Kesetiaan Seorang Istri

Kesetiaan Seorang Istri
Siasat Bayu


__ADS_3

"Sayang sini sayang" Gina memanggil Aris yang sedang duduk di sebuah kursi taman.


"Apa sayang?" kata Aris sambil memeluk pinggang Gina.


"Kita fhoto di taman bunga itu yuk sayang"


"Sip."


"Bram, tolongin ambil foto gue sama Gina" kata Aris memanggil Bram yang sedang minum.


Bram langsung berdiri dan mengeluarkan ponselnya. Bram kemudian memfhoto suami istri yang sedang kencan itu.


"Gaya loe berdua kaku banget" kata Bayu yang dari tadi memerhatikan gaya berfhoto Aris dan Gina.


"Jadi harusnya bagaimana?" kata Aris.


"Kayak gini. Perhatikan pose gue dengan Bram"


Bayu dan Bram mempergakan beberapa pose mesra untuk berfhoto. Aris dan Gina pandang pandangan.


"Hahahahahaha. Loe berdua cocok kak jadi sepasang kekasih" kata Gina yang tidak tahan untuk tidak tertawa lepas.


"Sayang" tegur Aris.


Gina menutup mulutnya dan tersenyum manja ke Aris.


"Yuk fhoto lagi" kata Bram.


Aris dan Gina sibuk dengan berbagai pose pengambilan gambar yang diarahkan oleh Bayu.


Vina yang tadi jengkel menerima telpon dari Aris. Langsung saja berkemas dan memakai pakaiannya yang sedikit seksi. Dia berdandan secantik mungkin.


"Awas kamu Aris. Aku akan datang ke taman bermain itu" kata Vina.


Vina kemudian memesan taksi online melalui aplikasi. Tiba tiba Vina melihat postingan baru dari temannya. Dimana Aris dan Gina berfhoto sangat mesra di taman bunga.


"Brengsek loe Aris. Lihat saja. Gue akan ke sana. Kita lihat apa loe bisa cuekin gue di sana" kata Vina.


Vina kemudian masuk kedalam taksi onlinenya. Tidak butuh waktu lama Vina sampai juga di taman bermain. Vina langsung menuju tempat Aris dan Gina berada.


Setelah tiga puluh menit berjalan akhirnya Vina sampai juga di tempat Aris dan Gina berfhoto, Vina melihat sekelilingnya, akhirnya dia dapat melihat Aris yang sedang duduk sendirian tanpa adanya Gina, Bram dan Bayu. Vina tidak menyianyiakan kesempatan yang ada. Dia langsung menghubungi Aris.


"Sayang kenapa duduk sendirian. Istri mu mana?"


"Loh kamu kok tau aku lagi duduk sendirian sayang?" tanya Aris. Aris kemudian berdiri dan mencari dimana posisi Vina sekarang.


"Sayang kamu dimana? Jangan bilang kalau kamu sedang di taman bermain juga?" lanjut Aris.


"Sayang kamu menghadap ke tukang jual es krim. Nah aku di depannya" kata Vina.


Aris melihat ke arah yang diminta Vina, ternyata memang benar Vina sedang duduk di sana memakai drees diatas lutut berwarna navy. Vina terlihat sangat cantik, dia memakai topi lebar dan kaca mata hitam. Vina melambaikan tangannya memanggil Aris.


"Bentar ya sayang. Aku cari alasan dulu ke Gina." kata Aris sambil memberikan ciuman jarak jauh ke Vina.


Aris kemudian masuk kedalam wahana. Dia mencari Gina. Akhirnya Aris bisa menemukan Gina.


"Sayang, aku kebelet sakit perut. Aku ke toilet dulu ya sayang" kata Aris kepada Gina.


"Oke sayang. Nanti aku tunggu di tempat tadi sayang" kata Gina.


Aris kemudian mengecup puncak kepala Gina. Setelah itu dia pergi dari hadapan Gina.


"Aris kemana Gin?" tanya Bram.


"Sakit perut kak. Jadi nanti kalau kita duluan keluar kita tunggu Uda Aris di tempat tadi" jawab Gina tanpa curiga sedikitpun ke Aris.


"Oh" jawab Bram.


Bram mengeluarkan ponselnya dari dalam skau celananya.


✉️ Bram

__ADS_1


Bay, gue curiga dengan Aris. Loe ikutin Aris gih.


✉️ Bayu


Sip. Nanti gue kirim gambarnya.


"Gin, gue keluar dulu ya, haus" kata Bayu


"Ya udah kak. Hati hati" kata Gina.


Gina kemudian kembali serius melihat wahana tong setan itu. Dia tidak peduli dengan kejadian sekitarnya.


Aris yang sudah berhasil izin dari Gina langsung menemui Vina.


"Sayang" kata Aris memeluk Vina dari belakang.


"Sayang" kata Vina sambil memegang tangan Aris yang berada di atas perutnya.


"Kita pergi dari sini yuk sayang. Sini rame" kata Aris.


Aris kemudian membawa Vina kearea parkir mobil yang sepi. Mereka berdua masuk ke dalam mobil yang kaca mobilnya begiti gelap.


"Sayang, kamu nekat banget pake acara kesini" kata Aris sambil meremas remas tangan Vina.


"Udah aku bilang kangen sayang makanya nyusul" jawab Vina sambil membalas remasan tangan Aris.


"Sayang, kita pergi dari sini yuk. Aku kangen sayang" rengek Vina ke Aris.


"Sayang sabar ya. Aku juga kangen sayang" balas Aris.


Vina merebahkan kepalanya di bahu Aris.


"Terus kapan sayang. Kalau nunggu pagi aku udah nggak bisa sayang" kata Vina sambil menarok tangannya digundukan tengah tengah paha Aris.


"Sayang, jangan mulai. Bangun dia nanti" kata Aris.


"Sayang beneran kangen sayang" rengek Vina.


"Janji?"


"Janji sayang" kata Aris sambil meremas sebelah gundukan Vina dengan lembut.


"Sayang jangan mulai. Makin kangen dia sayang" kata Vina sambil membelai muka Aris.


Akhirnya karena sudah tidak tahan lagi, Aris mencium bibir Vina dengan rakusnya. Mereka berciuman dengan sangat liar. Membuat siapapun yang melihat akan mengira kalau mereka adalah pasangan yang sah.


"Sayang udah ya" kata Vina kepada Aris.


Vina tidak mau dia melepaskan hasratnya hanya dengan pegangan dari Aris.


"Sayang kamu balik ke apartemen aja dulu ya. Nanti aku nyusul. Aku janji akan ke sana" kata Aris memegang tangan Vina dan mengecupnya.


"Oke sayang. Aku tunggu di apartemen" jawab Vina.


Aris dan Vina langsung keluar dari mobil Aris. Vina langsung menuju jalan besar untuk menyetop taksi yang lewat. Tujuannya udah tercapai yaitu meminta Aris untuk datang ke apartemennya.


"Yes berhasil. Vina di lawan" kata Vina dengan bangganya.


Aeis yang melihat Vina sudah pergi langsung balik ke tempat janjiannya dengan Gina. Aris berjalan tanpa ada rasa bersalah.


Bayu yang melihat semua kejadian tidak menyangka kalau Aris akan bisa berbuat seperti itu. Aris bisa bisanya selingkuh dari Gina yang sudah begitu sempurna dimata siapapun.


"Loe tega banget Ris sama binik loe sendiri" kata Bayu sambil melihat punggung Aris


✉️ Bayu


Bener kata lu Bram. Aris nemui Vina.


✉️ Bram


Sekarang dimana mereka?

__ADS_1


✉️ Bayu


Vina udah pulang. Aris kembali ketempat tadi. Spertinya mereka janjian untuk ketemu malam ini.


✉️ Bram


Info lu pastikan?


✉️ Bayu


Pasti. Mereka janjian akan bertemu di apartemen Vina malam ini. Siap Aris ngantar Gina pulang.


✉️ Bram


Selain itu apa yang loe lihat langsung?


✉️ Bayu


Mereka pelukan dan ciuman sangat panas. Gue nggak nyangka Aris akan berakhir seperti ini. Mengingat perjuangan Aris untuk mendapatkan Gina begitu susahnya


✉️ Bram


Yang namanya anjing tetap anjing Bay. Nggak akan berubah jadi kucing.


✉️ Bayu


Gue masuk ke dalam arena lagi ya Bram.


✉️ Bram


Loe ke apotik dulu sana. Beli obat tidur. Kita akan mengerjai Aris nanti malam.


✉️ Bayu


Keren gue setuju. Gue akan ajak Mira dan Sari. Biar mereka ke rumah. Kita main jujur atau tantangan. Gimana?


✉️ Bram


Setuju. Nanti gue telpon Afhal. Sekalian. Biar Afhdal ajak Anggel.


✉️ Bayu


Sip. Gue ke apotik dulu.


Bram dan Gina sudah selesai melihat wahana di tong setan. Itu wahana terakhir yang mereka kunjungi. Bram dan Gina kembali menyusul Aris ke tempat duduk mereka tadi. Aris yang melihat Bram hanya keluar dengan Gina merasa heran dimana Bayu.


"Loh Bayu mana?" tanya Aris


"Tadi pergi beli air minum sayang. Bentar lagi juga nyampe. Sakit perut kamu gimana, udah sehat?" tanya Gina dengan cemasnya.


"Gina bodoh. Dia bukan sakit perus karena mencret tapi sakit perut karena ingin menyentuh selingkuhannya" kata Bram dalam hatinya. Bram menatap Aris dengan kesal.


"Tuh Bayu. Pulang yok Ris." kata Bram.


"Yuk"


Mereka berempat kemudian naik ke atas mobil Aris. Kali ini Bayu yang nyetir mobil. Mobil Bayu tidak.mengarah ke rumah utama keluarga Soepomo. Melainkan ke kosan Mira dan Sari.


"Kok ke sini Bay?" tanya Bayu.


"Oh, kita jemput Mira dan Sari dulu. Kita akan main Jujur atau tantangan nanti di rumah. Siap kita bersih bersih.( kata Bayu.


"Gue nggak bisa. Gue siap makan malam ada acara mendadak" kata Aris.


"Sayang aku mau main." kata Gina mulai merajuk.


"Tapi sayang" kata Aris.


"Oke kamu silahkan pergi. Dan ingat selama sebulan tidur di luar kamar" kata Gina. Gina kemudian menjauh dari Aris.


"Sayang jangan gini. Oke oke, aku akan main" kata Aris pasrah. dia tidak mau tidur di luar selama sebulan. Walaupun dia bisa menyentuh Vina, tapi dia tidak mungkin mencelup ke Vina. Dia hanya mau celup di Gina saja.

__ADS_1


Bayu kemudian mengacungkan jempolnya ke Bram. Bram.membalas dengan mengacungkan jempolnya. Mereka berdua tersenyum penuh makna.


__ADS_2