
Akhirnya saat yang ditunggu pun tiba, Hara dan Leon datang ke persidangan, sidang akhirnya di mulai, Kaila membawa tujuh pengacara membantunya, sementara Leon hanya dua orang pengacara yang biasa mendampinginya.
Kedua pengacara kedua belah pihak berjalan menuju meja para hakim, memberi laporan kalau klien mereka sudah siap.
Akhirnya sidang dimulai, kali ini pembacaan tuntutan pada Leon.
Sebagai berikut;
• Menuntut Leon menjadikan anaknya Winda Kaila Wardana sebagai anaknya, menjadikan Winda sebagai salah satu pewaris harta milik Leon.
Mendengar nama anaknya Hara ingin tertawa terbahak-bahak di ruangan sidang tersebut, tetapi ia menahan diri, ia takut dianggap tidak menghormati persidangan nantinya, jadi ia memilih mendengarkan dengan baik.
‘Winda Kaila Wardana, astaga tidak tahu malu bangat ternyata wanita ini, entah benih siapa itu aku tidak tahu, tetapi pede bangat dia menempatkan nama belakang Wardana’ Hara membatin. Tuntutan kedua.
• Leon akan menikahi Kaila sebagai ibu dari anak
• Leon akan bertanggung jawab untuk masa depan Kaila binti Sudarmo, Ibu dari anaknya.
• Meminta rumah satu unit di Bogor dan bidang usaha di Kelapa Gading untuk menunjang kehidupan Kaila.
• Leon di tuntut meminta maaf padanya dan keluarganya.
Saat tuntutan itu dibacakan Leon tampak tidak perduli, ia malah sibuk menatap ponselnya, sementara mendengar tuntutan itu Hara tertawa kecil,
Setelah tuntutan selesai di bacakan.
“Baiklah sebelum membacakan keputusan terakhir, izinkan istri dari klien saya sebagai saksi terakhir, untuk membacakan nota pembelaan terakhir Yang Mulia!” ujar pengacara Leon, kalau Kaila memiliki delapan pengacara Leon cukup dua pengacara itupun pengacara kantor dan pengacara keluarga, mereka berdua tidak pernah ganti sudah puluhan tahun.
Mendengar permintaan pengacara Leon. Sang Hakim tampak berbisik-bisik mereka berunding dengan jaksa.
“Baiklah silahkan.”
Hara berdiri ia terlihat sangat tenang dan tampilannya sangat cantik dan berkelas. Setahun menghilang ternyata Hara tidak lupa melakukan perawatan diri hingga bagian dadanya terlihat lebih berisi panggul juga, tetapi pinggangnya lebih kecil.
Saat Leon melihat ke depan ia baru sadar kalau Hara tampil lebih cantik dari biasanya.
‘Apa Hara melakukan operasi? Aku baru menyadari kalau bagian dadanya itu berisi’ Leon salah fokus.
__ADS_1
Setelah melakukan sumpah Hara berdiri sebagai saksi untuk sang suami.
“Terimakasih yang mulia karena diberi kesempatan sebagai saksi untuk suami saya. Saya Jovi Hara istri dari Leon Wardana, banyak berspekulasi selama ini, saya melarikan diri, semua itu tidak benar. Saya pergi untuk memberikan waktu pada seseorang untuk menunjukkan wujud aslinya. Saya ingin mengatakan …. Saya membantah semua tuntutan yang diberikan Kaila pada suami saya.
Saya berdiri di sini dan datang kesini, sekaligus ingin membersihkan nama naik suami saya dari segala tuduhan keji yang dilontarkan Saudara Kaila,” ujar Hara dengan nada tegas bercampur marah.
Semua mata menatap tajam pada Hara, ia datang membawa bukti yang kongkrit.
“Pada Saudara wartawan yang ada di sini, kalian boleh merekam dan mendengarkan ini.
Pertama; Saudara Kaila mengatakan ia berselingkuh dengan suami saya itu satu tuduhan yang rendah, itu tidak benar, pada saat kecelakaan itu justru Kaila lah yang menyodorkan dirinya pada suami saya.”
“Ha … ? apa maksudnya.” suara seperti lalar memenuhi ruangan persidangan.
“Apa saksi punya bukti?” tanya hakim menatap Kaila.
“Iya Yang Mulia! Saya punya buktinya.” Kaila pucat dan ia mulai gelisah. “ Izinkan saya menjabarkan yang terjadi Yang Mulia.”
Dalam ruangan sidang kali ini, suasana menjadi semakin mencekam saat Hara membantah semua tuntutan Kaila. Ia datang dengan persiapan yang sangat lengkap.
“ Izinkan saya menjabarkan yang terjadi Yang Mulia, agar masyarakat bisa menilai siapa yang salah dan siapa yang pantas dipersalahkan.” Ujar Hara.
“Jadi obat yang diberikan pelaku Bianca , adalah obat perangsang yang dicampur dengan narkoba dengan dosis tinggi, jadi, Kaila menyodorkan dirinya secara paksa, padahal suami saya sudah menolak, lebih memilih pingsan dari pada menghianatiku dengan menyentuh wanita lain, tetapi yang tejadi …. Kaila menariknya ke kamar , di sana suami saya menolak . Pak Hakim bisa melihat rekamannya.” Hara meminta di putar rekaman yang sudah si edit sama Hara, dalam rekaman itu Leon tidak melakukan apa-apa pada Kaila, justru yang terlihat Kaila yang memaksa Leon melakukannya.
“Pakai saja tubuhku Pak Leon, lakukan saja padaku ,” ujar Kaila dalam rekaman tersebut.
Wajah semua orang sangat tegang, bahkan Leon tidak tahu apa yang direncanakan Hara dalam persidangan itu, ia hanya percaya pada istrinya, makanya saat ada bukti rekaman tersebut ia juga panik, menatap Hara dengan tatapan mata melotot.
“Tidak apa-apa tenang saja,” ujar Hara dengan kode anggukan.
Lalu mata mereka beralih lagi ke layar di persidangan.
“Lebih baik aku mati Kaila dari pada aku mengkhianati istriku,” balas Leon, dengan wajah tersiksa, ia meringkuk kesakitan saat itu.
Kaila menarik leher Leon dan memaksanya melakukan padanya, dalam rekaman itu, terlihat Leon mendorong tubuh Kaila dan menolaknya, lalu berlanjut ke rekaman selanjutnya, Leon meringkuk di lantai tetapi Kaila masih saja memaksanya dan tiba-tiba Leon membuat tubuhnya pingsan rekaman berhenti di situ. Leon dan Kaila sama-sama terkejut karena di sana tidak ada adegan di mana Kaila melakukan kuda-kudaan. Hara menyelamatkan harga diri Leon, ia mau mengatakan pada semua orang Kalau Leon tidak melakukannya. Kini ia memojokkan Kaila apa ia akan mengakui perbuatannya atau ia akan menyerah?
__ADS_1
Kaila melongo, ia tidak tahu kalau Hara memasang camera di rungan tersebut, karena sebelum melakukannya saat itu, Kaila sudah mematikan cctv di ruangan Leon, ia tidak tahu kalau ada camera yang lain yang merekam aksi gilanya. Kini, ia terjebak dalam jebakan sendiri.
“Saudara bisa menyimpulkan sendiri, itu hubungan suka … sama suka apa bukan? Pak Hakim juga bisa menilai suami saya. Dia, memilih membahayakan dirinya sendiri dari pada melakukan pada saudara Kaila, karena ibu mertua saya sudah menjadikan mereka sebagai kakak beradik, Suami saya berpikir bagaimana mungkin melakukan pada adik perempuannya jadi dia memilih cara yang berbahaya ,” ujar Hara.
Bimo yang ikut hadir dalam ruangan sidang dibuat terpolongo dengan kecerdasan otak Hara.
‘Gila ... Nona hara memberi serangan yang mematikan pada Kaila’ ucapnya membatin.
Semua orang saling berbisik orang-orang bahkan artis tidak laku yang membela Kaila di buat mati kutu, bahkan pengacara Kaila tiba-tiba merasa bodoh, karena selama itu, Kaila tidak pernah jujur pada mereka.
Suasana semakin memanas dalam ruangan, tadinya, Kaila merasa tenang karena dari sidang sebelum-sebelumnya Leon tidak ada perlawanan dan cenderung diam. Mendapat banyak dukungan dan banyak simpati. Terlebih lagi tidak ada perlawanan dari pihak Leon menjadikan Kaila saat itu sudah yakin akan menang.
Tetapi, di sidang terakhir kedatangan Hara dan Leon membuat nyalinya tiba-tiba ciut. Apa ini artinya ia akan KO di ronde terakhir?
Bersambung ..
KAKAK JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA
LIKE, VOTE DAN KASIH HADIAH SEBANYAK-BANYAKNYA IYA
Terimakasi untuk tipsnya semoga rezekinya semakin bertambah untuk kakak semua.
ILove All.
Baca juga karya terbaruku iya kakak;
-Aresya(TERBARU)
-The Cured King(TERBARU)
-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)
-Menika dengan Brondong (ongoing)
-Menjadi tawanan bos Mafia (ongoing)
Bintang kecil untuk Faila (ongoing)
__ADS_1