Menjadi Tawanan Bos Mafia

Menjadi Tawanan Bos Mafia
Kehebohan di dapur


__ADS_3

Nt: Disarankan baca ulang untuk isi cerita lengkapnya.


Mohon Maaf kakak tadi aplikasinya eror, lagi nulis belum di perbaiki, tiba- tiba keposting. Jadi.


Ini bab yang benar iya. Baca ulang lagi, untuk cerita lengkapnya.


Setelah mendengar pengakuan Hara malam itu, kalau ia suka lelaki yang bisa memasak. Jadi, Leon memutuskan  untuk melaksanakan acara memasak yang  mereka rencanakan bersama ke empat anak buahnya, mereka sepakat pagi itu   mereka akan mensabortasi dapur.



Waktu masih menunjukkan pukul 06: 00 Leon sudah bangun dan datang ke dapur.


Bi Atin kaget karena tidak biasanya Bos Leon turun sepagi ini ke dapur, kalau biasa minum kopi dan serapan diantar ke  ruang kerjanya, kalau tidak di taman.


“Ada apa, sepagi ini muncul di dapur?” Tanya Bi Atin mengangkat kedua alisnya." Mau buatkan kopi?"


" Gak dulu Bi," jawab Leon.



Tidak lama kemudian muncul si tampan Rikko  di susul si tampan Zidan dan menit kemudian muncul Iwan dan Kenzo, mereka tiba dengan gaya dan pesona masing-masing terlihat seperti pentas show pertunjukkan masak memasak  yang pesertanya orang -orang ganteng.


Keriuahan terjadi di dapur pagi itu.


Para asisten rumah tangga  yang kebanyakan  gadis -gadis muda terlihat  cekikikan saat melihat aksi para cogan itu  bereaksi di dapur.


Di rumah Leon ada banyak penghuni, dan Leon juga tidak sembarangan memperkerjakan orang di rumahnya semua harus jelas asal- usulnya dan bersedia mengikuti aturan yang ditentukan Leon di rumahnya.


Dibagian dapur saja ada lima orang asisten rumah tangga. Selain Ibu Atin, kelimanya semuanya perempuan muda berwajah cantik dan bagian cuci pakaian  ada dua orang dan koki bagian masak ada satu orang.


Maka saat  Leon dan keempat anak buahnya berada di dapur sukses membuat  dapur itu, sebuah ajakan pertunjukan.


“Kalian mau apa?” Tanya Bu Atin, Dia memang pembantu tetapi bagi Leon dia seorang Ibu dan wanita yang  mengatur semua urusan dapur dan semua urusan rumah tangga.


“Bi kami ingin membantu Bos menyajikan masakan sepesial untuk  Non Hara. Jadi izinkan kamu memakai dapurmu Bi,”ucap Ken bersikap banyak gaya karena dilihatin para wanita.


“Haa? Untuk masak apa? Bilang saja sam bibi, nanti  biar Bibi yang masak"


“Tidak Bi, kami hanya ingin melakukan sesuatu spesialis di dapur ini,  maka minta izin sama bibi pakai dapurnya.” Iwan ikut berkomentar. Iwan dan Ken sebelas dua belas, suka banyak gaya kalau dilihatin para wanita, mereka  berdua caper maksimal.


“Oh baiklah, nanti aku akan membantu,”ujar Bi Atin, terlihat  kawatir, bisa di pastikan dapurnya akan seperti kapal pecah jika para lelaki tampan itu memegang dapur.


Bagaiamana tidak? tidak pernah  masuk dapur tiba-tiba ingin memasak. Ia pasti kawatir dapurnya akan hancur.

__ADS_1


“Jangan Bi, kami ingin mencoba melakukannya sendiri, kalau misalkan tidak bisa kami atasin, nanti kami panggil Bibi,” ucap Rikko .


Seperti biasa Bos mereka, tidak akan mengatakan apa- apa, ia hanya akan jadi pendengar, berdiri bersandar di depan kulkas dan tangan di lipat di dada.


“Baiklah, bibi mengerti semoga sukses memasaknya,” ujar wanita paru baya itu degan senyuman kecil, ia melirik semua pekerja dapur.


Mereka  yakin dapur akan berubah jadi kapal pecah, jika para lelaki itu memegang pengorengan.


Leon ingin seperti lelaki yang romantis seperti yang dinginkan Jovita. Jika ia berhasil mengukir senyuman kebahagian di wajah Jovita malam itu, kali ini ia ingin melanjutkan, menjadi lelaki seperti yang di inginkan Jovita.


Lelaki yang pintar memasak  dan mengajak wanitanya untuk makan berdua, makan romatis. Ia ingin mencobanya, maka saat ini, ia dibantu anak buahnya berkutat di dapur.


“Bagaimana nyalain kompornya?” tanya Leon mengawasi  kompor gas model freestanding itu, bahkan menyalahkan alat memasak itu saja ia tidak tahu.


Iwan yang berdiri  di sampingnya ikut mendekat, tapi sama halnya dengan bosnya, ia juga tidak tahu mana tombol on kompor berbentuk digital itu.


“Ken,  kamu tahu  tidak menyalahkan ini?” Iwan bertanya pada lelaki berbadan tinggi itu yang sedari tadi memegang ponsel, ia mencari menu yang di katakan Bosnya di internet.


Sementara Rikko bagian   membacakan bagaimana cara memasak


“Kagak tau” jawab Ken.



Leon  beserta anak buahnya berencana memasak capcay telur puyuh masakan yang pernah dimasak Jovita bersama Leon


Pertama, Rikko mengeluarkan bahan-bahannya dari kulkas dan mulai  membagi tugas. Rikko yang bagian membaca  menu-menu yang di butuhkan .


Iwan  dan Ken bagian memotong  motong dan Leon dan Zidan bagian eskusi alias masak.


Namun apa jadinya kalau menu saja mereka  tidak hapal


“Ko, Jamur yang mana ini ? Apa ini?” Tanya Iwan mengangkat dua palastik kanan jamur dan kiri gingseng  Korea.


“Aduh, aku tidak tahu,” balas  Rikko garuk-garuk kepala.


“Zidan! Jamur yang mana yang ada  jambut? Apa  yang pakai helem atau pakai helem lalu jambutan?” Tanya Iwan.


Dibalas tawa ngakak dari Ken, otak mesumnya, traveling menjurus ke hal yang yang lain yakni area pribadinya.


'Pakai helem lalu, ada jambutnya? Astaga!' Ken tertawa ngakak.


“Lu ngomong apa? jamur mana ada  jambutnya. Adanya pakai helem,” ujar Zidan, ia berdiri di samping kompor.

__ADS_1



Iwan dan Rikko, Ken tertawa, jika bagi mereka itu sudah hal lucu, tetapi bagi Bos Leon, itu hanya obrolan biasa jadi, ia tidak ikut tertawa,


Untungnya anak buahnya sudah hapal sikap sang bos.


“Lalu yang mana? Tanya iwan lagi.


Zidan mendekat membuka plastik menunjuk jamur yang asli.


" Ini. Lihat, mana ada jambutnya, hanya pakai helem kecil," ujar Ken mendengus jengkel ke arah Iwan.


“Hadeeh … para lelaki ini kapan masaknya,  kalau  bahannya saja tidak tahu,” ucap Bi  Atin merasa mulai merasakan aura misi gagal, ia  duduk agak jauh  dari  mereka.


“ Zidan pilet ayam yang mana? “ Tanya Ken ia mengobok-obok tidak menemukan pilet ayam.


“Ambil saja ayam yang di kulkas itu,” ujar Iwan, ia  tidak tahu, mana pilet ayam dan ayam utuh.


Tidak menemukan pilet ayam Ken mengeluarkan satu ekor ayam dari prizer.


Ken memotong ayam  utuh yang beku tersebut, karena susah di potong, Jadi, ia memotong bagian yang paling mudah yakni ; bagian kepala.


Oh .... bisa dibayangkan apa jadinya sebuah masakan capcay ada penampakan  kepala ayam  beserta lehernya di dalamnya?


Apa masakan para lelaki tampan ini berhasil?


Bersambung


KAKAK TERSAYANG MOHON BANTUANYA IYA! SAYA IKUT CRAZI 3 BAB UPDATE SATU HARI.,  SELAMA TUJUH HARI. BANTU BERI KOMENTAR YANG BANYAK DI SETIAP BAB.


LIKE DAN VOTE DAN KASIH  HADIAH SEBANYAK-BANYAKNYA,  AGAR DAPAT FROMOSI. TERIMAKASIH JUGA SAYA UCAPKAN BUAT KAKAK YANG KASIH TIPS BUAT AUTHORNYA. PELUK HANGAT UNTU KALIAN SEMUA.


Baca juga  cerita yang lain;


 Baca juga;


-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)


-Menikah dengan Brondong (ongoing)


-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)


-Bintang kecil untuk Faila (ongoing)

__ADS_1


__ADS_2