Kesetiaan Seorang Istri

Kesetiaan Seorang Istri
Berangkat ke Yogyakarta


__ADS_3

Aku pun mengambil keputusan untuk pergi ke yogya, melihat keadaan suamiku disana, dan aku memastikan bahwa suamiku adalah orang yang setia, aku langsung ke bandara untuk membeli tiket pesawat,.


Dengan hati ragu dan sambil berdoa semoga fikiran ku hanya ketakutan semata saja, tidak akan ada yang terjadi apa yang ada dalam fikiran ku sekarang,.


Dalam pesawat aku selalu berdoa agar selamat sampai ke tujuan, tak lupa aku memanjatkan doa kepada Allah agar semua mudahkan,.


" Bismilah, semoga yang ada di fikiranku hanya perasaan saja, dan semua akan baik-baik saja, amiin, ".Ucapku khawatir.


Sebentar lagi pesawat akan landing jd rasa cemas dan jantung ku berdegub kencang karena aku sangat takut apa yang ada dalam fikiranku akan terjadi, tapi aku kembali lagi berfikir positif lagi, agar hatiku tenang.


" Tenang sayang, tenang, suamimu pasti tetap setia kok sama kamu, jadi ga usah takut ya, ". Ucapku menenangkan diriku sendiri.


lalu aku melangkah kembali, dan sekarang aku sudah sampai di Yogyakarta, aku pun menyuruh supir taxi untuk membawa barang2 ku masuk ke mobil, dan segera melaju ke alamat dimana suami ku bertugas.


Dalam perjalanan aku hanya diam dan jantung ku berdetak lebih kencang, karena aku masih ke fikiran dengan sikap suamiku yang semakin aneh dan gelagat nya yang semakin dingin saat bersamaku.


" semoga apa yg aku fikirkan itu smua tidak benar ya Allah, ". Bathinku...


terdengar suara sopir memanggilku, " Bu sudah sampai bu, ". ucap pak sopir,.


lamunan ku pun buyar begtu saja karna kaget,

__ADS_1


" Oh i-iya Pak, tolong ya pak barang2 saya pak di turunkan, ". Ucapku gugup.


Dan segera turun dari taxi menuju hotel untuk menaruh barang2 ke kamar dulu, baru aku langsung menuju kantor Mas Andi,.


setelah selesai menyusun barang2 aku pun langsung bersiap untuk menuju kantor Mas Andi,


aku juga langsung naik taxi dan memastikan smuanya baik baik saja.


" Agak cepat ya pak, " ucapku tak sabar untuk segera sampai ke kantor Mas Andi.


sang supir taxi pun hanya menganggukkan kepala nya padaku,.bingung.


akhirnya sampai di depan kantor Mas Andi,


" Selamat siang mbak, Ada yang bisa saya bantu,? " tanya staff kantor Mas Andi.


" iya mbak saya mau tanya dimana Ruangan bapak Andi sudrodjo,? " Tanyaku...


melihat nama itu staff kantor langsung menelpon seseorang yang aku tidak tau dengan siapa ia menelepon,.


selang beberapa menit staff kantor mengatakan,

__ADS_1


" Maaf dengan ibu siapa,? " Ucap staff nya lagi.


mungkin orang yang sedang di telpon menanyakan siapa yang mencari Mas Andi,.


aku menjawab " Dengan Ibu Suci Andrian, ". Sahutku....


lalu ia kembali berbicara kepada seseorang yang sedang bicara lewat telpon, tanpa basa basi langsung staff memberi tahu dimana keberadaan Mas Andi,.


" Baik, Ibu Suci silahkan masuk dan nanti d antar dengan staff saya pak Riko, "..


saya hanya mengangguk, dan mengikuti staff yang menunjukkan jalan...


" Ini ruangan Pak Andi nya Bu,. " staff menggangguk sopan,.


saya pun mengangguk berterimakasih,.


tak sabar langsung ingin saya ketuk pintu ruangan Mas Andi,namun aku mendengar ada suara wanita di dalam ruangan Mas Andi,


" apakah Mas Andi masih rapat dengan klien,?". Bathin ku,...


aku pun mengurung kan niat ku untuk mengetuk pintu, dan aku masih mau dengar apa yang sedang di bicarakan mereka di dalam, tapi karena ruangan tertutup suara didalam terdengar sangat kecil,...

__ADS_1


Aku sudah tak sabar lagi, aku pun mengetuk pintu namun belum ada jawaban dari dalam,.


Aku ketuk lagi pintu untuk yg yg kedua kali, baru terdengar suara suamiku menyuruh ku untuk masuk,.....


__ADS_2