
Saat Hara membeberkan semuanya Kaila merasa terpojok.
“Dengar!mereka semua bohong, mereka bekerja sama. Ya ampun tolong saya yang tidak berdaya ini, mereka orang-orang berkuasa ini memfitnah saya, tolong saya.” Kaila mulai berakting untuk memancing simpati orang yang mendukungnya.
Tiba-tiba pengacara Kaila ikut juga berdiri. ” Keberatan Pak Hakim, sebagai team kuasa hukum kami menolak semua tuduhan itu, itu tidak benar. Mereka orang hebat bisa jadi mereka semua membeli orang –orang itu.
“Tolong Yang Mulia, kasihani saya, kasihan anak saya.” Kaila seakan-akan sudah kehilangan urat malu, ia melakukan hal yang sangat rendah karena panik. Ia berlutut. Hara tampak tenang, melihat sikap Kaila yang menjengkelkan, Hara semakin yakin untuk memberinya pelajaran.
“Pak Hakim! lelaki itu bukan kekasih klien saya, mereka tidak saling mengenal,” ucap Pengacara itu setelah Kaila membisikkan sesuatu pada pengacaranya.
Hara memanggil team kuasa hukum dan ia meminta untuk bicara lagi.
“Izin yang mulia.”
Melihat bukti yang di paparkan Hara. Hakim dan jaksa lebih mendengar pendapat pengacara Leon, kini berbalik arah, sebelumnya memihak Kaila karena banyak dukungan dan simpati pada wanita itu, tetapi saat ini, hakim lebih banyak memberi banyak waktu untuk pengacara Leon.
“Iya silahkan." Hakim yang sudah terlihat berumur itu memberikan panggung sepenuhnya untuk pengacara Leon.
“Baik Yang Mulia terimakasih atas waktu yang diberikan izinkan saksi dari klien saya memaparkan semuanya, agar jelas dan tidak ada kesimpang siuran berita yang akan beredar di luar dan di masyarakat.”
“Keberatan yang mulia!” pengacara Kaila marah karena tidak diberi kesempatan pada mereka.
“Silahkan." Seorang hakim memberinya waktu pada pengacara Leon.
Hara kembali berdiri, lalu ia menghembuskan napas perlahan –lahan. Matanya menatap Kaila dengan tegas.
“Saya sebenarnya tidak tega membongkar aib seseorang, tetapi karena sudah menyangkut keselamatan rumah tangga saya, karena itu mau tidak mau harus melakukanya. Saya berharap sebagai seorang wanita dan seorang ibu dari anak-anak kami, berharap tidak ada lagi perusak rumah tangga berkeliaran di luar sana. Saya, sudah seperti menolong seekor anjing yang kejepit, saat saya menolong dia malah mengigit. Wanita ini sudah seperti adik bagiku dan suami. Ibu mertuaku bahkan sudah mengangkatnya menjadi adik suami. Tetapi dasar otak pencuri akan tetap menjadi pencuri, sedikit saya membongkar siapa wanita ini, dari mana dia dan apa saja yang sudah dia lakukan inilah dia sebenarnya.”
Hara membuat kejutan besar, ia mengumpulkan bukti tentang masa lalu Kaila, mulai dari keluarganya yang broken home sampai ia menjalani kehidupan yang bebas.
Benar saja, dengan Hara membuka aib masa lalunya. Kaila bagai dipukul benda besar, mentalnya terguncang. Apa lagi saat Hara membeberkan pelecehan yang diterima Kaila dari ayah tirinya saat dia kecil. Wanita itu, sangat terkejut karena Hara bisa mengetahui rahasia yang ia simpan selama ini.
__ADS_1
Kaila menggeleng dengan wajah pucat, ia bahkan tidak bisa berkata-kata dan menjawab apa yang di tanyakan Hakim padanya.
‘Saya sudah bilang Kaila! jangan pancing saya marah’ ucap Hara dalam hatinya, ada rasa kasihan sebenarnya melihat Kaila yang tiba-tiba seperti depresi.
“Jadi saya meminta pada pak hakim untuk memenjarakan wanita ini, karena sudah meresahkan masyarakat dengan kesaksian palsu yang dia ucapkan belakangan ini, kasihan pada ibu-ibu dan orang yang mendukungnya, karena aktingnya yang bagus. Para ibu-ibu ini percaya dan mendukung, padahal mereka tidak tahu kalau ia sudah berbohong, pembohong besar. Saran saya bayi tidak berdosa itu, sebaiknya di rawat ayah bayi itu, kekasihnya,"lanjut Hara lagi.
“Dasar kamu jahat, kamu pembohong, kamu bilang padaku tidak akan menceritakan masa laluku, kamu bilang hanya aku dan kamu yang tahu, ternyata kamu membongkar semua di sini, kamu wanita yang jahat!” Teriak Kaila pada Hara.
Hara sebenarnya tidak ingin membuatnya jadi depresi seperti itu, karena Kaila terus mengotot melawan dan berakting, mau tidak mau, ia mengunakan jurus paling terakhir bom itu akhirnya di ledakkan pelakor akhir kena mental.
Hara sudah tahu kalau mental Kaila akan terganggu kalau ia membeberkan tentang pelecehan yang ia terima saat ia kecil . Tetapi ia juga tidak mau keluarganya hancur karena Kaila.
Dengan bukti dan keterangan beberapa saksi yang di bawa Hara dan Toni. Akhirnya Kaila mendapat imbalan dari perbuatan dan keinginan jahatnya. Ia mendapat Karmanya.
Ia jadi tersangka, atas beberapa tuduhan; pemalsuan DNA, Pencemaran nama baik, Pencurian. Kaila mendapat tiga tuntutan sekaligus, bahkan Jaksa menolak banding saat itu.
Kaila dituntut Lima tahun penjara atas tuntutan yang di layangkan Hara kepadanya, Semua orang tercengang bagaimana tidak ...? Penuntut jadi tersangka .
Hara menjatuhkan Kaila sampai level paling rendah, bahkan nama belakang yang di gunakan Kaila untuk putrinya di suruh di hilangkan.
“Maaf yang yang mulia, saya ada permintaan satu hal lagi. Saya melihat wanita ini memberi nama putrinya dengan nama Winda Wardana, Maaf, nama Wardana nama belakang suami saya dan hanya anak-anakku yang boleh mengunakan itu, saya menuntut agar di hapus dari akta kelahiran juga,"ujar Hara,bukan hanya Kaila yang malu pengacara Kaila benar-benar di permalukan
Semua mulut terkunci rapat mereka semua terdiam melihat keberanian Hara, mereka mengakui kehebatan wanita cantik itu, Hara datang ke persidangan kali ini dengan persiapan yang sangat matang, bahkan ia bisa menjadikan Kaila jadi tersangka pada pertandingan di menit terakhir.
Hara wanita yang berpendidikan, jadi ia paham mengambil tindakan yang tepat, untuk menghadapi orang seperti Kaila.
Hara tidak main-main, ia marah, bahkan meminta ke delapan pengacara Kaila meminta maaf pada keluarganya dan membuat ultimatum keras pada salah satu media yang menyebut Leon Wardana lelaki tidak bermartabat dan tidak bertanggung jawab.
Bahkan dalam sidang itu juga Hara membacakan kesalahannya pada semua aktifis perempuan yang membela Kaila dan menyudutkan keluarganya tanpa menyelidiki kebenaranya terlebih dulu, mereka tertunduk malu, bahkan buru-buru meninggalkan ruang sidang.
“Saya juga ingin mengatakan pada orang yang selama ini menyebut suami saya lelaki yang tidak punya moral dan tidak punya akhlak baik, Saya meminta anda untuk meminta untuk meminta maaf secara lisan dan tulisan untuk suami saya dan keluarga saya. Sikap diam suami saya selama ini .... Bukan karena takut, diam, karena dia tidak mau menyakiti hati banyak orang. Janganlah lidah dan perkataanmu, kerena dari ucapan dan perkataan lah bisa di nilai kamu waras atau tidak, kamu cerdas atau tidak. Karena banyak orang yang pintar. Tetapi belum tentu cerdas” Hara marah.
__ADS_1
“Jadi, saya harap orang-orang yang disebut tadi, saya tunggu dua puluh empat jam. Terimakasih pak Hakim,” ujar Hara menyudahi pembacaan nota pembelaan. Hara bahkan meminta seorang artis senior meminta maaf pada Leon.
Orang-orang yang membawa kertas pembelaan untuk Kaila diam-diam keluar dari ruang sidang, tidak ada lagi iyel-iyel di luar persidangan yang ada wajah-wajah kesal, Semuanya ditujukan pada Kaila, mereka semua merasa di peralat dan terperdaya dengan akting yang di lakukan Kaila.
Akhir dari keputusan pengadilan; Kaila dituntut balik, dengan tiga kasus yang menjerat sekaligus sedangkan Winda bayi mungil yang dijadikan alat untuk memeras keluarga Leon, kini sudah dirawat orang yang tepat, keluarga dari kekasihnya.
Bersambung ..
KAKAK JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA
LIKE, VOTE DAN KASIH HADIAH SEBANYAK-BANYAKNYA IYA.
Note !!!
Terimakasi untuk tipsnya semoga rezekinya semakin bertambah untuk kakak semua.
ILove All.
Baca juga karya terbaruku iya kakak;
-Aresya(TERBARU)
-The Cured King(TERBARU)
-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)
-Menikah dengan Brondong (ongoing)
-Menjadi tawanan bos Mafia (ongoing)
Bintang kecil untuk F
__ADS_1