
"Sayang udah saatnya kamu memberikan pengumuman itu" ujar Aris sambil berbisik di telinga Gina kalau Gina harus mengatakan dan mengumumkan tentang Argha yang akan dijadikan sebagai pemimpin utama perusahaan GA Group.
"Oke Sayang kita ke panggung sekarang" ujar Gina yang setuju untuk mengumumkan apa yang harus diberitahukannya sekarang ini.
Aris menggandeng tangan Dina untuk naik ke atas panggung megah tersebut mereka akan memberikan pengumuman penting yang akan membuat semua orang menjadi kaget luar biasa.
Aris mengetuk tiga kali mikrofon yang sekarang sedang dipegangnya. Semua orang yang berada di dalam gedung tersebut menatap ke arah panggung di mana di atas panggung itu sudah ada tuan dan nyonya besar Soepomo Group.
Mereka berdua terlihat akan memberikan pengumuman yang sangat penting. Semua tamu penasaran dengan apa yang akan diumumkan oleh Gina tersebut.
"Selamat malam mohon kepada semua tamu untuk mendengarkan apa yang akan dikatakan oleh istri saya" ujar Aris memulai apa yang akan dikatakan oleh Gina
Para tamu tadi yang masih ada yang berdiri. Kembali menuju tempat duduk mereka masing-masing. Mereka kemudian diam dan melihat ke arah panggung. Mereka semua juga penasaran apa yang akan diumumkan oleh Gina dan Aris tersebut.
"Sayang silakan umumkan aja lagi ya hari sudah malam kasihan Zey yang harus pulang malam-malam" ujar Aris yang meminta Gina untuk menyampaikan pengumuman penting tersebut.
Gina mengangguk Dia kemudian menerima mic yang diberikan oleh Aris kepada dirinya
"Baiklah sebelumnya saya mau mengucapkan terima kasih kepada seluruh kolega bisnis, sahabat, dan keluarga yang sudah bersedia hadir dalam acara pesta pernikahan ke dua puluh lima tahun saya dengan suami saya. Serta pengumuman yang tak terduga diberikan oleh Arga yang mengumumkan bahwa Argha sekarang menjadi tunangan dari Bree Atmajaya anak dari sahabat saya yaitu Mira dan Bayu Atmajaya" ujar Ghina membuka percakapannya dengan seluruh tamu yang hadir di sana.
Semua tamu menatap ke arah Gina mereka sekarang memfokuskan penglihatan mereka dan pendengaran mereka kepada apa yang akan diberitahukan oleh Gina.
"Baiklah kali ini saya akan mengumumkan bahwasanya. Mulai detik ini, menit ini, jam ini, hari ini CEO dari perusahaan GA group yang semula dipegang oleh Frenya Aris Soepomo berpindah ke Arga Aris Soepomo." ujar Ghina memberitahukan apa yang ingin disampaikan pada acara perayaan ulang tahun pernikahannya itu
__ADS_1
Semua orang memandang ke arah Arga. Arga yang sedang duduk bersama keluarganya, tercengang tidak percaya kalau kedua orang tuanya jadi juga mengumumkan kalau dia sebagai CEO perusahaan GA group mulai malam ini.
"Arga, Frenya, Daniel, Nana minta kalian untuk naik ke atas panggung" kata Gina meminta ketiga anaknya itu untuk naik ke atas panggung.
Ketiga anaknya kemudian naik ke atas panggung.Kali ini Daniel tidak hanya berjalan sendiri Daniel membawa Zey untuk juga naik ke atas panggung tersebut. Ini adalah untuk pertama kalinya Zay terlihat di depan semua kolega bisnis keluarga Soepomo.
Dua orang pria tampan dan satu wanita cantik berdiri di tengah-tengah antara Aris dan Dina
"Mungkin sama kolega bisnis kami berpikir. Kenapa bisnis ini tidak kami berikan kepada Daniel sebagai Putra pertama kami melainkan kepada frenya sebagai putri kedua kami" we chargina kembali memulai percakapan antara dirinya dengan semua tamu yang hadir di acara tersebut
"Hal ini disebabkan karena passion anak pertama kami tidaklah di dunia bisnis. Melainkan di dunia kesehatan makanya Daniel tidak berminat untuk menjadi pimpinan perusahaan GA Grub" lanjut Gina menjelaskan Kenapa Frenya yang menjadi pimpinan selama ini bukan Daniel.
"Tapi kalau anda semua pernah mengantarkan, menjenguk, atau dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita. Maka anda akan tahu kalau Putra pertama kami merupakan presiden direktur atau direktur Rumah Sakit tersebut" ujar Gina menjelaskan Di mana posisi Daniel selama ini
"Untuk keturunan keempat keluarga Soepomo adalah anak cantik yang sekarang berada dalam gendongan ayahnya ini" ujar Ghina menunjuk ke arah Zey yang berada dalam gendongan Daniel.
"Daniel, perkenalkan gadis ini nak. Tapi panggil ke atas dulu Bunda cantiknya itu" ujar Ghina meminta Daniel untuk memanggil Rani ke atas panggung.
Daniel kemudian turun kembali menuju tempat istrinya sedang duduk. Sebelumnya Daniel sudah memberikan Zey kepada Ghina.
Daniel menggandeng tangan Rani untuk naik ke atas panggung. Ghina kemudian memberikan Zay kepada Rani. Rani menggendong Zey. Sedangkan Daniel mengambil mic yang ada di tangan Aris.
"Terimakasih sebelumnya Daniel ucapkan kepada semua tamu yang telah menyempatkan diri untuk menghadiri acara pesta pernikahan antara Daddy dan juga Nana, kami ini" ujar Daniel mulai membuka suara beningnya yang sangat ringan tersebut.
__ADS_1
"Kali ini, Daniel bersiri di sini untuk memperkenalkan putri cantik yang telah hadir di tengah tengah keluarga besar kami." lanjut Daniel sambil memandang ke putri mereka yang sekarang membuka mata indahnya itu.
"Putri yang telah kami nantikan kehadiran selama delapan tahun pernikahan kami." lanjut Daniel sambil mengusap air matanya yang menetes di pipi. Air mata kebahagiaan.
"Kami sangat bahagia, akhirnya kami dipercaya oleh Tuhan untuk menjaga, memberikan pendidikan, mencurahkan kasih sayang kami kepada putri kecil ini" ujar Daniel melanjutkan apa yang akan dikatakannya kepada semua orang.
"Putri kecil kami, kami beri nama Zey RD Soepomo" ujar Daniel mengatakan nama lengkap putrinya itu. Daniel memang sepakat dengan Rani untuk hanya memberikan inisial nama mereka berdua di dalam nama putri kecil mereka itu.
Semua tamu undangan bertepuk tangan saat mendengar nama lengkap putri cantik Daniel yang akan menjadi penerus kerajaan bisnis keluarga Soepomo kedepannya.
"Sayang, berita kehamilan kamu, disampaikan saat ada keluarga besar Juan aja ya" ujar Ghina berkata kepada Frenya.
Ghina tidak mau Frenya bersedih karena berita kehamilannya tidak diberitahukan oleh Ghina di depan semua orang.
"Tidak apa apa Nana. Kami memang akan menunggu kedatangan keluarga Juan dulu, baru kami akan mengumumkan berita bahagia itu" kata Frenya yang tidak mempermasalahkan Ghina tidak mengumumkan berita kehamilan Frenya di acara itu.
Aris kembali mengambil mic yang berada di tangan Daniel.
"Akhirnya dengan selesainya pengenalan penerus ke empat keluarga Soepomo. Maka berakhir pula acara pada hari ini." ujar Aris mengumumkan kalau acara ulang tahun pernikahan Ghina dan Aris telah selesai.
"Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada semua kolega bisnis kami. Hati hati saat berkendara. Sampai jumpa di acara berikutnya" ujar Aris menutup kalimatnya.
Juan kemudian naik ke atas panggung. Semua tamu bersalaman dengan keluarga bahagia itu. Keluarga pebisnis besat dari rangkaian bisnis yang ada di negara I
__ADS_1