Menjadi Tawanan Bos Mafia

Menjadi Tawanan Bos Mafia
Karena Cinta


__ADS_3

Saat Hara sudah  pulih   dan mulai menatap hidup, berbanding balik dengan  nasip  yang dialami Bianca.


Wanita cantik itu mengalami  depresi berat karena  melihat pemberitaan yang menyudutkan dirinya.


Berita-berita yang beredar di berbagai media membuatnya mengalami tekanan mental, membuat hidupnya dalam masalah besar, saat ia di kurung dalam kamar,  ia memukul pengasuhnya dengan vas bunga tepat di bagian kepala belakang, asisten rumah tangganya meninggal.


Bianca  semakin berteriak histeris saat ia tahu kalau wanita yang merawatnya sejak dari kecil itu sudah meninggalkannya  selamanya.


Biar bagaimanapun, ia sangat menyesal, apa yang di lakukan hanya tindakan emosional, ia tidak sengaja. Wanita yang ia pukul itu wanita yang merawatnya  dari kecil,  sama halnya seperti Bi Ina untuk Hara, dan Bi Atin untuk Leon, mereka wanita-wanita sosok ibu pengganti untuk mereka bertiga, yang merawat mereka seperti anak sendiri.


Wanita juga berarti pada Bianca,  ia sudah seperti sosok Ibu untuknya, karena dulu orang tua Bianca orang yang sibuk melakukan kegiatan sosial maka wanita itulah yang selalu bersama.


“Aku ingin Ziarah Mi, aku minta maaf,”ucap Bianca, ia membujuk kedua orang tuanya untuk menemaninya ke kuburan wanita yang ia lukai.


“Bi, banyak wartawan yang mencarimu di luar sana, istirahatlah, kita akan urus semuanya,” ucap papinya terlihat kecewa. Lelaki berkulit putih dan bermata sipit itu terlihat lemah, itu wajar, Bianca  satu-satunya harapan mereka , tapi harapan mereka tidak sama dengan kenyataannya, Bianca  membuat kedua orang tua itu kecewa, bukan hanya kecewa, tapi mereka juga merasa malu, karena Bianca jadi seorang kriminal.


Ini bukan hanya tentang hukuman  penjara yang sudah menantinya di depan mata, tapi Bianca  merasa bersalah, karena menghilangkan nyawa orang yang tidak bersalah, menyakiti orang yang ingin melindunginya. Tapi penyesalan selalu datang terlambat, semua sudah menjadi bubur tidak mungkin ia ubah menjadi nasi. Bianca hanya akan menjalaninya dan menghadapinya, tidak semuanya bisa di dapatkan dengan uang,  walau ia selalu merasa semua lelaki tunduk padanya bahkan rela melakukan apapun untuknya .


Tapi berhadapan dengan Leon membuatnya jadi wanita yang tidak berarti, Leon orang yang pertama membuatnya patah hati, Leon yang pertama membuatnya menangis, hal itu juga menjadikan Bianca tidak bisa berpaling dari Leon, lelaki  pertama yang membuatnya tidak berdaya, merasakan jatuh cinta pada sikap angkuh  Leon, bukan karena kekayaanya, kalau di bilang kaya Bianca juga kaya.


Maka itu ada ungkapan yang mengatakan ; Jangan mencintai seseorang dengan berlebihan, karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak akan baik.


“Bibi, maafkan aku, aku menyesal, aku salah


Mas leon datanglah, tolong aku, aku  butuh bantuanmu,” kata Bianca meranjau dalam rumah sakit.


Dari banyak masalah yang disebabkan olehnya, ia masih mengharapkan lelaki  angkuh itu untuk datang.


“Sudah, sayang jangan harapkan dia lagi, lupakan Leon, pasti ada lelaki yang terbaik untukmu di luar sana,” ucap Vivian.


“Aku ingin Leon datang Mi, ini salah aku, aku yang tidak mau menuruti  perkataan Leon, harusnya aku pulang saja hari itu, mungkin saja kami masih bersama hingga saat ini, itu karena aku keras kepala Mi,” rengek Bianca, meminta  Maminya untuk membawa Leon. Bianca tidak tahu kalau keluarganya  melakukan kesepakatan untuk Leon.

__ADS_1


“Lupakan Pak Leon, pasti ada yang lebih baik lagi nanti”


“Tidak akan Pi, aku tidak akan menikah dengan lelaki manapun kalau bukan untuk Leon ,”ucap Bianca semakin keras kepala dan sikap memaksa.


“Cinta tidak bisa di paksa Bianca, Leon lelaki yang keras, yang tidak mudah kamu kendalikan seperti lelaki yang biasa kamu kencani, anggap saja ini teguran untuk kamu, karena mau mempermainkan perasaan lelaki lain selama ini,” ucap Maminya.


“Tidak akan, sampai kapan pun aku tidak akan rela kalau Leon milik orang lain , aku sudah banyak berkorban  agar bisa bersamanya Mi.”


Tapi  bagaimanapun, keluarga membujuk  Bianca tetap saja  wanita itu ingin Leon datang dan bicara padanya.


Hari itu ayah Bianca dengan berat hati datang menemui Leon, lelaki yang sudah terlihat tua itu rela merendahkan dirinya sendiri, ia datang ke  rumah Leon, ingin meminta Leon untuk bicara pada Bianca.


Tetapi jangan  berharap itu darinya, Leon bukan lelaki yang bisa dikendalikan orang lain, ia menolak dengan tegas permintaan orang tua yang malang tersebut.


Orang tua  mampu melakukan apapun untu-untuk anak mereka. Hal itu ada benar.


Sekelas ayah Bianca rela datang seperti pengemis ke rumah Leon, ia merendahkan dirinya. Ia tidak tahan melihat Bianca  selalu menangis memangil Leon.


“Bos, tidak lebih baiknya, kalau Bos bicara baik-baik dan meminta maaf pada keluarga Bianca, agar masalah ini tidak semakin besar dan melebar ke mana-mana,” ucap Bram


Tapi mata Leon menatap dengan tajam, tanda tidak terima anak buahnya yang memberinya nasihat.


“Dengar! Saya bukan tipe orang yang seperti itu Bram, saya tidak merasa bersalah dan saya tidak salah, kenapa saya harus melakukan itu? Saat ini aku sedang marah, karena Maxell datang ke Jakarta,"ujar Leon marah.


“Bos, bagaimana kalau melakukannya saja, momen ini kita Manfaatkan untuk menarik perhatian Hara, ajak wartawan lakukan klarifikasi kalau hubungan bos dan Bianca hanya sebatas teman, hal itu bisa membersihkan nama Non Hara juga dari tuduhan perebut kekasih orang lain "ujar Zidan


Leon diam apa yang dikatakan Zidan dapat diterima, otak batu Leon akan merespon kalau itu menyangkut Hara.


“Baiklah, saya akan  melakukanya, saya akan  menemui Bianca mencoba membantu proses hukumnya juga, agar ia tidak masuk penjara, kalau bisa berdamai dengan keluarga korban.”


Demi membersihkan nama Hara, ia akhirnya menemui Bianca, walau hatinya Sebenarnya ilfil melihat sikap manja Bianca yang berlebihan, tetapi bicara baik-baik akhirnya Bianca terima.

__ADS_1


Bianca terbebas dari tuntutan, karena keluarga almarhum asisten rumah tangganya memilih berdamai  dengan  keluarga Bianca , berjanji tidak memperpanjang masalahnya, uang memang paling berkuasa, saat keluarga itu di beri banyak uang,  mereka bungkam dan tidak menuntut sedikitpun pada keluarga Bianca.


Tetapi walau uang bisa menyelesaikan semua masalah, bahkan membeli hukum sekalipun, tapi rasa bersalah  akan menghantui Bianca selamanya, mungkin sampai seumur hidup. Karena apa yang ia lakukan semuanya sia-sia Leon tetap juga tidak mau kembali padanya.


"Bos, masalah Bianca sudah selesai keluarga sudah membawa Kembali ke Singapura," ujar Ken mereka bertiga datang keuangan Leon.


"Lalu apa rencana untuk Nona Hara Pak?" Tanya Bram.


"Aku akan menghabisi Piter dan dokter muda itu jika mencoba menghalangiku untuk mendapatkan Hara," ujar Leon dengan marah.


Wajah mereka semua menegang, jika itu Sampai terjadi akan ada pertumpahan darah lagi.


 Bersambung.


KAKAK  JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA


LIKE,  VOTE DAN KASIH  HADIAH SEBANYAK-BANYAKNYA IYA


Baca juga  karya  terbaruku iya kakak;


 -Aresya(TERBARU)


-The Cured King(TERBARU)


-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)


-Menikah dengan Brondong (ongoing)


-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)


- Bintang kecil untuk Faila (ongoing)

__ADS_1


__ADS_2