Aleesya: My KetBok, My Hubby!

Aleesya: My KetBok, My Hubby!
334: J'aime Maman


__ADS_3

Sekarang ini matahari sudah berubah warna. Perlahan, matahari itu hampir tenggelam dan hari sudah menjelang malam. Seorang gadis cantik duduk di sebuah kursi panjang yang tergantung di sekitar kolam renang. Kursi gantung itu terus bergoyang walau dengan tenaga kecilnya. Seorang gadis di sana sedang duduk bersender menikmati ketenangan yang jarang dirasakan di hidupnya.


"Nona muda, "


Hingga panggilan itu membuat gadis bernama Aleesya menoleh ke arah sumber suara. Dilihatnya rupanya seorang wanita berjalan dengan satu bungkus amplop di tangannya. Ahh, Lesya ingat sekarang. Wanita yang berjalan ke arahnya itu adalah salah satu ART yang sempat memberi tahu dirinya mengenai Elvan yang alergi toge. Dia adalah bi Ayla.


"Bi Ayla? Kenapa manggilnya nona muda sih bi... Panggil Lesya atau echa aja kali bi... " cebik Lesya mengerucutkan bibirnya manyun. Bi Ayla hanya menggaruk tenguk lehernya yang tak gatal itu. Akhirnya dia mengangguk saja sebagai kode jika dia mengerti maksud nona mudanya itu.


"Iya maaf Sya, bibi lupa hehe.. Oh iya ini bibi bawain amplop buat kamu. Gak sengaja bibi nemu di ruang pencuci dua minggu yang lalu. Niatnya mau bibi kasih tapi kamu selalu bareng den Elvan jadi bibi gak berani deh. Mumpung kamu di sini, jadi bibi kasih ke kamu ya. " kata bi Ayla lalu menyerahkan amplop tersebut pada nona mudanya. Lesya hanya mengangguk kecil dan menerima saja.


"Makasih bi, lagian kenapa gak langsung kasih bi? Emang ada masalah kalau saya sama Elvan bareng-bareng gitu? " tanya Lesya tersenyum jahil. Nah kan kumat!


Bi Ayla menggeleng dan tersenyum kikuk. Selama dia kerja di rumah mewah ini, tak pernah bertepatan ataupun saling sapa dengan tuan mudanya, Elvan. Bahkan semua ART kecuali bi Lilis. Karena bi Lilis adalah orang yang pernah mengasuh Elvan hingga 2 tahun bersama Mayang. Dulu karena usia yang masih dini memiliki anak, Mayang masih kewalahan menghadapi tingkah Elena dan Elvan. Alhasil bi Lilis yang sudah kerja di rumahnya ikut membantu pekerjaan Mayang mengasuh Elvan.


"Gak enak aja ganggu momen kalian Sya! "


"Gak enak atau takut? "


Nah loh! Kena kan? Lesya akhirnya tertawa terbahak-bahak melihat raut wajah bi Ayla yang kebingungan. Bi Ayla memang tak merasa enak atau sungkan mengganggu waktu berdua para majikannya tapi kalau masalah Elvan. . . Bi Ayla juga rada merinding jika melihat wajah tuan mudanya. Usianya juga tak muda, sudah berstatus bahkan dia sudah memiliki anak jadi jangan salah paham.


"Dua-duanya sih. " gumam bi Ayla.

__ADS_1


Lesya tertawa ngakak mendengarnya. Ayolah, dia masih dapat mendengar gumaman bi Ayla karena jarak mereka yang dekat. Namun tawanya terhenti mendengar sebuah suara yang memanggil bi Ayla. Sepertinya bundanya, Mayang butuh bantuan wanita itu sekarang.


"Bii.. Bi Ayla, liat jam tangan saya gak di ruang cuci? " tanya Mayang sedikit terdengar. Bi Ayla mengiyakan saja dengan suara yang cukup berteriak. Setelah pamit pada nona mudanya, bi Ayla pergi menyusul sang majikannya itu.


Hening!


Lesya kembali menikmati indahnya matahari yang tengah tenggelam. Matanya yang tadi memejam kembali terbuka. "Huhh, kata Vay tadi gw nanti bakal diculik sama anggota IB, tapi kapan ya? Penasaran gw sekalian mau tutup jalur dendam. Kalau mereka makin keras dan gak mau damai, jangan salahin gw yang lebih keras! " gumam Lesya lirih.


"Akh, bodoamat! Masalah mereka biar kapan-kapan dah! Otak gw gak cukup nampung hama gak guna kayak mereka. Mending gw baca aja dah ini amplop! " kesal Lesya menggerutu dan membuka isi amplop yang diberikan bi Ayla tadi.


To: Aleesya


Lesya membulatkan matanya melihat bacaan pertama itu. Sedetik dia teringat jika Mily pernah memberikannya surat dari Mila. Karena kelupaan, Lesya tak menyadari jika surat ini masih berada di sakunya. Itu artinya, bi Ayla menemukan surat ini di saat celananya yang berada di ruang pencuci. Apa tak sengaja jatuh? Beruntung surat itu masih tertutup rapat itu artinya bi Ayla tak membukanya kan?



Zelyra Aleesya Michella Fyo, nama awal yang mami kasih untuk putri mami yang cantik ini. Awalnya mami gak tau siapa ayah kamu tapi karena dia sering kirim pesan buat teror mami, mami takut akhirnya tahu siapa dia. Awalnya mami memfitnah papi kamu dengan tuduhan dia yang melecehkan mami, nyatanya tidak.


Kalau kamu baca surat ini, mami udah gak ada di dunia. Selama ini sepertinya mami mengabaikan putri sulung mami yah? Tumbuh cantik dengan wajah yang mirip dengan ayahnya, tanpa sadar mami gagal rawat kamu. Mami gagal menjadi seorang ibu buat kamu. Dulu, mami sering maki kamu, sering bandingin kamu, sering ngebentak kamu, bahkan abaiin kamu saat papa tiri kamu—Gilang sering bawa kamu masuk ke gudang.


Seiringnya berjalan waktu, mami ketemu bunda kamu—Mayang. Dia bilang sama mami kalau semua sikap mami karena mami sendiri yang merasa takut. Mami sekarang jadi tau kalau mami takut sama wajah kamu yang mirip dengan ayah kandung kamu. Ketakutan mami ini bawa kamu terjerat kan sayang? Maafin mami ya, mami sakit liat kamu menikah muda begini, tapi ini semua demi kebaikan kamu. Cuman Mayang sahabat mami yang mami percaya. Karena kita pernah membuat janji untuk menyatukan anak kita, mami serahin kamu sama Elvan biar anak gadis mami ini ada bodyguardnya.

__ADS_1


Selamat atas pernikahan kalian ya, maaf mami gak bisa sampai ini langsung buat kamu, Sya. Semoga kamu bahagia sama pilihan mami. Untuk kado pernikahan kamu, mami siapin pengganti mami di dunia, Mayang. Dan biarkan sahabat mami ini yang ganti posisi mami di dalam hati kamu sebagai seorang ibu. Mami tau selama ini mami cuman bikin kamu sakit hati. Dan semoga pilihan mami kali ini buat senyum manis terukir di wajah cantik anak sulung mami ini, Aleesya.


Salam sayang dari mami,


Emila Fyo.



Lesya tanpa sadar menitihkan air matanya. Jadi mendiang maminya sengaja menjodohkannya dengan Elvan agar dia menemukan kebahagiaan? Dia kira ini hanyalah permintaan sesuai perjanjian. Ternyata, tersirat rasa bersalah pada Mila dan Lesya dapat rasakan hal itu.


"Selamanya mami akan tetap jadi mami Lyra! Mami yang lahirin Lyra artinya sejahat apapun mami sama Lyra, mami tetap orang yang menghadirkan Lyra. Makasih buat perjuangan mami dan makasih karena mami jodohin aku. Walau aku masih belum tau gimana perasaan aku, jujur aku nyaman tinggal di sini. Rasanya Lyra pengen selamanya duduk, tinggal, dimanja di keluarga ini. Mami berjasa besar karena nemuin Lyra sama keluarga yang baik banget di sini. " lirih Lesya mengusap pipinya yang basah.


Lesya hanya menatap kolam renang yang berada di depannya itu. Dia tersenyum lembut ke arah langit seolah mengirimkan sinyal berbicara pada maminya—Mila.


"J'aime maman! (Aku sayang mami!) "


Informasi sedikit gays, karena Lesya anak kandung dari Galang dan Mila, otomatis dia campuran kedua orang tuanya. Jika Mila dari Indonesia, maka Galang berasal dari Jerman—Prancis. Itu sebabnya Galang seseorang yang kejam. Selama ini, Galang tinggal di Indonesia. Why? Kenapa tidak di Jerman atau Prancis? Karena mereka tidak diterima di keluarganya lagi. Walaupun sekarang dia adalah pewaris, hanya pewaris selanjutnya yang diterima oleh keluarga itu. Dan pewaris selanjutnya itu adalah Lesya.


Author be like: Holkayy nihh! Nyaingin Elvan gak ya? Wkwk.. Jawabannya pasti enggak. Kenapa? Ada dehh.. Masih secret!


Jangan lupa like, komen, vote, rate, gif🤗

__ADS_1


__ADS_2