil.


Elena menatap Elvan, adiknya yang sedari tadi terdiam saja, "Adek kutub di sini? " Elvan mengangguk saja.


Lesya berbisik di telinga Elena, "Dia gitu mulu ya kak? " Elena mengangguk lalu berbisik, "Makanya kalo di rumah gak betah karna gak ada yang bisa di ajak bercanda"


Lesya menahan tawanya. Mereka menoleh ke arah Mayang dan Angga yang baru saja keluar dari pesawat dan menghampiri mereka.


"Ayahh! " pekik Elena. Elena langsung berlari dan memeluk ayahnya erat. Dia sangat dekat dengan ayahnya itu.


Mayang memeluk Alam sekilas lalu beralih kepada Lesya, "Sya! "


Alam hampir tertawa mendengar gumam-an Elvan, "Sial*n! " gumam Elvan kecil menatap datar pemandangan yang tak diinginkan dirinya.


Mereka melepaskan peluk-kan mereka masing-masing dan menatap Alam yang hampir tertawa, "Pfft! "


"Kenapa? Ada yang salah? " tanya Elena. Alam tak menjawab. Dia menutup mulutnya dan tangan yang satu menunjuk Elvan.


Elena yang melirik Mayang dan Lesya bergantian. Kini dia paham jika Elvan menatap tajam Lesya. Dia menahan tawanya, "Pfftt! "


Lesya dibuat bingung sendiri. Namun, tidak dengan Mayang dan Angga yang paham.


Elena sangat dekat dengan Angga. Dan Mayang sangat dekat dengan Elvan. Jadi mereka sama sekali tak iri jika salah satu orangtua mereka menyayangi salah satu dari mereka.


Berbeda dengan kali ini. Elvan nampak kesal sedikit melihat bunda kesayangannya disentuh. Bahkan bunda nya tampak sudah tak mempedulikan dirinya lagi semenjak adanya Lesya.


Lesya menatap bingung orang-orang di depannya ini, "Kalian waras kan? " Pertanyaan Lesya itu membuat gelak tawa terdengar.


Bahkan, Angga, selaku manusia yang dingin tak kenal perasaan, ikut tertawa. Mayang angkat suara, "Sudah-sudah! Elvano tolong angkat nak"

__ADS_1


Elvan menurut saja tanpa berucap. Alam juga ikut membantu Elvan. Angga menepuk pundak anak lelakinya itu, "Jangan iri nak! Bunda cuma nyalurin kasih ibu saja! "


Elvan berdehem pelan saja. Angga terkekeh kecil, "Kamu tau? Semenjak kalian menikah, Lesya kan jarang ketemu kedua orang tua nya. Jadi gantinya itu bunda mu! "


Lagi-lagi Elvan berdehem kecil. Lesya menatap heran ke arah mereka, "Ayah jangan deket dia(Elvan) kalo gak mau beku! "


Angga terkekeh dan mengacak pelan rambut Lesya. Lesya terdiam merasakannya. Dia tak menyangka dirinya akan mendapatkan kehangatan keluarga di keluarga Grey.


Jika kalian mau tahu, Elena sibuk dengan Mayang. Begitu juga dengan Alam! Jadi mereka tak mendengar percakapan Lesya.


"Kalo mau tau, ayah dulu juga orangnya dingin kok" Lesya paham sekarang sifat dingin Elvan berasal dari ayahnya, "Beda yah! Dia(Elvan) itu gak bisa lembut dikit! Kalo ayah beda"


Angga terkekeh dan menepuk pundak putranya, "Di kode tuh! " Elvan berdehem saja menanggapinya.


Mereka semua kembali pulang ke kediaman Grey. Begitu juga dengan Elena dan Alam yang memutuskan untuk menginap di kediaman Grey karena permintaan Elena.


Tentu saja orangtua Alam mengizinkannya. Elena yang tak sabar bertemu orang tuanya sangat gembira.


Namun, sebelum mereka pulang, mereka sempat mampir ke satu restoran yang mengarah jalan pulang mereka.


Mereka masuk terlebih dahulu ke ruangan VIP yang sudah di pesan oleh Angga. Tapi tidak dengan Lesya yang pergi ke toilet terlebih dahulu.


Lesya keluar dari toilet dan menemukan Letha dkk yang terlihat bahagia bertiga di restoran tersebut. Letha tertawa lebih besar mendengar lelucon Amel.


Lesya merasakan sesak di dadanya sekilas. Dia menghela nafas panjang, "Dia bahagia sya! Biar-in aja! " gumamnya kecil.


Lesya segera berbelok menuju ruang VIP karena dia tak mungkin membiarkan mereka menunggu dirinya terlalu lama.


Ceklek!


Lesya terbengong dengan mereka semua yang sama sekali belum menyentuh makanan yang ada, "Kok gak dimakan? "


Biasanya, ketika dia terlambat acara makan malam, dirinya akan di tinggal. Tentu saja karena Letha yang tak kuasa menahan lapar!


Lesya tak masalah. Menurutnya yang penting, adiknya kenyang sudah cukup baginya. Dan kini Mayang angkat suara, "Nunggu lengkap baru makan "


Lesya segera duduk. Mereka segera melangsungkan acara makan malam. Mayang tahu jika Elena, Alam, Lesya, dan Elvan belum makan malam.


Jadi dia meminta Angga untuk segera mampir di satu restoran saja sebelum pulang. Angga menurut saja karena dirinya kebetulan dilanda lapar.


Dan ruang VIP, Angga pesan karena dirinya mementingkan kenyamanan mereka semua. Lesya tersenyum bahagia selama acara dinner bersama.


Dirinya merasa bahagia dengan keberadaan keluarga Elvan dihidup nya. Bahkan Lesya tak tahu harus bagaimana cara mengungkap-kan rasa bersyukurnya kepada Yang Kuasa.

__ADS_1


Bahkan hingga mereka pulang ke kediaman Grey, Lesya menganti bajunya dan tertidur dengan keadaan bahagia bagai mendapat uang segepok.


Jangan lupa like, komen, vote, rate, gif🤗


__ADS_2