
Aku pun masuk ke ruangan Mas Andi, namun hanya ada sekretaris Mas Andi yang terlihat sedang membaca buku sambil sesekali melirik ku.
" Pagi Bu Suci, ". Sapa sekretaris Mas Andi
aku hanya mengangguk dan tersenyum,.
" Assalamu'alaikum Mas, ". ucapku.
dan Mas Andi menjawab salamku dengan senyuman kaku, dan sedikit gugup,,. tapi aku tidak langsung buru-buru untuk mengetahui apa yang sedang di lakukan Mas Andi dengan sekretaris nya di dalam tadi,.
aku mengajak Mas Andi untuk sarapan dulu di luar, dengan gugup Mas Andi setuju tapi aku melirik ke sekretaris nya yang wajah nya mulai terlihat kesal dengan ku, namun tetap tersenyum kaku padaku.
namun aku tetap cuek dan Berpura-pura tidak tau, tiba-tiba Mas Andi agak gugup dengan apa yang sudah terjadi, namun aku tetap bersikap seperti biasa agar tidak terlalu mencolok bahwa aku sedang memata-matai nya,...
" Yok Mas, kita makan di resto yang ada di dekat kantor,!! ". Ucapku senyum.
__ADS_1
Lagi lagi mas Andi hanya menggangguk tanpa bicara apapun, dan seperti biasa dengan wajah datar nya yang membuat ku merasa tersakiti,..
setelah sampai di resto kami pun memesan makanan kesukaan Mas Andi, dan aku juga memesan makanan favorit ku, aku melihat Mas Andi gelisah seperti ada yang di fikirkan,.
" Maaass,, kamu kenapa kok seperti gelisah begitu,,? ". Tanyaku pada Mas Andi.
tapi Mas Andi kaget dan gugup.
" E-eem t-tidak k-kok tidak ada apa-apa, ". Ucapnya dengan kata-kata gugup..
aku berfikir sejenak ada apa dengan suamiku sebenarnya..
" Ooohh, Okey kalau kamu baik-baik saja Mas, ". Ucapku sambil menggangguk bingung.
sambil menunggu pesanan makanan pun kami berbincang, dan aku menanyakan bagaimana kerjaan nya selama ini untuk basa basi, agar tidak ketahuan apa maksud dan tujuan ku kesini.
__ADS_1
Mas Andi menjawab dengan singkat dan wajah yang selalu datar dan sikap yang dingin seperti kulkas 2 pintu itu membuat ku merasa bahwa memang Mas Andi ada wanita lain selain aku.
makanan yang kami pesan pun sudah siap, saat nya kami makan, saat makan Mas Andi hanya mengaduk ngaduk makanan nya dan tidak di makan,.
" Mas, dimakan donk Mas makanan nya sayang loh mubazir ntar, ". Ucapku.
" e-ehh iya ini aku makan, " Ucapnya kaget.
Jam makan siang pun sudah berlalu, kami pun kembali ke kantor nya Mas Andi bekerja, tapi aku hanya mengantarkan Mas Andi saja setelah itu aku kembali ke hotel dimana tempat aku beristirahat selama disini.
Aku pun kembali ke hotel untuk mandi, dan langsung beristirahat karena seharian ini aku tidak bisa istirahat dengan tenang jika belum melihat suamiku baik-baik saja.
Setelah mandi dan dandan sperti biasa, aku langsung merebahkan tubuhku ke tempat tidur agar tubuhku merasakan nyaman, sambil bermain ponsel tanpa sadar aku pun tertidur karena saking lelah nya.
terdengar ada suara orang mengetuk pintu, sehingga membuatku kaget dan langsung terbangun untuk membukakan pintu.
__ADS_1
ternyata yang datang adalah sekretaris nya Mas Andi, yang mengantarkan cek uang sebesar 60juta untuk ku, kata nya Mas Andi yang menyuruh nya, kenapa harus sekretaris nya yang mengantarkan uang belanjaku,.
apakah....