Menjadi Tawanan Bos Mafia

Menjadi Tawanan Bos Mafia
Biarkan Saja Dia Naik Tinggi.


__ADS_3

Mendengar nasihat Hara, Leon akan menghadapi tuntutan mantan sekretaris, ia akan datang menghadiri sidang yang ketiga, saat istri datang Leon seolah-olah dapat kekuatan.


Melihat posisi saat ini, Hara yang terlihat seperti pemimpin untuk Leon, lelaki mantan Bos Mafia itu bergantung padanya. Melihat kecerdasan otak istrinya Leon mempercayakan semuanya pada Hara.


Jika dulu ia percaya pada kelima anak buahnya, maka saat ini hanya istrinya yang ia percaya.


"Nanti saya dan bapak akan akan datang ke persidangan," ujar Hara pada kedua pengacara Leon.


"Baik Bu," jawab keduanya bersemangat.


Selama kasus Kaila, Leon selalu bersikap cuek tidak perduli apapun yang dikatakan pengacaranya, mereka sampai kehabisan cara membujuk Leon untuk datang ke pengadilan


Jangankan disuruh datang, diminta pendapat saja jawaban Leon selalu bilang ;Biarkan saja.


Tetapi kali ini setelah Hara kembali Leon baru bisa dijinakkan.


"Apa yang akan kita lakukan Bu?" Kedua pengacara menatap Hara.


"Nanti kita akan berikan kejutan untuk Kaila, kalau saya katakan saat ini, itu bukan kejutan namanya Pak," ujar Hara tersenyum.


Mereka saling melihat, sementara Leon terlihat cuek bebek.


"Apa kami tidak boleh tahu petunjuk untuk menghadapi mereka nanti?"


"Bapak lanjutkan saja apa yang sudah bapak rencanakan," ujar Hara.


"Baiklah Bu." Mereka berdua keluar dari ruangan Leon.


"Apa ada sesuatu dengan mereka juga?" tanya Leon saat Hara tidak mau memberitahukan rencananya pada pengacara Leon.


"Tidak, hanya berjaga saja," ucap Hara santai.

__ADS_1


"Lalu?" Leon menatap wajah istrinya dengan penasaran.


"Salah satu pengacara Kaila keponakan Pak Min, aku hanya berjaga saja."


"Dari mana kamu tahu?" Leon kaget karena selama satu tahun Hara di Jerman, lalu dari mana ia tahu kalau pengacara Kaila keponakan pengacara Leon?


"Kamu tidak tahu .... kalau istrimu ini punya banyak mata, kalau dulu kamu bos Mafia, sekarang aku yang Nona Mafia, Nanti aku akan bentuk satu organisasi dengan nama ;Emak-emak Pemusnah Pelakor ' dan aku bos," ucap Hara bercanda.


"Lalu kita akan menyewakan jasa untuk wanita-wanita yang suaminya di embat si pelakor. Lalu kita tangkap si pelakor kita permalukan dulu di jalan, baru kita hajar sampai babak belur, suaminya juga dapat hukuman, kita akan copot kedua bijinya," ujar Hara tertawa.


Leon hanya menghela napas mendengar keinginan istrinya.


*


Disisi Lain.


Kaila  semakin  bersemangat   karena banyak pendukung dan simpati . Bahkan ada beberapa artis yang pansos  padanya seperti yang diketahui,  Jovita Hara mantan seorang artis sekaligus model.


Saat ada berita tentang Leon  sudah pasti di kaitkan pada wanita yang saat ini menjadi istrinya.


Dengan sesumbar ia mengatakan kalau anak itu anak Leon Wardana. Namun Leon katanya tidak mau mengakuinya, dalam wawancara  Kaila juga bilang ia melakukannya atas dasar suka sama- suka.


Leon  tidak bisa mengatakan apa-apa,  ia menunggu istrinya yang akan menyingkir iblis betina tersebut, hanya akan  melihat  bagaimana akhirnya nantinya , Leon dan Hara sengaja  tinggal di salah satu hotel  mereka di Ancol,  sengaja tidak   muncul  ingin membuat kejutan nanti untuk Kaila di persidangan terakhir.


“Hara, apa kamu merasa jijik padaku?” tanya Leon dengan tatapan bersalah.


“Kenapa kamu berpikir seperti itu?” Tanya Hara.


“Karena seluruh negeri ini membenciku dan menghinaku.”


“Biarkan seluruh dunia membencimu aku ada di sampingmu dan anak-anak. Sayang ….  jangan tunjukkan kelemahanmu pada Kaila, tunjukkan padanya dirimu yang seperti dulu, kalau kamu memang lelaki yang cuek dan angkuh yang tidak mengenal rasa takut. Kamu kan mantan  mafia dan aku istri mafia,” bisik Hara pelan, ia takut anak-anaknya mendengar.

__ADS_1


Satu sentilan mendarat di keningnya, karena Leon tidak suka mendengar sebutan Mafia- lagi di sematkan padanya, mendapatkan sentilan Hara tertawa bercandain suaminya.


“Leon sebelum kita menghadapi  wanita itu, aku akan katakan  padamu, mulai saat ini kamu harus bicara terus terang padaku, tidak perduli itu masalah kecil walaupun  masalah besar,” ujar Hara memegang pipi Leon, ia tahu hal itu Leon tidak muda bagi Leon, karena sejatinya lelaki tampan itu lelaki yang  tidak banyak bicara. Tetapi Leon sudah berubah banyak setelah, mereka menikah dan memiliki anak.


Dulu Leon tidak pernah tertawa ataupun senyum, tidak pernah bercanda, tetapi saat mereka  menikah, sesekali ia sudah mau  membalas  candaan Hara dan Leon juga sudah  sering tertawa apa lagi berhadapan dengan kedua si kembar.


“Baiklah, aku mengerti, aku hanya ingin bilang padamu, dulu …  aku tidak mau mengatakan  semua  padamu  karena aku tidak mau kamu merasa jijik   padaku,  kerena sudah menyentuh wanita lain, aku tidak menduga apa yang aku lakukan  jadi hal yang  membuatmu marah, tetapi aku belajar dari kesalahan  dan mengerti satu hal ternyata kejujuran itu sangat mahal,” ucap Leon.


“Baguslah,  kalau kamu sadar akan kesalahanmu,  karena itulah yang aku inginkan . Aku ingin kamu sadar kalau tidak semua hal itu  mudah diselesaikan atau sesuai dengan  yang kita harapkan.


 Begini … mungkin dulu, kalau kamu jujur dan berterus terang  padaku, saat itu, aku akan   melakukan  sesuatu,  agar tidak ada kejadian seperti ini.”Hara menatap wajah suaminya.


Leon  benar-benar merasa malu karena ada   Toni saat itu membuatnya semakin  kurang percaya diri, Leon tidak ingin mantan semua anak buahnya mengetahui skandal dengan Kaila, walau di sini Leon adalah korbannya sebagai mantan bos mafi tentu saja ia merasa kehilangan harga diri jika mereka tahu hal yang sebenarnya.


Untungnya Hara tidak mengatakan kalau Kaila yang memaksanya melakukannya,  bagi Hara  lebih baik Leon dianggap sebagai lelaki keparat yang telah meniduri mantan sekretarisnya dari pada mengakui kalau Leon korbannya, harga diri seorang bos sangatlah penting. Hara tahu akan hal itu, karena itulah ia tidak pernah menceritakan kejadian sebenarnya pada orang lain hanya Bimo yang tahu bagaimana busuknya seorang Kaila.


*


Tiga hari sudah Hara berada di  tanah air,  ia sudah mulai bergerak,  Leon dan  Hara sengaja membiarkan Kaila naik tinggi ,   pada saat ia  nanti menjatuhkannya rasanya  akan semakin sakit. Kaila saat itu menjadi artis dadakan . Ia di undang  berbagai acara televisi.


Diamnya Leon ia anggap sebagai tanda menyerah, ia tidak tahu kalau lelaki itu bukan orang yang gampang menyerah,  apa lagi sudah ada Hara dan kedua anaknya yang memberinya  kekuatan super.


Leon sudah menyiapkan bidikan pada Kaila yang bisa membuatnya nanti tidak berkutik dan Hara yang  datang terakhir yang membuatnya terkapar.


Akhirnya hari yang dinantikan pun tiba,  semua orang menunggu Leon.


Karena hakim meminta  ke pengacara Leon,  agar Leon Wardana selaku terdakwa untuk menghadiri persidangan.


Tidak ada yang mengetahui  keberadaan Leon selama ini, karena anak buahnya selalu mengetahui kalau ada wartawan yang mengikuti.


Hara mempersiapkan amunisi untuk menumbangkan Kaila.

__ADS_1


Apa yang akan dilakukan Hara untuk menjatuhkan Kaila dan mempermalukan nya?


Bersambung....


__ADS_2