Menjadi Tawanan Bos Mafia

Menjadi Tawanan Bos Mafia
Diusir Paksa dari Rumah


__ADS_3

Keinginan Kaila  ingin tinggal di rumah Leon  tidak berjalan mulus seperti yang ia inginkan.  Besok paginya Bimo sudah datang untuk menjemputnya, Bu Ati meminta Bimo membawanya keluar dari rumah Leon, wanita tua itu belum tahu apa yang terjadi sebenarnya, ia tidak tahu kalau Hara dan Leon sudah  memprediksi kalau Kaila akan  datang.


Saat Bimo membujuk Kaila, ia menolak Bimo, ia tidak mau pindah dari rumah Leon dari  cara yang lembut sampai cara yang kasar, lelaki bertubuh tinggi besar itu sudah mencobanya. Satu tahun lalu ia hampir  kehilangan kepalanya karena Leon marah padanya, kalau bukan karena bujukan Toni dan Hara, lelaki itu sudah tinggal nama mungkin saat ini. Semua itu karena ulah Kaila yang menipunya, ia bilang Leon yang memaksanya melakukannya lalu ia bilang Leon ingin membunuhnya untuk menghilangkan jejak. Ternyata semua itu salah. Mulai sejak saat itu Bimo selalu berkerja hati-hati.


“Kai,  Bos  tidak ingin memperpanjang masalahnya, kamu hanya perlu menuruti apa yang aku  katakan.”


“Gue gak mau, emang siapa lu ngatur-ngatur gue?” ujar Kaila bersikap kasar padanya.


“Kaila, aku tidak mau tertipu lagi karena kamu, karena ulahmu yang saat itu berbohong padaku, kalau bukan bang Toni yang menyelamatkanku saat itu mungkin aku sudah mati karena aku  melepaskan mu.”


“Iya jelas bedalah Bimo, dulu gue belum punya anak  tetapi saat ini gue udah punya anak Leon, tidak perduli siapa yang merayu duluan, tetapi intinya hari itu gue dan Leon  melakukannya, Pak Leon menikmati tubuh gue, saat ini anaknya lahir,” ujar Kaila dengan percaya diri.


“Kai aku hanya ingin kamu dan anak kamu aman , aku akan membawa kamu keluar dari rumah ini, sebelum Bos datang dan marah besar.”


“Jadi Pak Leon  akan mengusir kami dan tidak mau menerima anak ini?” Tanya Kaila dengan marah.


“Sudahlah Kai,  jangan memperpanjang masalah, yang ada kamu sendiri yang susah.  Kamu sudah tahu Bos, jangan sampai kamu nanti menyesal,” ujar Bimo, sejak Leon  memaafkannya  saat  ia melepaskan kaila. Ia sangat takut  Leon marah.


“Dia dan lu yang perlu tahu bagaimana kalau gue sudah marah, akan gue bongkar ke media.”


“Kai, kamu tidak kasihan dengan bayimu? aku  akan membantumu sekali lagi, aku akan membawamu keluar dari sini.”


“Tidak ….! Ini anak Pak Leon.   Anakku berhak  tinggal di rumah ini,” ujar Kaila dengan yakin.


Bimo, menarik napas panjang,  ia tidak  menduga kalau Kaila  akan berubah seperti itu menyebalkan, Bimo tidak pernah menduga kalau wanita  yang dulunya baik sopan dan lembut akan berubah jadi jahat seperti itu.


“Kai, kenapa kamu mempersulit hidupmu?”


“Eh, lu dengar iya, gue tidak akan  seperti ini  kalau Pak Leon  tidak  mulai,  dia memintaku meminum obat pencegah kehamilan  agar Hara tidak mengetahuinya."


Harusnya dia memikirkan perasaanku juga, gue  berkorban harga diri untuknya,  tetapi Pak Leon  tidak ada  berterimakasih sedikitpun . dia malah memikirkan Hara, aku  yang pantas  mendapat pujian dan penghargaan, bukan Bu Hara,” ujar Kaila, ia masih berbohong pada bimo kalau Leon yang memaksanya, ia tidak tahu kalau Leon sudah memberitahu  semuanya.

__ADS_1


“Baiklah, apapun yang kamu pikirkan, aku hanya  tidak ingin keributan kasihan ibunya Bos sudah tua,” ujar Bimo.


“Saat ini gue tidak  perduli lagi, gue ingin  anak ini menjadi bagian keluarga Pak Leon Wardana.”


“Kai, jangan memaksakan diri,” ujar Bimo.


“Terus! bagaimana dengan suasana hati gue, apa kelihatan baik?”


“Maaf kai, kalau aku bertindak tegas padamu.”


Dua  orang  perempuan membantu  Kaila mengendong  bayinya dan perempuan satunya dan dua orang lelaki membawa paksa Kaila.  Ia berontak dan marah,  Kaila teriak saat  dikeluarkan paksa dari rumah.  Ia berteriak marah dan mengucapkan sumpah serapah.


“Kan,  aku sudah bilang,  dia, akan  ditendang dari rumah ini karena ia tidak pantas.” Ujar Bi Marni, seorang asisten rumah tangga, menatap dengan tatapan puas, melihat  Kaila dibawa paksa.


Saat  Kaila di masukkan ke dalam kendaraan roda  empat itu lagi-lagi hatinya    dibuat sakit,  semua para pekerja di rumah Leon  bertepuk tangan saat Kaila di  masukkan ke dalam mobil seolah-olah ia binatang pengganggu  untuk mereka.


Karena ulah Kaila lah   rumah itu bagai kuburan, karena tidak ada Chelia dan Okan, belum lagi ada beberapa asisten rumah tangga yang ikut dipecat karena dihasut Kaila.


Kaila di bawa ke salah satu rumah yang di berikan bu Atin untuknya, ia juga mendapat seorang asisten rumah tangga yang membantu kebutuhannya dan bayinya. Bu Atin tidak tega melihat bayi  malang yang dibawa Kaila.


 Tetapi manusia terkadang tidak pernah merasa puas  dan kurang berterimakasih.


Kaila merasa marah saat ia  di keluarkan paksa dari rumah Leon,  padahal Bu Atin sudah  berbuat baik padanya  memberikan sebuah rumah  mewah,  berjanji akan membiayai kebutuhan dan bayinya.


 Saat hati terluka maka pikiran jadi tidak terkendali.


 Kaila marah karena apa yang direncanakan tidak berjalan sesuai dengan yang ia inginkan. Kaila melakukan cara yang terakhir, salah satu cara yang terakhir mempermalukan  Leon.


Sebuah situs berita menuliskan di laman judul berita;


Leon Wardana selingkuh dengan sekretarisnya.

__ADS_1


Dalam judul berita berikutnya, saat istri tidak ada Leon Wardana berselingkuh dengan sekretarisnya dan melahirkan seorang anak.


Berita itu sangat menggemparkan.  Sepertinya Kaila tidak bekerja sendiri  ada orang lain yang membantunya .


Kaila tidak main-main dengan   peringatan yang diberikan pada  Leon, karena Leon menghiraukan,  maka munculah berita yang menyudutkan Leon dan keluarga. Maka harga diri dan  nama baiknya di pertaruhkan di sini.


  Belum luput dari ingatan setahun yang lalu ia baru membuat gempar setanah air,  karena kasus penusukan dirinya yang dilakukan mantan kekasihnya yang saat ini meringkuk di hotel prodeo.


Ada berita yang menyinggung rumah tangganya, Leon hanya tersenyum sinis, tetapi Kaila  menggertak lagi,  kalau Leon tidak mau menjadikan anaknya jadi anak Leon.  Maka ia akan membongkar semuanya ke Media. Ia akan   membeberkan semua yang terjadi satu tahun yang lalu. Tetapi Leon  bersikap bodo amat.


Bersambung ..


KAKAK  JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA


LIKE,  VOTE DAN KASIH  HADIAH SEBANYAK-BANYAKNYA IYA


Terimakasi untuk tipsnya semoga rezekinya semakin bertambah untuk kakak semua.


ILove All.


Baca juga  karya  terbaruku iya kakak;


-Aresya(TERBARU)


-The Cured King(TERBARU)


-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)


-Menikah dengan Brondong (ongoing)


-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)

__ADS_1


Bintang kecil untuk Faila (ongoing)


__ADS_2