
"Masukkan dalam loyang yang sudah dioles margarin dan ditabur tepung" kata Juan sambil memasukkan adonan yang telah dibuatnya ke dalam loyang.
"Nah hentakkan sedikit supaya udara yang ada di dalam adonannya keluar dan cake menjadi kembang sempurna. Setelah itu masukkan cake ke dalam oven masak selama lima belas menit dengan api atas dan bawah" lanjut Juan.
Cara berbicara Juan terlihat benar benar seperti seorang chef handal yang sudah terbiasa memasak cake. Padahal setahu mereka yang ada di sana, ini adalah kali pertamanya Juan memasak cake.
Argha kemudian menjeda videonya terlebih dahulu, karena untuk sesi membuat adonan telah selesai, tinggal sesi mematangkan dan sesi menghias kue yang akan dilakukan oleh Frenya.
"Wow Uda, kamu terlihat seperti seorang koki yang sudah terbiasa mengolah cake" kata Argha jelas jelas memuji Juan yang terlihat sangat terampil dan sama sekali tidak grogi saat dirinya membuat cake tadi.
"Atau jangan jangan, uda udah terbiasa masak cake waktu di negara uda dulu?" tebak Argha.
Juan berjalan sambil senyum senyum. Juan memang sama sekali tidak mengatakan dan tidak pernah menceritakan perihal ini ke siapapun, Juan pengennya ini menjadi kejutan untuk Frenya. Tapi kali ini posisi Juan sangat sulit. Argha bertanya di dekat semua orang orang yang disayangi Juan. Apalagi di sana ada Frenya istri tercintanya itu.
"Mana ada udah biasa. Kamu aja yang nggak tau Gha. Semalam kerjaan hanya nonton tutorial bikin cake. Sampai sampai, boleh tanya kepala pelayan, berapa kali bikin adonan kue yang salah di dapur belakang" ujar Juan.
"Bener apa yang dikatakan Tuan Juan itu Tuan Muda. Saya sampai mengantuk pagi tadi karena mengajari Tuan Juan cara membuat cake kesukaan Nona Frenya." jawab kepala pelayan yang baru datang dari dalam untuk mengantarkan jus jeruk permintaan Argha.
Semua mata langsung tertuju kepada Juan yang duduk tepat di sebelah Argha. Perjuangan Juan untuk bisa membuatkan cake permintaan dari Frenya benar benar luar biasa. Perjuangan yang tidak boleh disia siakan oleh Frenya.
"Jadi sudah berapa adonan gagal Juan?" tanya Aries yang sangat tertarik dengan percakapan keluarga merek kali ini.
"Haha haha lumayan Dad. Dua papan telur habis" jawab Juan sambil tertawa membayangkan sebanyak apa adonan yang telah dibuangnya semalam.
"Jadi, semalam itu bukan membaca kontrak?" tanya Frenya yang sangat kaget mendengar perjuangan Juan dalam membuat cake yang diminta oleh dirinya.
"Itu kan juga kontrak sayang. Malahan kontrak yang itu lebih istimewa dari pada kontrak kontrak yang lainnya" jawab Juan sambil tersenyum ke arah istri cantiknya itu.
"Yeeeeeee" ujar anggota keluarga yang lainnya menyoraki apa yang dikatakan oleh Juan kepada Frenya.
"Haha haha haha"
Juan tertawa ngakak sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.
__ADS_1
"Ternyata walaupun di luaran sana mereka mengatakan kalau kita kita ini kejam, ternyata kita romantis dan sedikit lebay" ujar Daniel menanggapi apa yang terjadi di tengah tengah anggota keluarganya.
Keluarga Soepomo memang dikenal sebagai keluarga yang kejam dalam dunia bisnis. Semua kolega bisnis mereka tidak akan berani macam macam terhadap keluarga itu. Mereka akan selalu menjalankan kontrak kerja mereka dengan patuh dan tidak akan melenceng sedikitpun
"Kalau mereka mereka melihat kita seperti ini, aku sangat yakin sekali mereka semua tidak akan ada yang takut dengan kita lagi" ujar Aries.
"Nah, itu video mau diupload Argha, Daddy di sosial medianya" kata Frenya mengingatkan Aries akan video yang tadi diambil oleh Argha.
Mereka semua terdiam, Argha memang sangat sering mengupload video di kanal youtube nya itu, tetapi video video yang diupload Argha hanyalah video video seputar jalan jalannya ke belahan dunia. Tetapi sama sekali tidak ada orang yang ditampilkan. Kali ini Argha mencoba ide baru untuk kanal youtube nya itu.
"Sudah saatnya kita harus berubah, kita tidak boleh mengedepankan kekejaman lagi. Kita harus bisa menjadi sahabat untuk rekan bisnis kita."
"Jadi biarkan mereka melihat kehidupan kita yang lainnya. Tetapi masih dalam batas kewajaran" kata Ghina.
Mereka semua tercengang mendengar apa yang dikatakan oleh Ghina. Ini adalah kali pertama keluarga Soepomo menjadi keluarga yang terbuka.
"Daddy setuju dengan Nana. Kita akan berbagi sedikit kehidupan kita dengan orang luar."
"Yang kita bagi ya seperti video yang diambil oleh Argha tadi. Bisa juga video saat kita berbelanja. Terpenting satu hal" lanjut Aries memberikan penekanan tambahan kepada semua anggota keluarganya.
"Bagaimana apa setuju semuanya?" tanya Aries kepada semua anggota keluarga.
"Kalau aku setuju daddy, tetapi juga ada syaratnya" kata Frenya yang sudah mendiskusikan hal ini sebentar dengan Juan.
"Ajukan aja Uni. Kita kan diskusi" kata Ghina mempersilahkan semua anggota keluarga untuk menyampaikan aspirasi mereka.
"Menurut Uni, kita hanya punya satu chanel saja, sehingga tidak rebutan untuk upload videonya" saran Frenya yang sudah bisa membayangkan kalau mereka semua punya chanel masing masing, maka konten yang akan mereka buat sangatlah banyak.
"Ya, Nana setuju. Kita tetap pakai chanel milik Argha saja. Gimana apa setuju?" tGhuna melemparkan kembali ke forum untuk menyepakati chanel apa yang akan mereka pakai.
"Setuju, karena memang hanya Argha yang memiliki chanel youtube, sedangkan kita kita yang lainnya sama sekali tidak punya" kali ini Daniel yang membuka suaranya.
"Oke sudah kita sepakati kuta akan sedikit terbuka dengan dunia luar dan membuat beberapa konten yang rasanya tidak terlalu privasi dan bisa memberikan pengetahuan atau edukasi kepada semua penonton kanal itu" Aries sudah memberikan keputusannya tentang kanal atau konten yang akan mereka bagikan.
__ADS_1
"Daddy mau menambahkan sedikit saja. Daddy minta untuk tidak upload kegiatan selama kita bekerja dan saat kita kumpul keluarga membahas suatu hal yang penting. Gimana setuju?"
"Setuju Daddy, bagaimanapun tidak semua hal yang perlu diketahui tentang kita oleh orang orang diluaran sana" jawab Daniel mewakili kedua adiknya menjawab pernyataan yang diajukan oleh Aries.
"Nama kanal nya gimana?" kali ini Argha bertanya.
Argha bisa saja tetap memakai nama kanal nya yang kemaren juga, tetapi sekarang kanal miliknya itu sudah berubah menjadi kanal milik keluarga, sehingga bisa jadi keluarga meminta nama kanal itu berubah.
"Tetap aja Gha. Nama tidak dipermasalahkan. Lagian Uda udah nengok kalau subscribe konten kamu sudah luar biasa banyak" kata Daniel yang tadi menyempatkan diri mencari kanal milik Argha.
"Haha haha haha. Itu saat gabut waktu kuliah di NY. Makanya bikin vlog" jawab Argha.
"Ya saking gabutnya, isinya cuma gunung, makanan, mobil, pantai, museum" jawab Daniel.
"Nggak ada wajah Argha sama sekali Uda?" tanya Frenya yang penasaran.
"Oh sama sekali tidak ada Uni. Uni bisa lihat sendiri kanal milik Argha"
"Uni akan lihat isinya cuma seputaran itu doang." lanjut Daniel.
"Jadi orang pertama yang akan tampil di kanal milik Argha, Gue dong. Oh bahagianya" kata Juan sambil memegang krah kaos oblong nya itu.
"Hem kebanyakan gaya." kata Frenya yang melihat tingkah pongah Juan.
"Hati hati Juan, nanti kalau yang menonton tidak banyak, maka kamu tidak menjual" kata Ghina.
"Bener juga ya Nana. Wah, Argha bisa tidak video itu di ulang lagi?" ujar Juan yang memiliki niat berbeda dalam hidupnya.
"Hay genit" sambar Frenya dengan wajah cemberut.
"Sayang bukannya genit. Apa kamu mau aku dikatakan tidak pria tampan sama orang orang?" tanya Juan.
"Biarin dikatain tidak tampan. Aku nggak masalah. Dari pada semua wanita di luar sana ss fhoto kamu, terus dijadikan fhoto profil. Oh tidak" ujar Frenya.
__ADS_1
Frenya menangkup kan kedua telapak tangannya ke wajah cantiknya itu.
"Jangan uji kesetiaan aku sebagai seorang istri ya Tuhan. Aku tidak sekuat Nana" kata Frenya dengan wajah serius