Menjadi Tawanan Bos Mafia

Menjadi Tawanan Bos Mafia
Akhir


__ADS_3

Leon  menunjukkan perhatian pada sahabatnya, ia  tidak menyakiti ketiga anak-anak  mereka,  walau sudah melakukan hal yang jahat pada  keluarganya. Leon meminta Beny untuk  membawa mereka bertiga ke pusat rehabilitasi, bahkan Leon tidak mempublikasikan tentang penangkapan ketiganya. Karena ia juga pemilik saham di rumah sakit tempat Danis bekerja.


Leon meminta pengacaranya mengurus surat cuti untuk  Danis. Jadi rumah sakit tahunya kalau Danis sedang cuti pendidikan  di luar negeri. Tidak ada yang tahu kalau ia sedang mendekam di  penjara.


Jadi, jika suatu saat  Danis sembuh ia bisa jadi dokter kembali, Leon sangat  baik pada mereka bertiga. Jadi setelah beberapa hari di dalam penjara ketiganya dibawa pusat rehabilitasi, sebelum mereka dibawa  ada moment haru. Ketiganya dipertemukan dengan orang tua masing-masing kecuali Ken, entah kenapa ia tidak mau bertatap muka secara langsung dengan putrinya.


Mereka juga akhirnya sadar kalau mereka bertiga dibohongin dan di pengaruhi  bos penjahat tersebut.


 Beny sudah menjelaskan semuanya kalau  Zidan meninggalkan Clara bukan karena ada wanita lain melainkan karena ayahnya sakit. Mereka bertiga kenapa kompak menceritakan istri mereka semua itu karena kekuatan sihir, orang  yang mencelakai Okan di masa lalu, orang yang sama melakukan pada ayah mereka.


Tadinya, Leon lah sasaran sihirnya gagal pada Leon,  akhirnya sama putranya Okan, tetapi kekuatan jahat itu berhasil untuk ketiga mantan anak buahnya. Semua  itu terungkap setelah Beny menemukan apartemen mewah milik Bos Rajawali guru Okan yang punya sihir di masa lalu adalah adiknya. Sayang bos penjahat itu berhasil melarikan diri, walau Zidan si penembak Jitu sudah menghadiahinya tiga tembakan di perut dan dadanya


                                *


Kantor polisi.


“Papi minta maaf Danis,” ujar Zidan memeluk putranya, akhirnya  Danis tahu lelaki misterius yang selama ini membiayai kuliahnya adalah Zidan bukan bos penjahat


“Baiklah,” jawabnya melihat kanan kiri ia berharap Chelia datang.


“Pergilah, sembuhkan dirimu papi akan membantumu untuk mendapatkan wanita yang kamu cintai itu,” ujar Zidan. Ia mengangguk dan masuk ke dalam mobil.


Toni juga mendekati putranya.


“Papi maafkan aku,” ujarnya menyesal.


“Jangan khawatir, kalau kamu sembuh kita akan bersama lagi dengan mami,” ujar Toni. Mata Juna berkaca-kaca.


“Papi janji?”

__ADS_1


“Ya”


Juna bersemangat, saat Toni berjanji akan kembali bersama Kikan.


Kini giliran Ken, lelaki  berkulit gelap itu begitu hancur mengetahui kalau putrinya jadi simpanan bos penjahat tersebut, ia sangat menyesal karena keegoisannya saat itu, hidup putrinya hancur. Ia tidak mau bicara dengan Thiani,  ia hanya menitipkan surat. Ken berjanji jika Thiani sembuh dalam satu tahun itu, ia berjanji akan mencari ibunya, orang yg ia rindukan selama ini,  ia  juga berjanji kan membawa putrinya untuk tinggal di luar negeri  bersama ibunya.


“Manfaatkan kesempatan ini,  jadilah lebih baik lagi. Lihat ayah kalian mereka sudah tua lihat tatapan mereka, mereka  pasti berharap bangat agar kalian pulang dengan hidup yang baik. Lihat. Lihat tatapan mereka. Jangan kecewakan lagi hanya kalian harta mereka,” ujar Beny.


Kata-kata Beny sukses membuat Juna menangis  ia sangat menyesal  melakukan itu, mata mereka melihat empat pria yang menatap mereka bertiga dengan sedih. Mobil itu berjalan membawa mereka bertiga ke pusat rehabilitas.


Disisi lain.


Jordan tahu tentang kebenaran hubungan Okan dan Naira dari Chelia, ia merasa kasihan pada Naira, karena itulah ia memberitahukan kebenarannya pada Jordan.


“Kamu yakin Ce?” Tanya Jordan.


“Ya, Naira hanya diminta Okan berpura-pura jadi pacarnya agar mantan kekasihnya tidak mengganggunya lagi,” ujar Chelia, wanita cantik itu pantas di juluki wanita berhati malaikat, walau Okan saudaranya dan ia mencintai Jordan ia tidak mau egois. Ia  jujur pada Jordan.


“Ya pergilah, temui dia kasihan dia,”ucap  Chelia.


Saat ia tiba, ternyata Jordan sudah ada duduk


Tetapi siapa sangka Okan juga  terbang ke Batam, setelah ia tahu alamat  pekerjaan Naira. Saat mereka berdua datang ke Batam ternyata Naira pulang ke Jakarta karena ibu panti, wanita yang menjaga Naira selama ini sakit.


Tetapi malang untuk Naira keluarga satu- satunya yang dimiliki di dunia ini meninggal. Naira sangat terpukul, karena ia tidak bisa memenuhi keinginan ibunya,  dia gagal menikah karena ulah Okan.


Mendengar ibu Naira meninggal Okan dan Jordan sama -sama  merasa bersalah.


__ADS_1


Pada akhirnya Naira menolak kedua lelaki tampan tersebut


Okan dan Jordan hanya diam, karena Naira tidak memilih salah satu dari mereka. Sebagai gantinya Naira pergi keluar negeri, ia  kuliah lagi.


“Jangan khawatir, biarkan dia menenangkan pikirannya, sebagai gantinya, kamu selesaikan renovasi gedung itu dan pindahkan anak- anak panti ke sana, dengan kamu melakukan hal yang baik, aku yakin Naira suatu saat akan luluh padamu,” ujar Hara dan Leon.


“Jangan sedih Bang, kan, ada aku, cece, ayah, ibu,” ujar Lucas.


Mereka berlima  duduk  bersama, saling menguatkan dan mendukung keluarga Leon harmonis.


Di tempat Lain Jordan juga merasa  merasa bersalah, ia ikut menyelesaikan bangunan Panti agar anak -anak cepat pindah


                         *


Toni sesuai janji mendatangi Kikan istrinya dan meminta maaf, sementara Ken terbang Brazil untuk menemui Rebeka, ZIdan menangis sedih di kuburan Klara.


“Aku merindukanmu Mi, jangan khawatir aku akan melindungi Danis, ” ujarnya menangis.


Sementara Chelia untuk saat ini masih  bersama Harvis.


........Tamat season 1......


Menjadi Tawanan Bos Mafia Season 1 sampai di sini tamat dulu, karena banyak yang protes babnya kepanjangan. Nanti kita akan lanjut di Karya Baru Menjadi Tawanan Bos Mafia 2 kita akan lanjut kisah mereka di sana.


Jadi ikuti terus ya nanti akan ada pengumunannya  untuk kapan Publisnya.


Terimakasi


Mampir ke Karya baruku ya akak - akak.

__ADS_1



__ADS_2