Kesetiaan Seorang Istri

Kesetiaan Seorang Istri
Pesta kejutan Gina #2


__ADS_3

Sore itu Gina pulang dari kampus dengan hati ceria. Tesisnya sudah disetujui oleh dosen pembimbing. Gina sudah bisa untuk sidang. Gina pun sudah mendaftarkan dirinya untuk sidang tesis pada hari kamis.


Gina yang tersenyum sampai di rumah menatap heran ke arah dapur. Terlihat tidak ada aktifitas apapun di dapur. Biasanya jam jam seperti ini Nana sedang sibuk membuat makanan untuk makan malam. Sedangkan hari ini tidak ada aktifitas di dapur. Gina kemudian mencari Nana di kebun mawar samping rumah.


"Na, kok nggak masak untuk makan malam?"


"Oh iya sayang, Nana sampai lupa sayang mengatakan kepada dirimu. Kita hari ini diundang oleh Tuan Soepomo untuk mengahdiri peresmian hotel baru mereka." kata Nana sambil menyiram bunga mawarnya.


"Nana nggak ikut ya Na. Nana aja yang pergi sama ayah dan Uda Afdhal."


"Oh sayang maafkan Nana. Kamu hari ini mesti ikut. Karena Nyonya Soepomo langsung yang meminta kamu untuk ikut. Kalau kamu mau nolak, tolak aja langsung sama Nyonya Soepomo, bukan sama Nana." kata Nana sambil menatap Gina.


"Huf ya udah Gina ikut. Tapi Gina nggak punya gaun baru Na."


"Gaun itu masalah gampang. Nana sudah menyiapkan untuk mu." kata Nana.


"Serius Na?"


"Yup sayang. Ayah sudah memberi tahu kalau keluarga Soepomo akan meresmikan hotel baru mereka. Makanya Nana sudah jauh jauh hari memesan gaun untuk kamu."


"Makasi Nana. Nana paling the best untuk ukuran emak emak." kata Gina sambil memeluk Nana.


Gina kemudian membantu Nana menyiram mawar mawar yang tumbuh dengan indah dikebun Nana.


tak terasa hari sudah pukul lima sore. Gina kemudian pamit untuk membersihkan dirinya. Gina ingin tampil secantik mungkin. Dia tidak ingin membuat malu keluarganya dan juga tidak ingin membuat malu Aris kekasih hatinya.


Selesai membersihkan dirinya, Gina kemudian merias mukanya dengan riasan natural, sedangkan untuk rambutnya Gina mengikat separu dan membuat rambutnya ikal di bagian bagian tertentu. Gina kemudian memakai gaun midi dress warna baby pink. Gina melengkapi tampilannya dengan memakai haighhell tinggi 7cm berwarna silver. Untuk tas tangan Gina memakai cluth keluaran Gucci berwarna silver. Perhiasan yang dipakai Gina adalah kalung, gelang, anting dan cincin keluaran dari rumah mode cartier seri berlian baby pink terbaru.


Gina kembali memastikan kalau riasannya sudah sempurma. Setelah yakin dengan tampilannya Gina kemudian turun ke lantai bawah. Ayah, Nana dan Afdhal telah menunggu Gina. Mereka semua terkejut dengan tampilan Gina yang lain dari pada biasanya.


"Kamu cantik banget Gin" kata Afdhal.


"Biasa aja kali Uda."


"Kamu sempurna sayang. Kamu, Nana pastikan akan menjadi trandcenter di acara hari ini." kata Nana sambil memeluk Gina.


"Sudah ayok berangkat. Nanti macet"


Ayah, Nana, Gina dan Afdhal kemudian masuk kedalam mobil. Mereka menuju acara peresmian hotel keluarga soepomo.

__ADS_1


"Nana, kok kak Aris nggak ada ya ngasih tau Gina, kalau hari ini peresmian hotel baru mereka." kata Gina.


"Mungkin dia mau ngasih kejutan ke kamu Gina. Atau bisa jadi kamu yang ngasih kejutan ke dia." jawab Nana.


Tak terasa mereka sudah sampai di hotek baru keluarga Soepomo. Keluarga Wijaya masuk dengan langkahnpasti. Semua kamera mengambil gambar Gina yang berjalan dengan Afdhal. Gina mula risih dengan perlakuan wartawan yang selalu mengambil gambarnya.


"Uda, aku bukan pengusaha. Kenapa mereka selalu mengambil gambar Gina?" kesal Gina.


"Biarkan sajalah Gin. Acuh aja. Itu resiko menjadi anak pengusaha nomor dua di negara I"


Gina kemudian kembali merilekskan badannya. Setelah tiba di lobby hotel, keluarga Wijaya diarahkan menuju ke taman tempat acara akan dilakukan. Betapa terkejutnya Gina, dekorasi acara seperti dekorasi pertunangan yang diimpikannya selama ini. Dia ingin besok kalau bertunangan akan membuat desain seperti ini.


"Uda, Gina kalau tunangan besok dekorasinya kayak gini ya Uda. Nanti Gina akan tanya Nyonya Soepomo EO mana dipakai untuk acara ini."


"Emang udah mau tunangan?"


"Udah Uda. Sekarang aja kalau kak Aris ngelamar, akan Gina jawab Gina mau menerima dia sebagai tunangan Gina."


"Yakin?"


"Yakinlah."


Mereka kemudian duduk di meja yang dikhususkan untuk keluarga Wijaya. Mereka semeja dengan keluarga Soepomo. Saat Gina sampai disana sudah terlihat PTuan dan Nyonya Soepomo.


"Makasih Tante" jawab Gina


Mereka semua kemudian duduk di kursi masing masing. Gina menatap ke sekitar. Dia tidak melihat Aris dan Bram. Sedangkan Bayu duduk dengan Mira dan Sari di meja sebelah Gina.


"Cari siapa sayang?"


"Kak Aris mana tante?"


"Oh. Dia ada kerja. Bentar lagi juga datang kok." kata Mami sambil mengerlingkan matanya kepada Nana.


Acara kemudian di mulai. Grub band ibu kota yang diundang mulai menyanyikan sebuah lagu, yang membuat Gina bahagia.


"Tante itukan penyanyi favorit Gina." kata Gina berbisik ke Mami Aris.


"Oh ya. Sukurlah sayang kalau kamu suka. Tante takut kalau kamu tidak suka." jawab Mami.

__ADS_1


Grub band itu manyanyikan lagu Kala Cinta Menggoda. Gina ikut menyanyi dengan lirih. Gina sangat senang dengan acara kali ini. Dia merasa acara ini adalah glady bersih untuk acara tunangannya.


Tiba-tiba lampu di taman itu mati semua. Kemudian dari arah udara terdengar bunyi kepak baling baling heli kopter yang menaburkan kelopak bunga mawar merah dan balon berbentuk hati kecil kecil warna merah. Setelah heli kopter selesai menaburkan kelopak bunga mawar merah kemudian turunlah seorang pria dari helinkopter memakai tali.


Pria tersebut memakai jas dan celana hitam, didalamnya memakai kemeja warna baby pink seperti warna gaun Gina. Pria itu memakai topeng winny the pooh kartun favorit Gina. Pria itu terus berjalan ke arah Gina, sampai di depan Gina, pria tersebut duduk dengan satu kaki ditegakkan.


"Sayangku, honeyku, Gina Wijaya maukah kamu menjadi tempat curhatku dikala aku bersedih, menjadi temanku disaat aku senang. Menjadi peredam disaat aku marah. Menjadi motivasiku disaat aku mulai down. Gina maukah kamu menikah dengan ku. Aku sadar aku tidak romantus. Tetapi kamu yakinlah kalau aku akan selalu ada untukmu." kata Aris sambil memegang kotak cincin bermata biru muda itu. Cincin tunangan yang juga jadi idaman Gina.


"Gina, jawab pria malang itu Gina. Bebaskan dia dari rasa capeknya berlutut di hadapanmu sayang" kata Nana.


Gina kemudian melihat ke Ayah dan Uda nya. Mereka berdua mengangguk meyakinkan Gina.


"Sayangku, matahariku, pria posesifku. Aku mau menikah denganmu." kata Gina sambil meraih tangan Aris untuk berdiri kembali.


Aris kemudian menyematkan cincin berlian biru itu dijari manis Gina. Aris mencium cincin yang sudah terpasang dengan cantik dijari Gina.


Salah satu penyanyi pria ternama ibu kota menyanyikan lagu Cinta karena Cinta yang juga lagu favorit Gina. Gina kemudian menatap semua keluarganya.


"Nana?"


"Maafkan Nana sayang. Ini adalag pesta kejutan pertunangan dari Aris untuk mu." jawab Nana


"Aris loe berhasil kawan. Kata Gina tadi ke gue. Uda besok kalau Gina dilamar sama kak Aris, dekornya harus seperti ini, ini adalah acara pertunangan yang Gina impikan." kata Afdhal.


"Kamu bahagia sayang?" tanya Aris sambil menatap dalam mata Gina.


"Sangat sayang. Tapi satu hal besok jangan pake kemeja warna ini lagi sayang. Ketampananmu tenggelam." kata Gina sambil memegang tangan Aris.


"Hahahaha. Aman sayang. Ini mami punya ide" kata Aris.


Acara lamaran itu ditutup dengan enam pesawat terbang yang membuat tulisan dari asapnya "GINA MAU JADI ISTRI ARIS"


Gina menatap Aris dengan penuh cinta. Acara pertunangan yang diimpikannya menjadi kenyataan. Acara pertunangan yang sangat didamba oleh para wanita diluaran sana.


Setelah acara pertunangan selesai. Gina dan keluarganya, serta semua tamu pulang menuju rumah masing-masing. Para tamu terkejut karena diundangan ditulis acara adalah peresmian hotel Soepomo, termyata yang terjadi adalah acara pertungan Tuan Muda Soepomo dengan Nona Muda Wijaya.


Sebentar lagi pernikahan dua anak pengusaha ternama ibu kota akan diadakan. Kehidupan baru akan mulai dilalui oleh Gina. Apakah semuanya akan berjalan lancar? Selancar acara pertungan ini? Ataukah kebahagiaan yang diharapkan oleh Gina hanya tinggal harapan?


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Staycun ya kakak. Jangan beralih kelain hati.


Cerita yang sebenarnya baru akan mulai. Siapkan tisu kakak kakak ya. Dan sekali lagi maafkan saya kalau nanti akan memakai bahasa yang kurang kakak kakak sukai.


__ADS_2